fbpx

Minyak Ikan 18 / 12 : EPA / DHA

Sep 2, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf M | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Apakah di usia Anda sekarang ini Anda sering merasa sendi kaku dan terasa nyeri ketika bergerak? Ataukah Anda merasa tekanan darah Anda tinggi dan kadar trigliserida dalam tubuh Anda meningkat? Maka, Anda tidak perlu khawatir. Cukup konsumsi minyak ikan 18 / 12 : EPA / DHA saja yang memiliki banyak manfaat. Untuk itu, yuk simak ulasan menariknya di artikel berikut ini.

Informasi

Bicara mengenai minyak ikan, terdapat berbagai manfaat baik yang bisa didapat dengan mengonsumsi ekstrak dari lemak ikan satu ini. Salah satunya adalah asam lemak omega-3 yang mengandung zat Fish Oil 18 / 12 : EPA / DHA yang merupakan bahan utama dalam membuat bahan suplemen, entah itu dalam bentuk pil, kapsul, atau cairan.

EPA adalah eicosapentaenoic acid sementara DHA adalah docosahexaenoic acid. Keduanya tidak hanya untuk bahan baku, namun kandungan ini juga sangat penting sebagai asam lemak esensial bagi tubuh manusia. Nah, lantaran tidak bisa diproduksi di dalam tubuh Anda, maka Anda membutuhkan konsumsi hariannya.

Biasanya, Anda bisa mendapatkan minyak ini jika mengonsumsi ikan secara langsung, misalnya saja ikan Salmon, ikan Makarel, dan ikan Sarden. Dalam setiap 100 gram ikan-ikan tersebut, setidaknya Anda akan mendapatkan sekitar 1 gram asam lemak Omega-3. Namun karena cukup merepotkan dan menjemukan jika harus setiap hari makan ikan, maka Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi dalam bentuk suplemen minyak ikan.

Khasiat dari asam lemak omega-3 ini sangat beragam. Sudah pasti, Anda bisa menggunakannya untuk membantu mengatasi berbagai macam penyakit, antara lain mengatasi masalah jantung, menurunkan tekanan darah, dan juga menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh Anda.

Dosis

Minyak ikan memiliki manfaat yang sangat baik untuk tubuh Anda. Namun bukan berarti Anda bisa berlebihan dalam mengonsumsi zat yang dibuat dalam bentuk kapsul dan cairan ini. Sebagai ukuran yang disarankan, ada baiknya Anda mengonsumsi minyak ikan tidak lebih dari 3 gram setiap harinya. Hal ini karena jika Anda mengonsumsinya lebih dari dosis tersebut, ditakutkan akan terjadi peningkatan efek samping yang tentu akan berbahaya untuk tubuh Anda.

Kontraindikasi

Lantaran bersifat sebagai suplemen, maka kandungan ini sebenarnya bisa dikonsumsi dengan berbagai macam suplemen atau obat lainnya Namun yang menjadi masalah adalah apakah obat dan suplemen lain tersebut bisa berinteraksi dengan minyak ikan atau tidak.

Sementara itu, beberapa orang beresiko yang tidak disarankan mengonsumsi minyak ikan adalah anak-anak dengan tingkat hipersensitifitas yang tinggi, orang dewasa penderita kanker payudara atau prostat, serta mereka yang memiliki penyakit jantung. Apabila Anda memiliki kondisi ini dan ingin mengonsumsinya, maka lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Efek Samping

Meski sangat berguna dan memiliki beragam khasiat untuk tubuh manusia, namun rupanya kelebihan dosis minyak ikan juga dapat berbahaya untuk Anda. Beberapa efek samping yang bisa muncul diantaranya adalah meningkatnya risiko pendarahan.

Minyak ikan dosis tinggi juga dapat mengurangi aktivitas sistem kekebalan, mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi terutama pada pasien yang mengonsumsi obat untuk menurunkan imunitasnya (pasien transplantasi organ, misalnya) dan orang tua.

Minyak ikan dapat menyebabkan efek samping termasuk bersendawa, bau mulut, mulas, mual, tinja encer, ruam, dan mimisan.

Mengonsumsi fish oil dalam jumlah besar dari makanan mungkin tidak aman. Beberapa daging ikan (terutama hiu, king mackerel, dan salmon yang dibudidayakan) dapat mengandung merkuri dan bahan kimia industri dan lingkungan lainnya. Suplemen minyak ikan biasanya tidak mengandung kontaminan ini.

Tidak menutup kemungkinan, mengonsumsi ikan Makarel dan Tuna secara langsung juga bisa menyebabkan teracuni merkuri meski belum tentu juga dialami banyak orang.

Tambahan, mereka para wanita dengan kondisi hamil dan menyusui juga ikut disarankan tidak terlalu banyak mengonsumsi kandungan ini. Pasalnya, minyak ikan masih relatif aman jika dikonsumsi dalam kadar sedikit oleh wanita hamil dan ibu menyusui.

Namun rupanya, terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan untuk ibu hamil dan menyusui bisa menimbulkan resiko yang tidak diinginkan. Untuk itu, disarankan untuk Anda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum benar-benar rutin mengonsumsinya.

Cara Konsumsi

Agar nutrisi yang didapat dari fish oil bisa maksimal, maka ada baiknya Anda mengonsumsinya dalam asli alias langsung dikonsumsi dari daging ikan. Namun jika Anda merasa tidak bisa mengonsumsinya secara harian, mengambilnya dalam bentuk suplemen sangat disarankan. Selain praktis, bahan-bahan dalam suplemen juga sudah diproses sedemikian rupa sehingga hanya manfaatnya saja yang akan Anda dapatkan.

Demikian ulasan mengenai Fish Oil 18 / 12 : EPA / DHA yang terdapat di dalam minyak ikan asam lemak omega-3. Semoga ulasannya bermanfaat untuk Anda.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis