Obat Metronidazole merupakan salah satu jenis obat antibiotik yang berguna untuk mengatasi infeksi. Cara kerja obat yang satu ini adalah dengan menghentikan pertumbuhan parasit maupun bakteri itu sendiri.
Informasi
Antibiotic pada dasarnya memang hanya bisa mengobati parasite serta bakteri sehingga tidak dapat digunakan untuk mengatasi infeksi virus misalnya seperti flu dan pilek biasa. Obat ini juga bisa digunakan dengan obat lain secara bersamaan dengan tujuan mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri H. Pylori.
Dosis
Dosis obat ini bisa berbeda tergantung pada kondisi pasien. Berikut dosis umum yang diberikan, antara lain:
Metronidazole Obat Minum
Kondisi Infeksi bakteri, Dosis yang diberikan untuk kondisi ini adalah 7.5 mg/kgBB dengan jadwal minum 6 jam sekali. Untuk mengatasi Vaginosis bakterialis dosis yang perlu dikonsumsi adalah 500 mg dengan jadwal minum 2 kali per harinya. Obat dengan kandungan metronidazole 500 mg yang dapat Anda gunakan yaitu Metronidazole 500 mg – 100 tablet (Rp42.000). Dapat mengobati berbagai infeksi akibat bakteri seperti Trichomonas vaginalis, bakterial vaginosis, Entamoeba histolytica dan Giardia lamblia.
Sedangkan untuk kondisi trikomoniasis Dokter bisa saja memberikan dosis 250 mg dengan jadwal minum 8 jam, atau, 2 g dosis tunggal, atau bisa juga 1 g dengan selang waktu minum 12 jam. Untuk jenis penyakit yang disebabkan bakteri atau parasit lainnya, Anda bisa mengkonsultasikan dosis yang tepat pada dokter Anda. Jangan mengkonsumsi obat ini tanpa resep dokter atau menggunakan sembarang dosis.
Metronidazole Obat Infus
Untuk mengatasi Infeksi bakteri, dosis awal yang diberikan adalah 15 mg/kgBB untuk orang dewasa. Sedangkan untuk dosis lanjutannya adalah 7.5 mg/kgBB. Sedangkan untuk kondisi Clostridium Difficile Colitis Dosis yang diberikan adalah 30 mg/kgBB yang diberikan kepada pasien anak. Dosis tersebut dapat dibagi menjadi beberapa kali minum. Umumnya 6 jam sekali.
Jaminan Lifepack untuk Anda
Untuk kondisi giardiasis dosis yang diberikan adalah 15 mg/kgBB untuk dosis anak. Dosis ini dapat diminum dengan jadwal selang waktu 8 jam sekali.
Metronidazole Obat Suppositoria untuk Infeksi Bakteri
- Dewasa dan anak-anak dengan usia di atas 10 tahun dosis yang umum diberikan adalah 1 g setiap selang waktu 8 jam sekali. Jadwal ini biasanya berlaku selama 3 hari, setelah itu, pemakaian obat akan dikurangi menjadi setiap selang waktu 12 jam perhari.
- Dosis untuk anak dengan usia dibawah 1 tahun adalah 125 mg.
- Dosis untuk anak dengan rentang usia 1 sampai 5 tahun adalah 250 mg.
- Sedangkan untuk anak dengan rentang usia 5 sampai 10 tahun adalah 500 mg.
Selain tersedia dalam tiga bentuk obat tersebut, metronidazole pun tersedia dalam bentuk obat lain yakni obat ovula atau tablet untuk vagina. Ovula sendiri digunakan untuk mengatasi kondisi vaginosis bakterialis yang terjadi pada orang dewasa. Penggunaan obat ini dilakukan sekali sehari. Setiap obat ini terdiri dari dosis sebesar 500 mg
5 Alasan Beli Obat di Lifepack
Kontraindiksasi
Interaksi dengan Obat Lain
Beberapa obat yang dapat menimbulkan interaksi jika dikonsumsi secara bersamaan dengan Metronidazole seperti bat dengan kandungan lithium, propylene glycol serta lopinavir/ritonavir dapat menyebabkan kram pada perut, mual, muntah, kemerahan yang muncul di kulit wajah jika digunakan bersama dengan Metronidazole. Kontrasepsi hormonal yang digunakan bersama dengan Metronidazole dapat menyebabkan menurunnya efektivitas kontrasepsi tersebut sehingga bisa menyebabkan kehamilan.
Vaksin tipes atau vaksin yang dibuat dari bakteri hidup jika digunakan bersamaan dengan Metronidazole, akan membuat efektivitas vaksin menurun. Warfarin yang dikonsumsi dengan Metronidazole dapat menyebabkan pendarahan. Dapat menurunkan efektivitas obat jika Anda menggunakannya bersama dengan phenobarbital
Kelompok Orang Berisiko
Beri tahu dokter jika Anda mengalami kondisi medis tertentu. Selain obat, kondisi medis juga dapat mempengaruhi kerja dari Metronidazole. Pastikan untuk memberitahu penyakit yang sedang maupun pernah Anda alami untuk menghindari resiko kontraindikasi
Efek Samping
Efek samping yang dapat terjadi jika Anda mengkonsumsi obat ini adalah pusing, sakit kepala, mual, sembelit, muntah, hilangnya nafsu makan, diare, rasa pahit di mulut, perubahan warna urine menjadi lebih gelap.
Jaminan Lifepack untuk Anda
Konsultasikan dengan dokter segera jika Anda mengalami gejala seperti, kesemutan pada area kaki atau tangan atau bahkan bisa mengalami mati rasa, Terjadi perubahan perilaku. Anda juga mengalami kejang, merasa bingung, sulit berbicara, gangguan penglihatan, sakit kepala hebat, leher terasa sakit atau kaku.
Cara Konsumsi
Cara konsumsi obat ini adalah dengan mengikuti petunjuk dokter. Untuk obat bentuk tablet pastikan Anda mengkonsumsi dalam dosis yang tepat menggunakan air putih atau susu tujuannya untuk mencegah maag. Sedangkan untuk obat dalam bentuk infus nantinya akan diberikan oleh tenaga medis sesuai dengan anjuran yang telah dokter berikan.
5 Alasan Beli Obat di Lifepack
Jika Anda menggunakan obat ini dalam bentuk tablet, pastikan pula untuk mengikuti petunjuk dokter. Konsumsi obat ini dengan menggunakan suppositoria serta ovula sesuai dengan yang dokter sarankan. Ketika menggunakan obat bentuk ini pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu.
Untuk bentuk ovula sendiri Anda bisa menggunakan aplikator tang tersedia. Sedangkan bentuk supositoria Anda perlu mencelupkan obat tersebut terlebih dahulu ke dalam air kemudian masukan dalam dubur.
Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.