fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Nifuroxazide merupakan jenis obat antibiotika yang umumnya digunakan untuk mengatasi kondisi gangguan usus. Gangguan usus sendiri dapat berupa diare serta infeksi yang terjadi pada lapisan yang ada di dalam usus besar atau kolitis (Baca juga Neomycin Sulfate).

Informasi

Penyebab dari gangguan usus sendiri dikarenakan adanya bakteri Staphylococcus atau Escherichia coli yang dapat menyerang anak sampai dengan orang dewasa. Cara kerja obat tersebut adalah dengan mematikan serangan dari bakteri yang menyebabkan terjadinya infeksi. Obat ini tersedia dalam bentuk sirup serta suspense. Nifuroxazide sendiri merupakan obat dengan resep.

Dosis

Penggunaan dosis pada obat ini bisa berbeda pada setiap orang, hal ini dikarenakan kondisi sera usia pasien maupun respon tubuh terhadap pemberian obat. Out sebabnya dosis yang diberikan kepada setiap orang bisa saja berbeda.

Secara umum, dosis yang diberikan untuk orang dewasa adalah sekitar 800 mg per hari. jadwal penggunaannya bisa dibagi kedalam beberapa kali pemakaian per harinya. Atau pemberian dosis juga bisa berupa 200 mg dengan penggunaan 4 kali perhari selama 3 hari.

Sedangkan untuk dosis anak-anak, perlu dikonsultasikan secara langsung dengan dokter untuk mendapat dosis yang paling tepat dan aman.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Interaksi obat lain bisa terjadi jika obat ini digunakan dengan obat jenis lainnya secara bersamaan. Namun, ada pula obat yang lebih baik untuk dikonsumsi secara bersamaan dengan obat ini untuk meningkatkan efektivitasnya.

Penggunaan obat yang dapat menimbulkan interaksi adalah jika obat nifuroxazide digunakan secara bersamaan dengan chloramphenicol, metronidazole, griseofulvin, sefalosporin, serta sulfonamide karena dapat menyebabkan resiko efek samping menjadi meningkat. Efek samping yang mungkin ditimbulkan dari interaksi obat tersebut adalah mual, sakit kepala, muntah serta denyut jantung menjadi meningkat. 

Pastikan untuk memberitahu dokter jika Anda sedang mengkonsumsi jenis obat lainnya termasuk obat dengan resep, obat tanpa resep, vitamin, obat herbal, suplemen serta obat jenis lain. hal ini bertujuan untuk menghindari resiko interaksi obat.

Jika Anda ternyata sedang mengkonsumsi obat tertentu yang dapat menimbulkan resiko interaksi, dokter bisa saja mengubah atau menurunkan penggunaan dosis obat atau mengganti obat dengan jenis lain yang dinilai lebih aman.

Kelompok Orang Berisiko

Selain adanya interaksi obat lain, kelompok orang beresiko juga dapat menyebabkan terjadinya kontraindikasi. Pastikan untuk memberitahu dokter mengenai riwayat penyakit yang sedang atau pernah Anda alami. Kegunaanya adalah untuk menghindari kontraindikasi.

Efek Samping

Sama seperti penggunaan obat pada umumnya, penggunaan obat ini juga dapat memunculkan efek samping tertentu. Efek samping umum yang dapat timbul dari penggunaan obat ini adalah nyeri pada ulu hati, turunnya jumlah bakteri serta jamur baik yang terdapat pada saluran pencernaan tubuh, diare. Efek samping lain yang juga dapat timbul adalah lidah, feses serta urin yang berubah menjadi kehijauan. Serta gangguan yang terjadi pada sistem saraf.

Jika Anda mengalami efek samping tersebut, Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter Anda. Jika Anda mengalami efek samping yang lebih serius segera cari pertolongan medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Efek samping tersebut bisa saja tidak dialami sama sekali, atau ada pula orang yang mengalami efek samping lain di luar daftar. Jika efek samping tak kunjung membaik, pastikan untuk segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Cara Konsumsi

Cara konsumsi obat Nifuroxazide adalah dengan mengikuti petunjuk yang sudah dokter berikan. Jangan lupa untuk membaca informasi mengenai penggunaan obat dengan cermat yang terdapat pada kemasan obat itu sendiri.

Jangan mengubah dosis obat tanpa adanya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Perubahan dosis tersebut dapat menyebabkan efektivitas obat yang menjadi menurun dan bisa menyebabkan overdosis jika Anda menggunakan dosis yang lebih tinggi. jika ingin menggunakan obat lain, pastikan untuk memberitahukannya dengan dokter Anda terlebih dahulu. Baik obat bentuk suspensi serta sirup bisa dikonsumsi baik setelah maupun sebelum makan. jangan konsumsi obat dengan menggunakan minuman beralkohol.

Untuk menggunakan obat suspense, pastikan Anda mengocok obat tersebut terlebih dahulu hingga merata, jika sudah Anda bisa mencampurkan obat tersebut dengan menggunakan air putih sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter atau dosis yang terdapat pada kemasan obat. Setelah itu, aduklah obat hingga merata. Jika sudah tercampur, Anda sebaiknya langsung mengkonsumsi obat tersebut. jika ingin dikonsumsi tidak langsung, Anda bisa menyimpannya pada tempat yang sejuk serta tutup dengan rapat.

Pastikan ada jarak yang cukup jika Anda akan mengkonsumsi dosis selanjutnya. Usahakan untuk mengkonsumsi obat ini selalu pada jam yang sama agar efektivitas obat akan lebih maksimal. Jika pasien ternyata lupa untuk mengkonsumsi obat tersebut, maka segera konsumsi jika pasien ingat. Namun jika jarak konsumsi dosis selanjutnya terlalu dekat, pasien bisa mengabaikan dosis yang terlupa, dan mengkonsumsi obat pada jadwal berikutnya.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis