fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Malaria merupakan jenis penyakit yang berbahaya yang disebabkan oleh parasit yang tersebar di dalam tubuh akibat gigitan dari nyamuk Anopheles yang sangat penting tidak terkait dengan bijak dan benar. Terlebih itu, penyakit ini tidak menular melalui kontak langsung dari individu ke individu lainnya. 

Malaria memiliki banyak gejala yang ditandai dengan menggigil, diikuti dengan rasa demam serta mengeluarkan banyak keringat. Simak beberapa informasi mengenai malaria berikut ini.

Informasi

Demam adalah salah satu gejala penyakit yang bersifat periodik yang terkait dengan skizon yang dapat dikeluarkan berbagai macam antigen. Tidak hanya itu, proses pematangan skizon ini berbeda pada jenis plasmodium. Diantaranya:

  • Falciparum yaitu demam setiap hari.
  • Vivax / ovale yaitu demam sampai tiga hari.
  • Tertiana P. Malaria yaitu demam hampir 4 hari atau kuartana.
  • Splenomegali yaitu gejala penyakit malaria yang kronik.
  • Anemia yaitu akibat dari eritrosit yang sudah diperbaiki infeksi.

Gejala

Gejala yang timbul pada penyakit ini adalah demam, panas-dingin, sakit kepala, berkeringat, mual dan muntah, serta rasa nyeri pada otot. Pada kasus yang parah, gejala dapat berupa kejang, gagal ginjal, kesulitan bernapas hingga koma. Terkadang infeksinya dapat menjadi fatal.

Penyakit ini yang disebabkan oleh parasit Plasmodium falciparum bisa sangat berbahaya. Gejalanya biasanya berkembang 9-14 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. Kadang-kadang gejalanya muncul beberapa minggu atau bulan kemudian. Beberapa jenis penyakit ini dapat muncul kembali berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah paparan.

Gejala malaria mungkin dapat berbeda – berbeda pada setiap individu yang juga disebabkan oleh :

  • Komposisi populasi yang menetap di daerah tersebut.
  • Pengaruh yang ditimbulkan dari gejala ini bintik – bintik merah akibat dari adanya lingkungan yang kotor
  • Tingkat sanitasi yang buruk dan menyebabkan terjadinya seketika terganggunya pertahanan kekebalan tubuh serta pernapasan.

Penyebab

Malaria adalah infeksi pada hati dan sel darah merah yang disebabkan oleh parasit mikroskopis. Ada lima jenis parasit yang menyebabkan penyakit ini: Plasmodium ovale, P. malariae, P. knowlesi, P. vivax dan P. falciparum. Parasit malaria menyebar melalui gigitan nyamuk tertentu salah satunya adalah nyamuk Anopheles.

Faktor Risiko

Orang yang tinggal di atau bepergian ke tempat-tempat yang terdapat malaria berisiko tertular. Risiko ini biasanya lebih tinggi pada daerah pedesaan dibandingkan pada daerah perkotaan. Selain itu terdapat beberapa kelompok orang yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini, antara lain:

  • Wanita hamil: Penyakit ini bisa lebih parah jika terjadi pada wanita hamil. Malaria juga dapat meningkatkan risiko keguguran, persalinan prematur, dan lahir mati.
  • Ana-anak: Penyakit ini dapat menyerang anak-anak. Ketika anak-anak menderita malaria, penyakit ini dapat berkembang dengan sangat cepat dan bisa menjadi lebih parah pada anak-anak, terutama anak-anak yang berusia di bawah 5. 
  • Orang yang bepergian luar negeri: Orang yang bepergian ke daerah yang terkena malaria berisiko tinggi untuk terkena penyakit ini.

Diagnosa 

Penyakit malaria memiliki banyak diagnosis yang harus diselesaikan dengan tepat dan lengkap. Penyakit malaria yang anamnesis adalah trias malaria yang diikuti dengan mual dan muntah, nyeri otot, dan sakit kepala. Dimana, perlu perhatian khusus dalam mengatasi diagnosa tersebut, dipertanyakan adalah:

Pemeriksaan kapasitas di dalam yang lebih tebal dan tebal dalam menentukan ada dan tidaknya spesies yang bersumber dari plasmodium. Harus melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) dan pemeriksaan malaria melalui p.falciparum.

Pengobatan

Pengobatan malaria dapat dilakukan dengan chloroquine. Selain itu juga terdapat obat-obatan alternatif seperti mefloquine, pyrimethamine / sulfadoxine, quinine, quinidine, halofantrine dan turunan artemisinin.

Pencegahan

Pencegahan yang dapat dilakukan dalam penularan penyakit malaria ini dapat dicegah dengan cara meningkatkan rasa kewaspadaan dengan tingkat kepedulian terhadap beberapa risiko gigitan beberapa nyamuk dan kebersihan di lingkungannya. Pencegahan gigitan nyamuk dapat dilakukan menggunakan aneka jenis kelambu yang berinsektisida dan jenis kawat nyamuk lainnya yang sangat bermanfaat. Selain itu menggunakan pakaian panjang, obat pembunuh nyamuk, dan insektisida juga dapat mencegah gigitan nyamuk. Nyamuk juga dapat dikurangi dengan menghancurkan tempat berkembang biaknya.

Malaria memiliki parasit yang akan lebih mudah menyebar sel darah merah, jadi harus lebih selektif lagi hubungan kontak langsung antara individu satu dengan individu lain, terutama pada malaria dapat tertular melalui darah, dan penggunaan jarum suntik. Tetaplah menjaga kesehatan demi nyawa diri sendiri.

Jagalah kesehatan mulai dari diri sendiri, jangan malas membersihkan lingkungan dan tempat tinggal, serta rawatlah tubuh dengan agar bersih terhindar dari kuman. Seringkali melakukan pembersihan pada sanitasi dan tong air agar terhindar dari jentik nyamuk. karena kesehatan adalah kunci keberhasilan untuk terhindar dari penyakit dan membuat tubuh selalu aman terkendali Tetap sehat.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis