fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Neurodermatitis merupakan salah satu penyakit kulit kronis yang diawali dengan bercak kulit dan terasa sangat gatal. Apabila digaruk, akan semakin gatal. Kulit pun akan menjadi tebal, kasar, dan timbul bintik-bintik merah kecil yang melebar menjadi bercak (Baca juga Kenali Ciri-Ciri Psoriasis, Penyakit Autoimun Pada Kulit). 

Bercak kulit ini biasanya muncul di leher, pergelangan tangan, lengan, paha, dan pergelangan kaki. Bahkan, ada pula yang muncul di area kelamin seperti kulit skrotum, bibir vagina, dan anus. Kondisi ini disebut juga lichen simplex chronicus atau gangguan saraf yang menyebabkan terjadinya peradangan kronis pada kulit.

Informasi

Umumnya, neurodermatitis lebih sering dialami oleh orang dewasa daripada anak-anak. Rata-rata, wanita berusia 30-50 tahun lebih sering terkena penyakit kulit ini daripada pria. Neurodermatitis tidak menular dan tidak berbahaya. Namun, jika dibiarkan rasa gatalnya akan mengganggu waktu tidur, aktivitas seksual, dan kualitas hidup penderita. Sebab, rasa gatal ini hilang timbul dan terasa sangat kuat. Untuk penanganan neurodermatitis, usahakan untuk menahan keinginan menggaruk. Segera ketahui faktor penyebabnya supaya penderita dapat mencegah penyakit ini semakin parah.

Gejala

neurodermatitis

Gejala utama yang dialami ketika menderita neurodermatitis adalah rasa gatal yang intens. Gatal ini tidak tertahankan sehingga membuat penderita ingin menggaruk terus menerus, sehingga bagian kulit tersebut menjadi tebal dan kasar. Kemudian, bintik-bintik muncul dan melebar menjadi lingkaran bercak berwarna merah atau lebih gelap. Bercak ini tidak akan melebar ke bagian kulit lain, tapi bisa menyebabkan permukaan kulit lain kering dan mengelupas.

Berikut ini beberapa bagian kulit yang umumnya terdampak neurodermatitis.

  • Bagian luar betis
  • Kulit kepala
  • Pergelangan tangan dan kaki
  • Bagian belakang dan pinggir leher
  • Bagian depan telapak tangan dan siku
  • Skrotum, vulva, area anus, dan pubis
  • Kelopak mata bagian atas
  • Bukaan telinga
  • Lipatan di belakang telinga

Beberapa gejala yang timbul pada penderita neurodermatitis adalah:

  • Rasa gatal yang hilang timbul, terutama saat beristirahat atau tertekan.
  • Jika terjadi di kulit kepala, bercak disertai nyeri dan menyebabkan kerontokan rambut akibat digaruk terus.
  • Timbul luka terbuka dan berdarah pada kulit yang jika digaruk berulang dapat berisiko infeksi.
  • Bagian kulit yang gatal bertekstur kasar atau bersisik dan akan semakin tebal bila digaruk terus
  • Bercak kulit terlihat lebih menonjol dari kulit sekelilingnya.

Penyebab

Sampai saat ini, penyebab neurodermatitis masih belum diketahui. Namun, kondisi ini mungkin disebabkan oleh sistem saraf yang terhubung pada bagian kulit tertentu bereaksi secara berlebihan. Secara umum, neurodermatitis cenderung dialami oleh orang-orang dengan kondisi kulit dan riwayat medis berikut ini.

  • Kulit kering
  • Eksim
  • Psoriasis
  • Alergi
  • Gangguan psikologis, OCD

Faktor Risiko

Beberapa hal yang menjadi faktor risiko neurodermatitis diantaranya sebagai berikut.

  • Gangguan kecemasan, stress dan tertekan dapat memicu rasa gatal yang berkaitan dengan neurodermatitis
  • Usia dan jenis kelamin
  • Riwayat penyakit keluarga
  • Berkeringat berlebihan
  • Tekanan darah menurun
  • Pakaian yang terlalu ketat
  • Gigitan serangga
  • Luka atau gangguan saraf
  • Obat-obatan tertentu, seperti lithium dan insufisiensi vena

Diagnosis

Langkah pertama diagnosis neurodermatitis yang dilakukan dokter yaitu memeriksa fisik untuk mengidentifikasi gejala dan mengevaluasi riwayat penyakit kulit pasien. Dokter juga akan melakukan biopsi untuk mendapatkan hasil diagnosis lebih akurat. Jika kondisi semakin parah, dokter akan menganalisis laboratorium sampel kulit pasien untuk memastikan adanya infeksi virus, bakteri, jamur, atau tungau.

Pengobatan

Pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kulit ini yaitu dengan mengendalikan rasa gatal, mencegah luka, dan mengatasi faktor penyebabnya. Cara efektifnya yaitu dengan tidak menggaruknya. Anda bisa memotong kuku untuk mengurangi kebiasaan menggaruk. Namun, jika rasa gatal sudah tidak tertahankan, Anda akan membutuhkan perawatan melalui obat-obatan. Dokter akan memberikan obat sesuai diagnosis faktor risiko atau pemicunya. 

Berikut ini adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk atasi neurodermatitis. 

  • Antihistamin, untuk mengurangi rasa gatal dan peradangan.
  • Kortikosteroid, untuk menekan terjadinya peradangan, penebalan kulit, dan menyembuhkan bercak kemerahan pada kulit yang bersisik. Obat ini harus diberikan atas resep dokter. Waspadai risiko efek samping obat kortikosteroid ini dalam jangka panjang.
  • Obat penenang, diberikan apabila diketahui pemicu neurodermatitis adalah stres. Selain itu, pasien dianjurkan mendapatkan psikoterapi atau konseling secara rutin supaya obat tersebut dapat mengatasi rasa gatal dan radang lebih cepat.
  • Pelembab kulit, untuk mencegah kulit kering. Terapkan secara rutin beberapa kali sehari terutama usai mandi. Gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda tanpa kandungan pewangi.

Selain penggunaan obat, Anda dapat melakukan beberapa upaya berikut untuk meredakan gejala neurodermatitis.

  • Berhenti menggaruk
  • Lindungi kulit dengan perban atau kulit bersih
  • Kompres kulit dengan kain dingin yang basah
  • Gunting kuku Anda
  • Mandi dengan air hangat
  • Gunakan pelembab
  • Hindari kondisi yang memicu neurodermatitis

Pencegahan

Pencegahan tidak dapat dilakukan apabila penyebabnya belum diketahui. Namun, Anda dapat menghindari faktor risiko neurodermatitis diatas supaya tidak terkena penyakit ini, menerapkan pengobatan mandiri dan pola hidup sehat, serta kontrol stres.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis