fbpx

Magnesium Oksida (Magnesium Oxide)

Sep 24, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf M | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Magnesium oksida atau juga bisa disebut dengan magnesium oxide adalah suplemen mineral yang umumnya digunakan untuk mengatasi maupun mencegah terjadinya penurunan kadar magnesium yang sangat rendah. Kondisi ini bisa disebut sebagai hipomagnesemia. Magnesium memang menjadi salah satu mineral yang sangat penting karena mendukung kerja otot, fungsi sel, jantung, tulang hingga saraf untuk dapat bekerja dengan baik.

Informasi

Magnesium sendiri bisa ditemukan dalam makanan yang biasa dikonsumsi, seperti biji gandum, kacang-kacangan, susu serta produk yang diturunkan. Selain itu magnesium juga terdapat pada sayuran daun hijau seperti sawi, brokoli maupun bayam. Walaupun terdapat dalam makan, namun ada orang yang memiliki kondisi hipomagnesemia sehingga membutuhkan magnesium tambahan yang berasal dari suplemen.

Dosis

Dosis magnesium oksida atau magnesium oxide yang digunakan untuk setiap orang bisa saja berbeda. Pemberian dosis tersebut dipengaruhi oleh kondisi, usia serta respon tubuh terhadap obat yang diberikan.

  • Jika untuk gangguan pencernaan yang disebabkan karena adanya asam lambung yang naik, maka pemberian dosis obat ini umumnya adalah 400 miligram per harinya.
  • Jika digunakan sebagai obat pencahar, Anda bisa saja diberikan dosis tunggal dengan jumlah 3,5 g yang dapat pula dikombinasikan dengan penggunaan obat lain, contohnya sodium picosulfate atau bisacodyl.
  • Sementara bagi Anda yang mengalami kondisi hipomagnesemia dosis yang diberikan umumnya sebesar 800 mg setiap harinya.

Pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan dosis obat ini. jangan menggunakan dosis obat tanpa mengikuti petunjuk dokter atau petunjuk yang ada pada kemasan.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Berikut beberapa obat yang dapat menimbulkan interaksi jika dikonsumsi dengan magnesium oksida secara bersamaan, yakni penggunaan antikoagulan atau pengencer darah seperti obat warfarin dapat menyebabkan efek samping dari obat tersebut menjadi meningkat. 

Penggunaan antibiotik penicillamine yang dikonsumsi bersamaan dengan magnesium oksida dapat menyebabkan efektivitas obat berkurang. Obat Non Steroid Anti Inflammatory Drugs (NSAID) seperti aspirin dapat menimbulkan interaksi. 

Obat lain juga bisa menimbulkan interaksi jika dikonsumsi secara bersamaan dengan magnesium oksida atau magnesium oxide. Pastikan Anda memberitahu dokter mengenai jenis obat yang sedang Anda konsumsi baik obat dengan resep, obat herbal, suplemen lainnya maupun obat tanpa resep lain. Tujuannya adalah untuk mencegah risiko kontraindikasi.

Kelompok Orang Berisiko

Magnesium oxide atau magnesium oksida dapat menimbulkan kontraindikasi pada kondisi kesehatan tertentu. Pastikan Anda memberitahu dokter mengenai kondisi atau riwayat medis Anda terutama jika Anda mengalami, radang usus buntu, diare kronis, hipermagnesemia atau kadar magnesium yang tinggi, saluran urin tersumbat. Penyakit lain yang bisa menyebabkan kontraindikasi adalah masalah jantung, masalah ginjal, kecanduan alkohol. 

Efek Samping

Sama seperti penggunaan obat lain, penggunaan suplemen juga bisa menimbulkan efek samping. Berikut efek samping umum setelah menggunakan suplemen ini:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Sensasi hangat pada area wajah atau pada leher

Selain itu, suplemen ini juga bisa menyebabkan reaksi alergi meskipun cukup jarang terjadi. Namun, jika Anda mengalaminya pastikan untuk segera memeriksakan diri pada dokter atau ke rumah sakit terdekat. Reaksi alergi tersebut meliputi, ruam, gatal-gatal, sulit bernapas, sesak dada, bengkak di mulut, bibir, atau pada lidah, feses menjadi menghitam, muntah yang tampak seperti kopi.

Tidak semua orang dapat mengalami efek samping setelah penggunaan obat ini. Namun, bisa juga orang mengalami efek samping di luar daftar tersebut. Jika Anda mengalami efek samping pastikan untuk mengkonsultasikannya dengan dokter.

Cara Konsumsi

Untuk mengkonsumsi obat ini pastikan Anda telah mengikuti petunjuk dokter atau dengan mengikuti keterangan yang ada pada kemasan obat.

Jika Anda menggunakan obat magnesium oksida ini dalam bentuk tablet, maka minumlah obat dengan menggunakan air putih sehingga lebih mudah untuk menelannya. Apabila Anda menggunakan bentuk cairan, pastikan untuk mengocok kemasan terlebih dahulu supaya obat dapat bercampur. Bila sudah, tuanglah obat dalam gelas atau sendok ukur yang terdapat dalam kemasan obat, minumlah sesuai dosis yang dianjurkan.

Jangan menggunakan sendok tanpa takaran karena Anda bisa saja mengkonsumsi obat dalam dosis yang salah. Obat yang memiliki bentuk cair tidak disarankan untuk diminum dengan menggunakan cairan lain. Anda bisa menggunakan air putih jika sulit untuk menelan obatnya.

Untuk menghindari efek samping diare atau sakit perut, maka konsumsi suplemen ini setelah Anda makan. Minum sesuai jadwal yang diberikan secara teratur. Konsultasikan penggunaan obat jika Anda sedang mengkonsumsi obat lainnya.

Gunakan magnesium oxide ini secara teratur, tujuannya supaya obat dapat bekerja dengan lebih maksimal. Jangan mengubah dosis obat baik menambah maupun mengurangi dosis tanpa izin dokter. Hindari menghentikan atau memulai penggunaannya tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Penggunaan dosis yang tidak tepat bisa mengganggu kinerja magnesium oxide atau magnesium oksida, selain itu dosis yang berlebih juga bisa menyebabkan efek samping yang parah. Simpan obat ini di tempat yang jauh dari jangkauan anak serta binatang peliharaan.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis