fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Natrium Fluorida atau yang lebih dikenal dengan Sodium fluoride (NaF) merupakan senyawa anorganik yang memiliki rumus NaF. Seringkali senyawa ini digunakan sebagai sumber utama untuk pembuatan obat-obatan atau produk yang terkait untuk pencegahan gigi berlubang.

Informasi 

Natrium Fluorida atau Sodium Fluorida merupakan obat untuk mencegah gigi berlubang, membuat gigi lebih kuat, dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh asam dan bakteri.

Dosis

Dosis Natrium Fluorida untuk Orang Dewasa

  • Oleskan sedikit pasta ini ke sikat gigi, lalu sikatlah secara menyeluruh ke permukaan gigi selama satu menit
  • Setelah selesai, buanglah melalui ludah
  • Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, jangan makan, minum, atau membilas mulut Anda selama 30 menit setelah meludah
  • Gunakan obat ini sebanyak dua kali sehari sebagai pasta gigi biasa atau sesuai yang diinstruksikan oleh dokter

Dosis Natrium Fluorida untuk Anak-anak

  • Jangan gunakan obat ini untuk anak berusia kurang dari 6 tahun, kecuali sudah dikonsultasikan oleh dokter
  • Untuk anak berusia 6 sampai 17 tahun, oleskan pasta gigi ini ke sikat gigi, lalu sikat secara menyeluruh ke permukaan gigi Anda selama satu menit
  • Buang obat ini dengan cara meludah
  • Bilas mulut Anda secara menyeluruh
  • Gunakan obat ini sebanyak dua kali sehari seperti pasta gigi biasa atau sesuai yang diarahkan oleh dokter

Na Fluorida tersedia dalam berbagai bentuk dan dosis, seperti:

  • Krim
  • Gel
  • Cair
  • Pasta
  • Larutan
  • Tablet, kunyah

Kontraindikasi

Sebelum menggunakan suatu obat, sebaiknya perhatikan kontraindikasinya. Jangan sampai risiko yang mengancam lebih besar dari manfaat yang diperoleh termasuk Natrium Fluorida. Peringatan penggunaan Natrium Fluorida yang harus diperhatikan yaitu:

  • Beritahu dokter apabila Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat ini atau obat lainnya, makanan, pewarna, pengawet, atau bahkan pada hewan. Apabila produk natrium fluoride yang Anda miliki tanpa resep, bacalah petunjuknya pada label kemasan.
  • Belum ditemukan adanya masalah pada anak-anak yang menggunakan Na Fluoride dengan jumlah asupan harian normal yang dianjurkan. Namun, dosis yang terlalu besar dalam jangka panjang dapat menimbulkan risiko pada tulang dan perubahan warna gigi.
  • Belum ditemukan adanya masalah pada lansia yang menggunakan Na Fluoride dalam jumlah asupan harian normal sesuai anjuran. Namun, apabila dosisnya lebih besar akan berisiko menyebabkan nyeri sendi, masalah ginjal, dan sakit maag.

Interaksi dengan Obat Lain

Natrium Fluorida mungkin berinteraksi dengan obat lain ketika dikonsumsi secara bersamaan. Untuk menghindari adanya interaksi yang memperburuk keadaan, bawalah obat yang sedang Anda gunakan termasuk obat resep/non resep, suplemen, vitamin, dan obat herba ke dokter untuk dipertimbangkan. Dokter mungkin akan mengubah dosis atau memberikan alternatif obat sejenis lainnya yang lebih aman.

Tidak hanya dengan obat, Natrium Fluorida juga berinteraksi dengan makanan, alkohol, tembakau, dan kondisi kesehatan berikut ini.

Kelompok Orang Berisiko

Berdasarkan US Food and Drugs Administration (FDA), Natrium Fluorida termasuk kategori B terhadap risiko kehamilan. Artinya, tidak berisiko pada beberapa penelitian. Meski demikian, belum ada penelitian yang memadai dan mendukung mengenai risiko penggunaan sodium fluoride pada ibu hamil dan menyusui. Maka, selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dulu sebelum menggunakan obat ini guna dipertimbangkan manfaat dan risikonya.

Efek Samping

Beberapa orang yang menggunakan natrium fluoride mungkin akan mengalami risiko efek samping berikut ini.

  • Reaksi alergi, berupa gatal-gatal, kesulitan bernapas, dan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Perubahan warna gigi
  • Melemahnya enamel gigi
  • Perubahan penampilan gigi
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Kelelahan 

Tidak semua efek samping disebutkan diatas. Apabila Anda mengkhawatirkan efek samping tertentu atau salah satu dari daftar diatas akibat penggunaan Na Fluoride, segera konsultasikan pada dokter.

Cara Konsumsi

Perhatikan cara konsumsi Natrium Fluorida berikut ini.

  • Gunakan Na Fluoride sehari satu kali sebelum tidur, atau sesuai anjuran yang diberikan oleh dokter
  • Terlebih dulu, sikat gigi Anda secara menyeluruh menggunakan pasta gigi, lalu bilas seperti biasa. Oleskan pita tipis dari Na Fluoride pada gigi Anda menggunakan sikat gigi. Diamkan obat selama minimal satu menit.
  • Setelah itu, keluarkan obat dengan meludah, jangan ditelan. Bagi anak-anak, sebaiknya segera bilas mulutnya dengan benar. Sedangkan, bagi orang dewasa jangan bilas mulut, makan, atau minum selama minimal 30 menit setelah menggunakan obat supaya mendapatkan hasil yang terbaik.
  • Gunakan Na Fluoride secara teratur sesuai dosis yang diberikan dokter supaya manfaatnya optimal. Jika perlu, gunakan pada waktu yang sama setiap harinya biar tidak lupa.

Selain cara konsumsi yang benar, perhatikan pula cara penyimpanan Natrium Fluorida berikut ini.

  • Na Fluoride paling baik diletakkan pada suhu ruangan
  • Jauhkan Na Fluoride dari cahaya langsung dan tempat lembab
  • Jangan simpan obat ini di kamar mandi dan jangan dibekukan
  • Jauhkan Na Fluoride dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan
  • Jangan menyiram sodium fluoride ke dalam toilet atau saluran pembuangan, kecuali memang sudah diinstruksikan
  • Apabila produk sudah habis masa berlakunya, konsultasikan pada dokter terkait pembuangan limbahnya yang aman

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis