fbpx

Mengenal Apa Itu Diet Keto, Efektif Kah?

Sep 4, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Kelvin Halim S. Gz.

Diet merupakan salah satu metode menurunkan badan yang sangat populer di kalangan masyarakat. Berbagai macam jenis metode diet telah banyak dicoba. Hasilnya? Tentu sebagian orang telah merasakan hasilnya dan mungkin sebagian juga belum merasakan keberhasilan tersebut. Pernah dengar tentang apa itu diet keto?

Salah satu metode diet yang populer di masyarakat adalah diet keto. Diet keto merupakan metode diet dengan konsumsi rendah karbohidrat, protein sedang, namun tinggi akan lemak. Makronutrien diet dibagi menjadi sekitar 60% lemak, 30% protein dan 10% karbohidrat. Khususnya, dalam diet keto jumlah konsumsi karbohidrat berkisar antara 20-50 gram per hari.

Metode diet ini biasanya digunakan pada beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti epilepsi dan gangguan sistem saraf. Meski banyak orang berpendapat metode diet ini membuahkan hasil, namun banyak penelitian yang tidak menyarankan diet keto dilakukan sebagai langkah penurunan berat badan pada orang yang sehat.

Tipe Diet Keto

Diet keto memiliki beberapa tipe sesuai dengan jumlah makanan yang Anda konsumsi. Tipe diet keto antara lain:

Diet Ketogenik Standar

Diet ketogenik standar merupakan konsumsi karbohidrat yang sangat rendah dengan protein sedang dan konsumsi tinggi lemak. Biasanya mengandung 70% lemak, 20% protein dan 10% karbohidrat.

Diet Ketogenik Siklis

Pada diet ketogenik siklis merupakan diet dengan konsumsi karbohidrat yang lebih tinggi di antara siklus diet ketogenik lainnya. Diet ini dapat dilakukan dengan lima hari diet ketogenik diikuti oleh dua hari konsumsi karbohidrat tinggi sebagai suatu siklus.

Diet Ketogenik Target

Diet ketogenik tipe ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang melakukan latihan fisik secara intensif. Diet ini memungkinkan penambahan karbohidrat tambahan pada latihan fisik intensif.

Diet Ketogenik Protein Tinggi

Diet ketogenik protein tinggi dilakukan dengan mengonsumsi lebih banyak protein. Tipe diet ketogenik ini dilakukan dengan mengonsumsi sekitar 60% lemak, 35% protein, dan 5% karbohidrat. Namun perlu Anda pahami bahwa pada diet keto jenis ini masih mengonsumsi lemak dengan jumlah yang sangat tinggi.

Mungkin Anda menganggap diet keto merupakan metode diet yang sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Namun diet ini belum tentu cocok terhadap setiap orang mengingat kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda-beda. Kelvin Halim, S.Gzm nutrisionis Jovee juga menambahkan bahwa diet keto memang diperuntukan untuk orang yang mengalami epilepsi dan fenilketonuria, dan kurang pas jika dilakukan oleh orang sehat dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini disebabkan banyaknya asupan lemak harian dalam jangka panjang berisiko terjadinya penyakit jantung koroner, dislipidemia, dan penyakit jantung lainnya di masa yang akan datang. Maka dari itu perlu berhati-hati dan tetap melakukan pola makan yang seimbang serta konsultasikan kepada ahli gizi atau dokter.

Itulah informasi mengenai apa itu diet keto. Ingin berkonsultasi mengenai kesehatan Anda? Unduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Dapatkan konsultasi dokter gratis yang dapat Anda akses dimanapun dan kapanpun.

Ditulis oleh: Nada Karisma

Referensi:

Health Direct. Ketogenic Diet. Diakses pada 2020.

Indian Journal of Medical Research. 2018. Ketogenic Diets: Boon or Bane?. Diakses pada 2020.

Wajeed Masood; Pavan Annamaraju; Kalyan R. Uppaluri. 2020. Ketogenic Diet. Diakses pada 2020.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis