fbpx

Natural Astaxanthin

Sep 25, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf N | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Natural Astaxanthin atau Astaxanthin adalah pigmen yang secara alami diperoleh dari hewan maupun tanaman yang mempunyai warna merah mudah dan merah. Astaxanthin termasuk ke dalam pigmen pemberi warna merah sehingga ia tergolong ke dalam salah satu jenis karotenoid. Anda bisa menemukan pigmen Astaxanthin di dalam beberapa jenis hewan berwarna merah seperti lobster, salmon dan udang.

Informasi 

Astaxanthin tidak hanya sekedar pigmen pemberi warna merah namun juga termasuk ke dalam jenis antioksidan (Baca juga 10 Buah dan Sayuran yang Kaya Antioksidan). Astaxanthin kemungkinan besar memiliki manfaat untuk berbagai macam kesehatan seperti kesehatan kulit, organ jantung dan juga kesehatan mata. Selain itu, karena sifatnya sebagai antioksidan, Astaxanthin memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Astaxanthin juga dapat menurunkan radang yang terjadi di tubuh. 

Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang memiliki manfaat untuk menangkal efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan secara alami sebenarnya dapat diproduksi oleh tubuh. Namun, jumlah antioksidan yang diproduksi tubuh cukup kecil sehingga manusia membutuhkan tambahan asupan dari luar.

Selain hewan seperti udang dan salmon, Astaxanthin juga dapat ditemukan pada tumbuhan berwarna oranye hingga merah seperti tomat, semangka, ubi jalar, paprika kuning dan merah serta wortel. Mengingat Astaxanthin tersedia secara alami di alam, konsumsi Astaxanthin bisa dengan mengkonsumsi makanan tersebut ataupun melalui suplemen. 

Astaxanthin memiliki berbagai manfaat untuk tubuh seperti:

  1. Membantu mencegah serangan radikal bebas pada tubuh
  2. Membantu untuk perawatan anti penuaan dini pada kulit. 
  3. Meningkatkan kesuburan pada pria
  4. Mengatasi masalah nyeri pada persendian
  5. Menjaga organ jantung agar tetap sehat

Dosis 

Obat Astaxanthin tersedia dalam berbagai bentuk mulai dari kapsul (oral) ataupun obat topical dalam bentuk lotion, krim dan gel. Obat dan suplemen ini masuk ke dalam jenis obat bebas sehingga Anda bisa membeli obat tanpa membutuhkan resep dokter. 

Belum ada nilai tetapan Angka Kecukupan Gizi (AKG) konsumsi Astaxanthin. Selain itu belum ada pula keterangan dosis yang tepat konsumsi Astaxanthin untuk terapi medis. Hanya saja, dosis umum konsumsi Astaxanthin adalah sebesar 4 hingga 12 mg setiap hari. 

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Selalu konsultasi ke dokter apabila Anda sedang mengkonsumsi obat resep, medis, bahkan obat herbal secara bersamaan dengan obat ini. Pasalnya konsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat mungkin bisa menyebabkan senyawa obat bereaksi. 

Interaksi antar senyawa obat bisa menyebabkan obat menjadi menurun efektivitasnya ataupun meningkatkan kecenderungan efek samping. Konsumsi Astaxanthin dapat menurunkan tekanan darah sehingga sebaiknya hindari bersamaan dengan obat yang menurunkan tekanan darah.

Kelompok Orang Berisiko 

Orang yang memiliki masalah atau gangguan pada ginjal, jantung, dan penyakit kronis kemungkinan besar harus berhati-hati menggunakan obat mengandung senyawa ini. Selain itu Anda yang memiliki masalah penyakit autoimun serta gangguan pada keseimbangan hormon sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi Astaxanthin.

Orang yang memiliki riwayat alerg iterhadap karotenoid lainnya meliputi canthaxanthin serta Astaxanthin alami tidak boleh mengkonsumsi obat ini. Pasalnya konsumsi obat dikhawatirkan akan menimbulkan reaksi alergi.

Belum diketahui efek samping mengonsumsi Astaxanthin  pada ibu hamil dan menyusui. Oleh sebab itu Anda selalu diharuskan untuk berkonsultasi ke dokter apabila ingin mengkonsumsi obat ini dalam keadaan hamil dan menyusui. Dokter mungkin hanya akan merekomendasikan suplemen ini apabila dilihat lebih besar manfaat ketimbang potensi risiko yang mungkin dihadapi.

Efek Samping 

Suplemen dan obat Astaxanthin termasuk ke dalam kategori obat herbal yang pada umumnya tidak akan menimbulkan efek samping. Namun hal ini tentu dengan catatan apabila konsumsi obat dan suplemen Astaxanthin tidak berlebihan dan masih dalam batas dosis yang disarankan. Penggunaan obat dan suplemen mengandung Astaxanthin dalam jumlah tinggi bisa menimbulkan efek samping berupa:

  • Perubahan warna feses menjadi kemerahan
  • Sakit perut 
  • Diare dan gangguan pencernaan

Anda sangat diwajibkan untuk menggunakan suplemen dan obat mengandung senyawa ini mengikuti anjuran dari dokter. Ikuti petunjuk konsumsi seperti yang tertera pada kemasan produk dan jangan berlebihan atau terlalu sedikit. 

Cara Konsumsi

Cara penggunaan senyawa initentu harus disesuaikan dengan bentuk sediaan senyawa ini. Mengingat senyawa ini tersedia dalam berbagai bentuk sediaan dari mulai obat oral hingga oles sehingga cara konsumsi yang tepat harus disesuaikan dengan petunjuk kemasan obat. Penggunaan senyawa ini dalam bentuk obat oles untuk kecantikan kulit digunakan dengan cara mengoleskannya secar tipis namun menyeluruh.

Oleskan dalam keadaan tangan dan wajah bersih. Oles merata pada bagian yang memiliki masalah penuaan seperti keriput dan bintik hitam. Konsumsi secara oral bisa dilakukan baik sebelum dan sesudah makan. Namun jangan konsumsi obat ini dalam kondisi perut kosong. 

Simpan kemasan produk dengan baik di tempat yang bersuhu ruangan dan tidak lembab. Jauhkan pula kemasan produk obat dari paparan sinar matahari langsung. Penempatan obat yang tidak tepat bisa menimbulkan penurunan efektivitas obat.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis