fbpx

Mempelajari Fase-Fase dalam Siklus Menstruasi Wanita

Okt 8, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Bagi para wanita tentu sudah tidak asing pada siklus menstruasi. Siklus menstruasi adalah siklus hormonal bulanan yang dilalui tubuh wanita untuk mempersiapkan kehamilan. Siklus menstruasi Anda dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama periode menstruasi berikutnya. Kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh Anda biasanya akan berubah sepanjang siklus menstruasi dan dapat menyebabkan gejala menstruasi. Panjang rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari, tetapi siklus ini dapat bervariasi pada setiap wanita dan dari satu siklus ke siklus berikutnya. 

Meskipun sudah sering mengalami menstruasi sebelumnya, sudahkah Anda mengetahui fase-fase dalam siklus menstruasi? Simak ulasan mengenai fase dalam siklus menstruasi yang telah Tim Lifepack buat untuk Anda berikut ini.

4 Fase dalam Siklus Menstruasi Wanita

Menstruasi

Menstruasi adalah peluruhan lapisan dinding rahim (endometrium) yang menebal melalui vagina. Cairan menstruasi mengandung darah, sel-sel dari lapisan rahim (sel endometrium) dan lendir. Panjang rata-rata suatu periode adalah antara 3-7 hari.

Fase Folikel

Pada fase folikel dimulai sejak hari pertama menstruasi terjadi dan berakhir dengan ovulasi. Didorong oleh kelenjar hipotalamus,  kelenjar hipofisis akan melepaskan hormon perangsang folikel (FSH). Hormon ini menstimulasi ovarium untuk menghasilkan sekitar lima hingga 20 folikel (nodul kecil atau kista) di permukaan.

Setiap folikel memiliki telur yang belum matang. Biasanya, hanya satu folikel yang akan matang menjadi telur, sedangkan yang lain akan mati. Peristiwa ini dapat terjadi sekitar hari ke 10 dalam siklus 28 hari. Pertumbuhan folikel merangsang lapisan rahim untuk menebal dalam persiapan untuk kemungkinan kehamilan (pembuahan).

Ovulasi

Fase ovulasi adalah fase terjadinya pelepasan sel telur matang dari permukaan ovarium. Fase ini biasanya terjadi pertengahan siklus, sekitar dua minggu atau lebih sebelum menstruasi dimulai.

Selama fase folikel, folikel yang berkembang menyebabkan peningkatan kadar hormon estrogen dalam tubuh. Hipotalamus di otak mengenali peningkatan kadar ini dan melepaskan zat kimia yang disebut hormon pelepas gonadotropin (GnRH). Hormon ini mendorong kelenjar hipofisis untuk menghasilkan peningkatan kadar hormon lutein (LH) dan FSH.

Dalam dua hari, ovulasi dipicu oleh tingginya kadar LH. Telur disalurkan ke tuba fallopi dan menuju rahim oleh gelombang proyeksi kecil seperti rambut. Masa hidup telur khas hanya sekitar 24 jam. Kecuali jika telur bertemu dengan sperma dan terjadi pembuahan.

Ketika Anda ingin memiliki bayi, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil jika Anda tahu tentang ovulasi dan ‘masa subur’ dalam siklus menstruasi

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Mempelajari Siklus Menstruasi
Mengenal Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Normal
8 Tanda Masa Subur Wanita untuk Peluang Hamil Lebih Cepat

Penyebab Endometriosis dan Cara Agar Tetap Bisa Hamil
Cara Menghilangkan Jerawat dengan Bahan Alami
7 Jenis Makanan Sumber Penyebab Kanker Payudara
Mengenal Organ Reproduksi dan Macam-Macam Penyakitnya
Mengenal Obat Dexamethasone, Dosis dan Manfaat

Fase luteal

fase-menstruasi
sumber: pexels

Selama ovulasi, sel telur keluar dari folikelnya, tetapi folikel yang pecah tetap berada di permukaan ovarium. Selama dua minggu ke depan, folikel akan berubah menjadi struktur yang dikenal sebagai corpus luteum. Struktur ini mulai melepaskan progesteron, bersama dengan sejumlah kecil estrogen. Kombinasi hormon ini menjaga lapisan rahim yang menebal, menunggu telur yang dibuahi menempel (implan).

Jika sel telur yang dibuahi ditanamkan di lapisan rahim, akan menghasilkan hormon yang diperlukan untuk mempertahankan corpus luteum. Ini termasuk human chorionic gonadotropin (HCG), hormon yang terdeteksi dalam tes urin untuk kehamilan. Corpus luteum terus menghasilkan tingkat progesteron yang meningkat yang dibutuhkan untuk mempertahankan lapisan rahim yang menebal.

Jika kehamilan tidak terjadi, korpus luteum mati pada hari ke-22 dalam siklus 28 hari. Penurunan kadar progesteron menyebabkan lapisan rahim luruh dan disebut sebagai menstruasi.

Itulah beberapa informasi mengenai fase-fase dalam siklus menstruasi. Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai kesehatan, Anda dapat mengunduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Dapatkan solusi tebus resep obat dengan mudah tanpa antre.

Referensi:
Menstrual Cycle
Office of Women’s Health

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis