fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Tanpa disadari atau tidak, kita pasti pernah mengonsumsi obat dengan jenis Paracetamol. Acetaminophen atau yang bisa disebut dengan Paracetamol adalah obat yang memiliki manfaat untuk mengobati dan mengatasi nyeri dan dapat menurunkan demam. Paracetamol memang menjadi pilihan utama dibandingkan dengan obat dengan manfaat dan fungsi yang sama, karena Paracetamol memiliki resiko efek samping yang lebih kecil. Paracetamol dapat dijumpai dengan berbagai jenis merek dagang yang dijual di apotek dan toko lainnya seperti supermarket atau minimarket. Obat ini paling banyak dijumpai dalam bentuk tablet dengan ukuran 500 mg atau 600 mg. Selain tablet, Paracetamol juga memiliki sediaan obat dalam bentuk sirup, drop, infus, ataupun suppositoria (Baca juga Macam-Macam Program Kesehatan Karyawan).

Informasi

Paracetamol merupakan obat yang termasuk dalam golongan analgesik – antipiretik yang digunakan untuk menurunkan panas dan meredakan nyeri. Obat ini bisa Anda dapatkan dengan sangat mudah di apotek-apotek terdekat karena sudah dijual secara bebas tanpa memerlukan resep dokter. Obat ini bisa dikonsumsi untuk semua jenis umur, mulai dari anak-anak hingga dewasa, namun dengan dosis yang berbeda. Paracetamol berbeda dengan obat analgesik lainnya seperti aspirin dan ibuprofen sehingga tidak memiliki sifat anti radang.

paracetamol obat
Acetaminophen atau Paracetamol obat yang memiliki manfaat untuk mengobati dan mengatasi nyeri dan dapat menurunkan demam.

Adapun kondisi medis yang bisa diatasi menggunakan Paracetamol adalah sakit kepala, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung, sakit gigi, flu, pilek, dan demam. Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi zat yang bernama prostaglandin di dalam tubuh yang akan menyebabkan tanda peradangan semi demam dan nyeri aka berkurang. Adapun merek dagang Paracetamol yang bisa Anda jumpai adalah Panadol, Naprex, Paramol, Mixagrip Flu, Hufagesic, Paramex SK, Sanmol, Sumagesic, Termorex, dan Poro. Obat ini memang sudah dijual dengan bebas, namun alangkah lebih baiknya jika Anda mengonsultasikan keluhan Anda kepada dokter atau apoteker yang sedang bertugas sehingga Anda mendapatkan penanganan dan dosis yang lebih tepat untuk menghindari resiko overdosis. 

Dosis

Dosis untuk penggunaan Paracetamol dibedakan berdasarkan usia dan kondisi penderita. Berikut ini beberapa dosis umum yang biasa digunakan dalam penggunaan Paracetamol bentuk obat minum dan suppositoria :

  • Anak dibawah 2 bulan

10 – 15 mg/kgBB, diminum setiap 6 – 8 jam sekali.

  • Anak usia 2 bulan – 12 tahun

10 – 15 mg/kgBB, diminum setiap 4 – 6 jam sekali dan dapat ditingkatkan hingga 5 kali pemberian dalam sehari.

  • Anak usia diatas 12 tahun

325 – 650 mg, diminum setiap 4 – 6 jam dan dapat ditingkatkan maksimal hingga 1.000 mg setiap 6 – 8 jam.

  • Dewasa

325 – 650 mg, diminum setiap 4 – 6 jam atau 1.000 mg setiap 6 – 8 jam.

Untuk sediaan bentuk tablet dengan kandungan 500 mg dapat diminum setiap 4 – 6 jam sekali untuk meredakan demam dan nyeri.

Kontraindikasi

Obat ini tidak boleh dan dilarang keras untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita kondisi atau memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap komponen atau komposisi yang ada di dalam obat ini. Hipersensitivitas merupakan suatu kondisi dimana munculnya sebuah reaksi yang berlebihan karena terlalu lemah atau sensitifnya respon imun tubuh. Akibatnya akan terjadi kerusakan, ketidaknyamanan, dan dapat mengakibatkan kondisi yang sangat fatal bagi tubuh. Reaksi ini dibedakan menjadi 4 tipe, yaitu hipersensitivitas tipe 1, hipersensitivitas tipe 2, hipersensitivitas tipe 3, dan hipersensitivitas tipe 4 semakin tinggi tingkat hipersensitivitas, maka dampak yang akan muncul semakin bertambah buruk. Oleh karena itu pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin menggunakan obat-obatan lainnya untuk menghindari reaksi ini.

  • Interaksi Dengan Obat Lain

Beberapa obat akan menyebabkan adanya interaksi sebagai berikut jika digunakan secara bersamaan dengan Paracetamol :

  • Penggunaan bersamaan dengan warfarin akan meningkatkan resiko pendarahan.
  • Penggunaan bersamaan dengan carbamazepine, phenytoin, phenobarbital, cholestyramine, dan imatinib akan menurunkan efek Paracetamol.
  • Jika digunakan bersamaan dengan busulfan akan meningkatkan terjadinya efek samping.
  • Penggunaan bersamaan dengan metoclopramide, domperidone, atau probenecid akan meningkatkan kemungkinan munculnya efek samping Paracetamol.
  • Kelompok Orang Beresiko

Orang-orang dengan riwayat atau kondisi medis seperti gangguan hati, gangguan ginjal phenylketonuria (PKU), dan penyalahgunaan alkohol.

Efek Samping

Penggunaan Paracetamol secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping sebagai berikut :

  • Demam
  • Ruam kulit yang terasa gatal
  • Sakit tenggorokan
  • Sariawan
  • Nyeri punggung
  • Memar kulit
  • Urine berwarna keruh
  • BAB berdarah
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Keringat Dingin

Cara Konsumsi

Paracetamol memiliki beberapa bentuk sediaan yang berbeda cara konsumsinya, pastikan Anda mengonsumsi obat ini sesuai dengan aturan pakai yang tertera di dalam kemasan atau sesuai dengan anjuran dokter. Berikut ini beberapa cara mengonsumsi Paracetamol sesuai dengan bentuk sediaannya.

  • Tablet dan Sirup

Untuk sediaan dalam bentuk tablet, Anda bisa meminumnya seperti obat biasa dengan bantuan segelas air. Kemudian untuk sediaan dalam bentuk sirup, gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan agar dosis sesuai dan tepat. Pastikan untuk mengocok botol sirup sebelum menggunakan.

  • Suppositoria

Sediaan dalam bentuk ini digunakan dengan cara memasukkan obat melalui anus. Pastikan membuka pembungkus terlebih dahulu kemudian masukkan bagian ujung lancip obat ke dalam dubur secara perlahan. Setelah berhasil dimasukkan, Anda bisa duduk atau berbaring hingga obat sudah terasa meleleh. Pastikan mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat.

  • Infus

Sediaan dalam bentuk infus hanya bisa diberikan oleh dokter atau petugas medis.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis