fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Phenobarbital merupakan salah satu jenis obat yang mampu mengendalikan kejang-kejang. Dengan mengurangi rasa kejang pastinya mampu membuat anda melakukan beragam aktivitas keseharian. Konon obat tersebut dipergunakan dalam kurun waktu lebih singkat. Tentunya tidak lebih dari 2 minggu. Obat tersebut mampu bekerja untuk mengatasi masalah kejang-kejang (Baca juga Mengenal Seluk Beluk Serangan Jantung). 

Dosis  

Sekarang ini untuk mengkonsumsi obat phenobarbital sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jadi nantinya anda tidak akan overdosis dalam mengkonsumsi obat. Alangkah baiknya anda menyimak dosis berikut supaya tepat.

Dosis Dewasa sebagai Penenang

  1. Oral, IV 30 hingga 120 mg per haru secara oral yang telah terbagi dalam 3 dosis. 
  2. Dosis dewasa untuk insomnia
  3. Oral: 100 hingga 200 mg maksimalnya 400 mg/ hari.
  4. IM atau IV: 100 – 320 mg dengan durasi maksimalnya 2 minggu.

Dosis Dewasa untuk Kejang

  1. Dosis IV: 10 hingga 20 mg/kg. mungkin nantinya akan mengulangi dosisnya setiap 20 menit sesuai keperluan. 
  2. Phenobarbital dosis bagi anak-anak
  3. Anak usia 1 hingga 5 tahun: 6 hingga 8 mg per hari terbagi dalam 1 hingga 2 dosis.
  4. Sedangkan untuk anak usia 5 hingga 12 tahun: 4 hingga 6 mg/kg/hari yang terbagi dalam 1 sampai dengan 2 dosis.
  5. Anak usia 5 hingga 12 tahun: 4 hingga 6 mg/kg/hari yang terbagi dalam 1 sampai dengan 2 dosis. 
  6. Remaja usia 12 tahun: 1 hingga 3 mg/kg/hari yang terbagi dalam 1 hingga 2 dosis. 

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain 

Mungkin saja ada beberapa obat yang mampu berinteraksi dengan Phenobarbital ini.  Sebaiknya anda memberitahu tahu dokter jika memang sudah mengkonsumsi obat lainnya. Adapun beberapa obat tersebut yakni:

  • Stiripentol, sodium oxybate sebab mereka bisa tingkatkan risiko efek samping penggunaan obat.
  • Metoksiflurana sekaligus resiko efek samping bakalan meningkat jika anda mengkonsumsi Phenobarbital. 

Tentunya masih banyak sekali contoh lain interaksi obat tersebut. Semoga saja anda mampu mengkonsumsi obatnya sesuai dosis yang tepat. Jangan sampai over dosis dalam mengkonsumsi obat yang nantinya bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh. 

Obat-obat tertentu memang tidak diperbolehkan saat anda makan makanan tertentu. Hal ini dikarenakan interaksi obat bisa saja terjadi. Mengkonsumsi tembakau atau alkohol dengan obat tertentu bisa menimbulkan interaksi terjadi. Usahakan anda mendiskusikan permasalahan tersebut dengan penyedia layanan kesehatan. Tentu saja mereka lebih mengerti mengenai hal tersebut.

Efek Samping  

Perlu anda ketahui jika obat phenobarbital ini mampu mengakibatkan reaksi alergi yang terbilang parah. Jika anda berhenti dalam mengkonsumsi obat tersebut maka anda bakalan mempunyai tanda reaksi alergi yang cukup banyak. Di antaranya: sulit dalam bernafas, gatal-gatal, pembengkakan pada bibir, lidah bahkan juga tenggorokan. Kini anda pun juga harus mengerti apa sajakah efek samping dari obat tersebut. Dari pada merasa penasaran sebaiknya anda menyimak ulasan berikut:

  1. Detak jantung semakin melambat
  2. Merasa pusing dan pingsan
  3. Sakit tenggorokan atau demam
  4. Luka pada mulut
  5. Mudah mengalami pendarahan
  6. Rasa pusing dan mengantuk
  7. Hilangnya keseimbangan
  8. Merasa mual dan sembelit
  9. Sakit kepala

Memang tidak semua orang alami efek samping tersebut. Mungkin saja anda merasakan beberapa efek samping yang belum disebutkan. Usahakan berkonsultasi dengan dokter jika merasa khawatir mengenai efek sampingnya.

Cara Konsumsi

Mengkonsumsi obat ini sebaiknya sebelum ataupun sesudah makan. Setidaknya sekali dalam sehari sebelum anda tidur. Ada baiknya ketika mengkonsumsi obat tersebut, anda menggunakan susu ataupun makanan. Apabila anda mempergunakan obat dalam bentuk cair sebaiknya ukuran dosisnya dengan pengukur khusus. Biasanya dokter bakalan memberikan arahan kepada anda untuk mengkonsumsi obat dengan dosis rendah. Kemudian secara bertahap bisa mencoba meningkatkan dosisnya. Sebaiknya anda mampu ikuti semua petunjuk dari dokter dengan berhati-hati. Usahakan tidak mengkonsumsi obat lebih ataupun kurang dari dosis yang disarankan. Mungkin saja anda butuh waktu sekitar beberapa minggu apabila berkeinginan memperoleh khasiat yang terbaik. 

Obat tersebut mampu bekerja dengan baik apabila jumlah dosisnya berada pada tingkatan konstan. Inilah mengapa anda perlu mengkonsumsi obat tersebut setiap harinya pada waktu yang terbilang sama. Janganlah berhenti mengkonsumsi obat tersebut tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jika tiba-tiba saja berhenti nantinya bisa menimbulkan kejang yang terbilang lebih parah dari biasanya. Obat Phenobarbital ini  konon mampu menghadirkan reaksi sakaw. Terlebih jika anda sudah mempergunakan obat tersebut dalam waktu yang sama. Jadi usahakan semuanya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter supaya memperoleh hasil terbaik.

Cara Menyimpan 

Obat Phenobarbital paling bagus jika anda simpan pada suhu ruangan. Usahakan pula anda menjauhkannya dari cahaya langsung sekaligus tempat lembab. Janganlah dibekukan maupun disimpan pada kamar mandi. Usahakan anda memperhatikan instruksi penyimpanan yang berada dalam kemasan produk. Ternyata penyimpanan obat tersebut sangatlah mudah untuk dilakukan.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis