fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Beraprost merupakan jenis obat analog sintetik yang berasal dari prostacyclin. Fungsi dari obat Beraprost yaitu untuk mencegah platelet, mencegah perkembangbiakkan sel otot halus di sekitar pembuluh darah serta memperbesar pembuluh darah di dalam tubuh. Diabsorpsi yang dilakukan secara cepat dalam kondisi puasa, maka konsentrasi puncak setelah penggunaan obat 35-40 menit.

Obat Beraprost ini memang diperuntukkan bagi Anda yang sedang menderita hipertensi pulmonary atau hipertensi paru primer, perbaikan pada tukak, serta nyeri dan rasa dingin yang diakibatkan oklusi arteri kronik. Umumnya obat ini mampu memperbaiki luka, nyeri dan kondisi rasa dingin akibat adanya penyumbatan pada arteri kronis. Obat Beraprost ini sering digunakan untuk mengobati terapi hipertensi arteri pulmonalis. 

Informasi

Obat Beraprost adalah salah satu obat farmasi yang telah banyak digunakan di berbagai negara Asia, termasuk negara Korea Selatan dan Jepang. Fungsi utama dari obat ini yaitu sebagai agen antiplatelet dan vasodilator. 

Obat ini akan mempengaruhi vasodilatasi yang pada akhirnya akan menurunkan tekanan darah. Obat Beraprost juga dapat menghambat agregasi trombosit dalam tubuh, meski peran obat ini dalam hubungannya dengan hipertensi paru-paru belum dapat dipastikan. 

Kandungan dalam obat Beraprost yakni zat aktif yang dapat mengurangi beban ventrikel kanan. Obat ini tersedia pada kemasan dalam bentuk tablet. Obat ini tergolong jenis obat keras yang penggunaannya harus mendapatkan resep dari dokter. 

Dosis

Penggunaan Beraprost harus sesuai dengan instruksi dan petunjuk dokter yaitu 3 kali sehari dalam 1 tablet. Adapun dosis yang diberikan dari penggunaan obat ini untuk hipertensi paru primer, dosis awalnya yaitu 60 mch sehari dalam 3 dosis terbagi. Lalu setelah makan dosis bisa ditingkatkan mencapai maksimum 180 mcg sehari dalam 3-4 dosis terbagi.

Namun, untuk perbaikan tukak serta nyeri dan rasa dingin akibat oklusi arteri kronik. Lazimnya untuk dosis dewasa adalah 120 mcg sehari yang terbagi menjadi 3 dosis.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Obat Beraprost sebaiknya tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain. Obat-obatan lain yang dapat mempengaruhi kinerja obat Beraprost yaitu antiplatelet, fibrinolitik agenantikoagulant serta preparat prostaglandin iodium.

Kelompok Orang yang Berisiko

Obat Beraprost akan terjadi kontraindikasi bagi pengguna yang memiliki kondisi tubuh yang bermasalah antara lain: 

  • Terdapat riwayat hipersensitivitas pada natrium Beraprost
  • Sedang mengalami kondisi koma
  • Penderita Parkinson atau pernah mengalaminya riwayat tersebut
  • Mengalami depresi pada sistem saraf pusat
  • Gangguan pada jantung
  • Tirotoksikosis (hormon tiroid yang berlebih)

Anda tidak diperbolehkan menggunakan obat ini jika sedang mengalami hemophilia dan perdarahan aktif. Anda harus menggunakan hati-hati obat ini untuk mengurangi resiko pendarahan berlebih seperti pada masa menstruasi.

Jika Anda hendak melakukan operasi, maka Anda harus menghentikan penggunaan obat Beraprost selama 4 hingga 5 hari sebelum operasi. Obat ini tidak disarankan digunakan oleh orang yang sudah lanjut usia, anak-anak,  dan ibu  hami atau menyusui. Penggunaan obat ini bersamaan dengan pasien golongan dengan pasien golongan prostaglandin, maka akan terjadi efek penurunan tekanan darah.

Efek Samping

Setiap obat tentunya akan memiliki kemungkinan efek samping yang ditimbulkan di setiap penggunaannya.  Beberapa efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat Beraprost ini antara lain:

  • Kulit menjadi kemerahan, terasa panas 
  • Diare atau sakit perut
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Ruam
  • Perdarahan
  • Gangguan fungsi hati
  • Reaksi hipersensitivitas
  • Nyeri abdomen
  • Anoreksia
  • Peningkatan pada bilirubin, ALT, AST, LDH, trigliserida

Namun, tidak semua efek samping dari obat Beraprost sesuai yang disebutkan di atas. Kemungkinan dapat terjadi reaksi atau gejala lain yang ditimbulkan dari penggunaan obat ini. Jika Anda merasa ragu terhadap reaksi dari mengonsumsi obat ini, maka Anda harus segera konsultasikan masalah ini kepada dokter agar dapat diketahui gejala atau efek samping apa yang terjadi setelah penggunaan obat ini.

Cara Konsumsi

Dalam penggunaan obat Beraprost ini, Anda dapat meminumnya dengan makanan atau setelah makan sebanyak 3 kali sehari 1 tablet. Jika Anda lupa mengonsumsi obat, maka Anda bisa langsung mengonsumsinya jika teringat dan dalam keadaan sudah makan. Anda harus mengonsumsi obat secara teratur sesuai saran dan petunjuk dari dokter. 

Anda sangat tidak diperbolehkan untuk menambahkan atau mengurangi dosis yang dianjurkan tanpa sepengetahuan dokter. Anda juga tidak dianjurkan mengonsumsi obat Beraprost dalam jangka waktu lama atau secara terus menerus. 

Jika kondisi semakin parah dan memburuk, Anda segera konsultasikan kepada dokter agar dapat diperiksa dan ditindaklanjuti. Simpan obat ini di tempat yang sejuk dan aman, jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak. Penggunaan obat secara teratur dan sesuai dosis yang dianjurkan maka tentunya akan mendapatkan hasil maksimal. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis