fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Penyakit kanker darah adalah suatu kondisi dimana sel darah menjadi abnormal atau ganas. Sebagian besar penyakit kanker darah bermula di sumsum tulang tempat darah itu diproduksi. Ada tiga macam kanker darah yaitu leukimia, limfoma, dan multiple myeloma. Leukemia adalah jenis kanker darah karena tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih secara berlebihan. Penyakit ini dapat terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak.

Penyakit Kanker Darah

Informasi  

Sel darah putih adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh dan diproduksi dalam sumsum tulang. Apabila fungsi sumsum tulang terganggu, maka produksi sel darah putih pun akan mengalami perubahan dan tidak dapat melakukan peranya lagi secara efektif. Kanker darah sangat sulit dideteksi karena gejalanya mirip dengan gejala penyakit lain. Oleh karenanya, diperlukan deteksi dini terhadap gejala leukimia supaya cepat ditangani.

Gejala 

Meskipun ciri-ciri dari leukimia tidaklah spesifik, tetap ada banyak gejala yang dapat membantu Anda untuk mendeteksi penyakit ini. Misalnya:

  • anemia 
  • darah sukar membeku
  • sering mengalami pendarahan
  • rentan mengalami infeksi
  • nyeri di persendian atau tulang belakang 
  • sakit kepala intens
  • nafsu makan menurun 
  • berat badan turun drastis 
  • dan keringat berlebih di malam hari. 

Apabila mengalami gejala yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Begitu Pula jika Anda ragu atau khawatir terkait gejala kanker darah tertentu, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

Bagaimana dengan gejala kanker darah lainnya? Untuk kasus gejala kanker darah limfoma dan mieloma berbeda dengan gejala leukimia.

Penyebab  

Sesuai namanya, kanker darah terjadi karena pertumbuhan yang tidak terkendali pada sel-sel darah tersebut. Jika pada umumnya sel-sel darah dalam tubuh mengikuti jalur pertumbuhan yang teratur, pembelahan, dan kematiannya, maka tidak dengan sel-sel kanker. Sel-sel penyebab kanker tersebut tidak mati secara otomatis. Bahkan, sel kanker akan menyebar ke daerah lain, menekan keberadaan sel darah normal, dan menghambat fungsinya.

Para ilmuwan masih belum tahu secara pasti apakah penyebab dari kanker darah itu sendiri, namun para ahli menduga perubahan dalam DNA dapat memicu sel-sel darah normal menjadi kanker. Kanker juga disebabkan oleh kecenderungan genetik. Jadi, apabila Anda memiliki kerabat dekat mengidap penyakit ini, Anda akan berisiko memilikinya juga. Faktor penyebab leukimia lainnya yaitu paparan zat kimia berbahaya, paparan radiasi, dan infeksi virus tertentu.

Faktor Risiko  

Setiap jenis kanker darah memiliki faktor risiko berbeda-beda. Dengan mengetahui faktor risiko kanker darah, diharapkan dapat membantu Anda untuk mencegah penyakit ini berkembang. Faktor risiko kanker darah (leukimia) diantaranya adalah memiliki penyakit keturunan gangguan imun tubuh, memiliki saudara kandung atau kembaran yang mengidap leukimia, riwayat paparan radiasi, kemoterapi, benzena takaran tinggi, dan riwayat sistem imun seperti pada transplantasi organ.

Diagnosis  

Untuk mendiagnosis kanker darah (leukimia), ada beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter. Pertama, dokter akan mengajukan pertanyaan terkait kondisi pasien secara menyeluruh, mulai dari kapan Anda merasakan perubahan, nafsu makan, berat badan, riwayat penyakit kanker darah atau kanker lain yang Anda miliki hingga riwayat kanker dalam keluarga Anda. Kedua, dokter akan memeriksa tanda gejala leukimia secara fisik, seperti ada pembengkakan kelenjar getah bening atau tidak

Untuk memeriksa sel-sel kanker, dilakukan biopsi kelenjar getah bening. Selanjutnya, tes darah untuk mengetahui seberapa jauh penyebaran kanker tersebut. Dokter juga akan melakukan tes pencitraan seperti rontgen, MRI, atau PET scan untuk pemeriksaan lanjutan. Tes molekuler juga dilakukan untuk menentukan jenis kanker apa yang Anda miliki.

Pengobatan  

Pengobatan kanker darah tergantung dari jenis kankernya, seberapa jauh penyebarannya, usia dan kesehatan pasien, hingga respon pasien terhadap pengobatan. Beberapa pengobatan kanker darah (leukimia) yang dapat dilakukan seperti kemoterapi, terapi radiasi, terapi target, terapi biologis, dan transplantasi stem cell. Setiap pasien bisa mendapatkan pengobatan berupa kombinasi dari beberapa terapi. Anda bisa konsultasi dengan dokter terkait pilihan terapi dan obat leukimia yang tepat. Yang perlu diperhatikan, setiap pengobatan tersebut memiliki efek samping yang berbeda-beda.

Sementara, pengobatan di rumah dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan juga membantu mengatasi leukemia. Misalnya, berolahraga secara teratur, memberlakukan pola hidup sehat, menghindari herbisida, pestisida, dan insektisida, menghindari paparan radiasi, makan makanan sehat, mengonsumsi air yang banyak, dan minum obat teratur sesuai anjuran dokter. Sila konsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik masalah Anda.

Pencegahan  

Sayangnya, belum ada langkah pasti apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kanker darah (leukemia) ini. Apabila Anda mengalami gejala kanker darah (leukemia) seperti diatas, segera diskusi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis