fbpx

Pengertian Penyakit Lupus Hingga Gejala Lupus pada Wanita

Mei 5, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Lupus adalah kondisi peradangan atau terjadinya inflamasi kronis yang terjadi akibat sistem imun pada tubuh justru menyerang jaringan, sel hingga organ tubuh. Oleh sebab itu penyakit ini disebut juga sebagai penyakit autoimun, penyakit mengenai sistem imun. Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ pada tubuh seperti sumsum tulang belakang, sendi, kulit, sendi, paru-paru dan jantung. 

Penyakit ini lebih banyak menyerang kaum hawa dibanding kaum adam dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan hingga genetic. Sementara untuk penyebab pasti lupus adalah belum diketahui dengan pasti sampai saat ini. Berikut hal-hal yang perlu diketahui terkait penyakit ini.

Jenis-Jenis Penyakit Lupus

1. Lupus eritematosus kutaneus (cutaneous lupus erythematosus/CLE)

Pada lupus eritematosus kutaneus merupakan lupus yang dapat berdiri sendiri dan terjadi pada kulit. Lupus satu ini terdiri dari tiga jenis yaitu chronic cutaneous lupus erythematosus (CCLE), acute cutaneous lupus erythematosus (ACLE), subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE). 

2. Lupus disebabkan penggunaan obat-obatan

Pada seseorang yang tidak menderita SLE, terdapat beberapa jenis obat yang apabila dikonsumsi dapat menyebabkan timbulnya gejala yang mirip dengan lupus. Meski begitu, gejala lupus yang muncul akibat penggunaan obat ini tidak bersifat permanen dan hanya sementara. Gejala pun akan menghilang dengan perlahan ketika konsumsi obat dihentikan. Obat yang dapat memunculkan gejala lupus seperti D-penicillamine, minocycline (obat jerawat), metildopa dan procainamide.

3. Lupus eritematosus sistemik

Jenis lupus satu ini merupakan lupus yang paling sering menyerang seseorang. Gangguannya menyerang organ secara menyeluruh (sistemik) karena terjadi pada berbagai organ seperti kulit, ginjal dan sendi. Gejala yang timbul berupa inflamasi kronis pada berbagai organ tersebut.

Pemicu Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit yang dapat menyerang berbagai jenis kelamin. Meski begitu, tercatat bahwa sebanyak 90% penderita lupus merupakan kaum wanita. Dari 90% ini, lupus paling banyak menyerang wanita yang berada pada masa produktif. 

Meski penyebab pasti penyakit lupus sampai saat ini belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya gangguan lupus. Secara umum, lupus adalah penyakit yang timbul akibat adanya kekeliruan pada sistem kekebalan tubuh. 

Kondisi ini dapat dipicu oleh faktor seperti infeksi, sinar matahari dan obat-obatan. Sinar matahari dapat memicu lupus karena paparan sinar dapat memantik respons organ dalam tubuh pada orang yang rentan.

Gejala Pada Penyakit Lupus

Nyeri otot dan sendi

Nyeri otot dan sendi pada penderita lupus akan timbul terutama di pagi hari ketika bangun tidur. Anda juga bisa merasakan pembengkakan pada bagian sendi serta rasa kaku di persendian. Bagian yang umumnya terasa nyeri adalah buku-buku jari, jari-jari, leher, paha, bahu, lengan, dan pergelangan tangan. 

Demam

Demam lebih dari 38°C biasanya dialami oleh orang-orang dengan lupus. Pada gejala ini sering disebabkan oleh peradangan atau infeksi. 

Timbul Ruam di Wajah seperti Kupu-kupu

Gejala satu ini merupakan gejala lupus pertama yang paling mudah dideteksi pada kaum hawa. Biasanya gejala muncul berupa ruam pada kulit wajah layaknya kupu-kupu. Ruam muncul memanjang dari tulang hidung ke sisi pipi kanan dan kiri hingga tulang rahang. Oleh sebab itu ruam ini disebut dengan butterfly rash.

Mudah Merasa Kelelahan

Lupus adalah penyakit autoimun yang menyebabkan gangguan pada sel darah. Hal ini ditandai dengan jumlah sel darah putih dan trombosit yang sangat rendah. Gangguan ini juga dapat menyebabkan jumlah sel darah merah rendah sehingga tubuh menjadi mudah lelah serta kurang bertenaga.

Timbul Masalah Pada Ginjal

Komplikasi akibat lupus dapat menyerang ginjal. Hal ini dikarenakan sel antibodi yang melindungi tubuh justru menyerang organ tubuh seperti ginjal. Alhasil, kondisi ini bisa menyebabkan ginjal rusak permanen.

Nyeri Dada

Penyakit lupus dapat memicu peradangan di lapisan paru-paru. Ini menyebabkan nyeri dada saat terutama saat menarik nafas dalam-dalam.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Penyebab Serta Cara Mengatasi Gusi Bengkak
Penyebab Penyakit Disentri dan Gejalanya
Si ‘Campak Jerman’ Penyakit Rubella dan Bahayanya
Kolesterol Tinggi: Gejala, Akibat, dan Penyebabnya
Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Depresi
Paru-Paru Basah: Penyebab dan Cara Penanganan

Rambut Rontok

Mengalami rambut rontok atau kebotakan sering terjadi pada orang dengan lupus. Rambut rontok juga dapat diakibatkan oleh beberapa obat atau infeksi.

Sensitivitas Matahari atau Cahaya. 

Kebanyakan orang dengan lupus sensitif terhadap cahaya, suatu kondisi yang disebut fotosensitifitas. Paparan cahaya dapat menyebabkan ruam, demam, kelelahan, atau nyeri sendi pada beberapa orang dengan lupus.

Luka  Mulut

Luka ini biasanya terdapat di langit-langit mulut, tetapi bisa juga muncul di gusi, pipi, dan di bibir. Mereka mungkin tidak sakit, atau dapat terasa sakit dan mulut menjadi kering.

Masalah Ingatan

Beberapa orang dengan lupus dilaporkan mengalami masalah dengan kelupaan atau kebingungan.

Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, apotek online untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antri. 

Sumber:

Centers for Disease Control and Prevention

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis