Diabetes Gestasional

Jul 8, 2020 | penyakitD | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Penderita penyakit diabetes gestasional  tidak hanya disebabkan oleh riwayat diabetes sebelum masa kehamilan. Adanya faktor tertentu terkadang menjadikan diri seseorang mengalami penyakit ini. Meskipun ketika calon ibu melakukan program kehamilan mempunyai kadar gula yang normal. Akan tetapi hal ini pun juga dapat terjadi kepada beberapa wanita yang sebelumnya sudah memiliki diabetes sebelum masa kehamilan, akan tetapi dirinya tidak mengetahuinya. Hal ini tentu berbeda dengan jenis penyakit lainnya, karena diabetes gestasional masih bisa disembuhkan. Untuk proses penyembuhan ini bisa membantu karena kadar gula dapat kembali normal ketika ibu melahirkan.

Informasi

Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang muncul ketika wanita berada dalam masa

kehamilan dan berlangsung sampai proses melahirkan saja. Diabetes gestasional biasanya berlangsung pada minggu ke 24 hingga ke 28. 

Jenis penyakit ini hampir sama dengan jenis diabetes biasa yang mana dapat terjadi pada saat tubuh tidak mampu memproduksi insulin secara cukup. Insulin itulah yang digunakan sebagai pengontrol kadar gula di dalam darah ketika masa kehamilan. Dalam kondisi seperti ini tentunya bisa membahayakan anak dan ibu. Apabila ditangani dengan tepat dan cepat tentu diabetes jenis ini bisa ditangani. Sementara apabila tidak ditangani dengan tepat bisa menimbulkan komplikasi pada bayi.

Gejala

Ada beberapa gejala yang bisa dikenali ketika ibu hamil mengalami penderitaan diabetes gestational ini diantaranya:

  • Mulut kering
  • Sering merasa haus
  • Frekuensi air kencing semakin meningkat
  • Tubuh merasa mudah lelah
  • Penglihatan menjadi buram

Penyebab

Penyebab dari penyakit diabetes gestasional ini diduga adanya perubahan hormon pada wanita dalam masa kehamilan. Ketika berada dalam masa kehamilan inilah maka plasenta memproduksi hormon dalam jumlah yang lebih banyak. Misalnya saja seperti hormon estrogen maupun human placental Lactogen atau HPL, terutama hormon yang menjadikan tubuh kebal terhadap insulin. Dengan hal ini maka kadar gula di dalam darah mengalami peningkatan. Sebab itulah diabetes bisa seringkali muncul. 

Faktor Risiko

Faktor risiko adanya penyakit diabetes gestasional memang dapat saja terjadi kepada semua ibu hamil. Namun untuk jenis penyakit ini akan lebih berisiko pada ibu hamil yang mengalami beberapa faktor di bawah ini:

● Kondisi obesitas atau mempunyai berat badan yang berlebihan

● Pasien mempunyai riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi

● Sebelumnya mempunyai diabetes gestasional ketika masa kehamilan yang sebelumnya

● Pasien pernah mengalami keguguran

● Pasien pernah melahirkan dengan berat badan bayi 4,5 kg bahkan lebih

● Mempunyai keluarga yang menderita diabetes

● Usia hamil yang lebih tua

● Pasien pernah mengalami akantozis nigrikans PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome

Diagnosis

Penyakit diabetes gestasional bisa saja diketahui apabila pasien mengalami beberapa gejala. Pihak dokter akan menjalankan beberapa pemeriksaan lanjutan untuk bisa memastikan penyakit yang satu ini melalui diagnosis seperti berikut:

  • Dokter akan melakukan Tes TTGO atau Toleransi Glukosa Oral di awal yang dilakukan untuk melakukan pemeriksaan pada bagian kadar gula di dalam darah pasien. Hasil TTGO akan menunjukkan hasilnya. Apabila kadar gula darah puasa pasien lebih dari 92 mg/dL, atau kadar gula darah 1 jam setelahnya menjadi lebih dari 180 mg/dL, atau 2 jam setelahnya diatas 153 mg/dL maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Dokter meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan tes darah secara rutin, yaitu selama 3 bulan terakhir di masa kehamilan.
  • Jika pasien mengalami komplikasi kehamilan maka pihak dokter akan melakukan pemeriksaan pada bagian fungsi plasenta supaya bisa memastikan bahwa bayi masih mendapatkan nutrisi dan oksigen yang tepat di dalam rahim.
  • Setelah pasien melahirkan, 6 hingga 12 minggu setelahnya dokter akan menjalankan tes darah. Tujuannya yaitu untuk memastikan bahwa kadar gula pasien kembali normal.
  • Setiap 3 tahun sekali pasien disarankan untuk menjalankan tes darah walaupun kadar gula di dalam darahnya sudah normal kembali.

Pengobatan

Pengobatan pada penyakit diabetes gestasional penting dilakukan supaya bisa mengendalikan kadar gula di dalam darah. Selain itu juga bisa melakukan pencegahan supaya saat kehamilan atau melahirkan tidak mengalami komplikasi. Berikut ini metode pengobatan yang dilakukan:

  • Dokter akan melakukan pemeriksaan darah setiap 4-5 kali sehari yang dilakukan terutama pada pagi hari dan setelah selesai makan.
  • Pasien disarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan kandungan serat yang tinggi seperti biji-bijian, sayuran dan buah.
  • Pasien harus membatasi makanan yang manis maupun makanan dengan kandungan kalori tinggi dan lemak.
  • Selama masa kehamilan harus menurunkan berat badan apabila mempunyai kondisi badan obesitas.
  • Melakukan olahraga supaya bisa merangsang tubuh dalam memindahkan gula darah dalam sel supaya bisa mengubah menjadi tenaga.

Pencegahan

Tindakan pencegahan yang harus dilakukan pada penderita diabetes gestasional bisa dilakukan seperti berikut:

  • Lebih memperbanyak konsumsi makanan sehat yang mempunyai kandungan serat tinggi dan menghindari makanan yang mengandung kalori tinggi maupun lemak.
  • Menjaga kebugaran tubuh sebelum dan ketika masa kehamilan.
  • Olahraga yang bisa dilakukan seperti jalan cepat, berenang, maupun bersepeda.
  • Ketika Anda sedang merencanakan kehamilan maka berat badan dapat diturunkan.
  • Menjalani pola gaya hidup yang sehat secara permanen supaya memberikan manfaat dalam jangka waktu yang panjang.

Jika ibu hamil mempunyai kadar gula darah yang tidak terkontrol, maka hal ini seringkali berisiko kepada ibu hamil yang tidak dapat melahirkan di usia kehamilan 40 minggu atau lebih. Oleh karena itu dokter akan melakukan tindakan operasi sesar maupun induksi supaya lebih mempercepat persalinan.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis