fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Diabetes merupakan penyakit yang sangat umum dan dapat menyerang siapa saja terutama orang dewasa. Salah satu cara mengobati penyakit ini dengan obat antidiabetes Acarbose untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah. Acarbose dapat mengontrol kadar glukosa dalam darah dengan memperlambat karbohidrat menjadi gula dalam proses pencernaan.

Informasi

Diabetes dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, baik anak-anak atau lansia. Pola makan yang tidak teratur terutama makanan yang mengandung gula tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan lain yang lebih serius bahkan komplikasi.

Acarbose merupakan obat untuk mengobati penyakit diabetes tingkat dua. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih maksimal, Acarbose bisa dikonsumsi dengan obat lain. Obat ini dapat mengendalikan kadar gula darah sehingga mengurangi risiko komplikasi diabetes, diantaranya stroke, serangan jantung, impotensi, gagal ginjal, kebutaan dan gangguan saraf.

Konsumsi obat ini bisa dikombinasikan dengan insulin dan metformin. Namun, penggunaanya harus sesuai resep dokter dan hanya untuk penderita diatas 18 tahun. Dengan konsumsi obat antidiabetes yang teratur dan menjaga pola hidup sehat, Anda bisa terhindar dari risiko diabetes dan penyakit lain yang lebih parah.

Dosis

Diabetes tidak hanya menyerang orang dewasa atau remaja, namun bisa menyerang anak-anak. Terutama jika terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung glukosa. Dosis Acarbose untuk penderita diabetes type 2 3 kali sehari sebanyak 50 mg. Setelah konsumsi selama 6 sampai 8 minggu, dosis bisa ditingkatkan 3 kali sehari sebanyak 100 sampai 200 mg.

Dosis awal Acarbose dikonsumsi 3 kali sehari dengan 25 mg secara oral. Untuk dosis masa pemeliharaan sebanyak 50 sampai 100 mg 3 kali sehari. Untuk penderita diabetes dengan berat badan lebih dari 60 kg diberikan dosis sebanyak 100 mg untuk 30 kali sehari. Dan penderita yang berat badannya dibawah 60 kg dosis yang disarankan 50 mg untuk 3 kali sehari.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Acarbose dapat dikombinasikan dengan obat lain sesuai dengan anjuran dokter. Namun, jika tidak diperhatikan justru menimbulkan interaksi yang berisiko terutama jika digunakan bersama obat antidiabetes lain yaitu glibenklamid, neomycin dan juga cholestyramine. Risiko yang terjadi bisa lebih parah salah satunya hipoglikemia.

Acarbose dengan obat lain seperti obat adsorben, karbon aktif atau amilase dan pancreatin dapat mengurangi khasiat dan efektivitas Acarbose. Interaksi obat lain yang tidak disarankan dengan Acarbose juga dapat menghambat penyerapan digoxin. Bahkan dapat menimbulkan berbagai komplikasi penyakit yang serius. 

Kelompok Orang Berisiko

Acarbose adalah obat untuk penderita diabetes, khususnya type 2. Penggunaan Acarbose tidak boleh sembarangan, terutama bagi penderita yang mengalami diabetes cukup lama dan serius. Risiko yang terjadi akan lebih parah dan menyebabkan alergi bahkan komplikasi seperti gangguan sistem pencernaan, peradangan susu, penyakit Crohn, gangguan hati, ginjal dan obstruksi usus.

Untuk penderita diabetes yang mengonsumsi Acarbose jangan mengonsumsi permen dan sirup. Karena dapat mengurangi efektivitas obat dan menimbulkan risiko yang lebih bahaya. Jika terjadi reaksi alergi, segera temui dokter untuk diperiksa lebih lanjut. 

Efek Samping

Acarbose mempunyai efek samping jika dikonsumsi sembarang dan tidak mengikuti anjuran dokter. Efek samping yang bisa terjadi adalah:

  • Diare dan nyeri pada lambung, sering buang air besar disertai perut kembung.
  • Fungsi hati terganggu, sering mual dan muntah.
  • Sakit kepala dan pusing.
  • Intensitas keringat meningkat dan tubuh menggigil.
  • Penglihatan kabur dan bibir mati rasa.
  • Rasa cemas berlebihan dan suasana hati mudah berubah.
  • Tubuh lemas dan kulit menjadi pucat.

Acarbose juga bisa menimbulkan efek samping yang lebih parah, seperti gusi berdarah, dan mimisan. Serta memar pada bagian tubuh, sakit kuning dan ruam serta bengkak pada lidah, bibir dan wajah. Acarbose juga bisa menyebabkan susah bernapas serta komplikasi lain yang berbahaya. 

Jika muncul gejala efek samping Acarbose, segera periksakan diri ke dokter. Karena dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mendiagnosis penyakit tersebut. Jika diperlukan pengobatan lebih lanjut, ikuti saran dokter. Jangan mengonsumsi Acarbose tanpa sepengetahuan dokter karena bisa menyebabkan gangguan lain.

Cara Konsumsi

Untuk mengonsumsi Acarbose harus sesuai petunjuk dari dokter. Karena dosis Acarbose disesuaikan dengan berat badan, respons penderita dan kondisi medis dari penderita terhadap pengobatan. Dengan konsumsi yang sesuai resep, dapat terhindar dari efek samping Acarbose tersebut. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum makan atau bersamaan dengan suapan makan pertama.

Konsumsi Acarbose boleh ditelan atau dikunyah dengan jarak waktu yang teratur. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, konsumsi Acarbose pada waktu yang sama setiap harinya. Jangan menggandakan obat Acarbose jika lupa atau terlambat mengonsumsi obat tersebut. Karena bisa menyebabkan efek samping.

Konsumsi Acarbose secara teratur diikuti dengan pola makan sehat. Pilih asupan makan yang sehat, rajin berolahraga, dan lakukan pemeriksaan kadar glukosa dan urin secara teratur. Dengan memperhatikan dosis dan pola hidup sehat, Anda bisa merasakan khasiat Acarbose secara maksimal. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis