Kanker Kulit

Jul 7, 2020 | penyakitK | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Kanker kulit merupakan jenis kanker yang berada atau tumbuh pada jaringan kulit. Penyakit ini ditandai dengan terjadinya perubahan pada kulit seperti timbulnya bercak, munculnya tahi lalat yang memiliki ukuran dan bentuk yang tak normal serta munculnya benjolan

Informasi

Penyebab terjadinya kanker kulit sendiri diduga kuat disebabkan oleh sinar ultraviolet dari paparan sinar matahari. Sinar tersebut merusak sel pada kulit hingga memunculkan kanker.

Setidaknya ada 3 jenis penyakit ini yang paling sering diderita, seperti Karsinoma sel basal, yakni kanker yang asalnya dari sel pada bagian terdalam dari epidermis. Kedua ada karsinoma sel skuamosa, yakni jenis kanker yang asalnya dari sel pada bagian terluar serta bagian tengah dari epidermis. Terakhir ada melanoma, yakni jenis kanker yang asalnya dari melanosit atau sel penghasil pigmen kulit.

Gejala

Gejala maupun tanda dari penyakit ini umumnya dapat terlihat pada area yang sering terpapar sinar matahari seperti wajah, tungkai, lengan, telinga, leher serta kulit kepala. Gejala penyakit ini meliputi:

  1. Karsinoma sel basah

Untuk jenis ini gejala dapat berupa munculnya benjolan lunak yang terletak pada permukaan kulit. Selain itu dapat muncul lesi pada kulit berwarna gelap atau cokelat kemerahan.

  1. Karsinoma Sel Skuamosa

Jenis ini biasanya memiliki gejala berupa munculnya benjolan merah yang keras pada kulit. Selain itu juga bisa berupa lesi yang datar namun bersisik layaknya kerak. Lesi tersebut biasanya disertai rasa gatal.

  1. Kanker Kulit Melanoma

Kanker kulit melanoma ditandai dengan adanya bercak atau bisa berupa benjolan yang warnanya cokelat. Melanoma memang memiliki bentuk yang menyerupai tahi lalat yang menjadi pembeda adalah bentuknya yang tidak beraturan. Metode ABCDE digunakan untuk membedakan melanoma dengan tahi lalat biasa. Metode ini meliputi:

  • Asimetris, karena pada umumnya melanoma memiliki bentuk yang tidak asimetris.
  • Border (pinggiran), melanoma memiliki bentuk tepi yang cenderung tidak beraturan.
  • Color (warna).
  • Diameter, ukuran melanoma sendiri umumnya lebih dari 6 mm.
  • Evolusi, melanoma mengalami perubahan warna, bentuk bahkan ukuran. Evolusi merupakan tanda yang penting untuk membedakan melanoma dengan tahi lalat.  

Penyebab

Berikut beberapa penyebab dari penyakit ini, antara lain:

  • Kanker dapat disebabkan lantaran terjadinya mutase genetic yang terjadi pada kulit. Penyebab mutasi tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, dugaan kuat dikarenakan paparan sinar matahari.
  • Paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari dapat membuat kulit menjadi rusak, selain itu juga dapat memicu pertumbuhan yang tidak normal pada sel kulit. Kondisi seperti ini juga dapat berkembang menjadi kanker.

Faktor Risiko

Beberapa faktor dapat menyebabkan risiko penyakit ini menjadi lebih tinggi. Berikut faktor risiko kanker yang dibedakan menjadi faktor internal dan eksternal.

Faktor internal:

  • Memiliki riwayat kanker kulit. Orang yang memiliki riwayat kanker kulit sebelumnya berpotensi untuk mengalami kanker kulit kembali
  • Kulit putih. Orang dengan warna kulit putih memiliki melanin yang lebih sedikit sehingga perlindungan kulit terhadap ultraviolet pun lebih rendah.
  • Memiliki Tahi lalat. Memiliki jumlah tahi lalat yang banyak atau memiliki tahi lalat berukuran besar lebih berisiko terkena kanker kulit.
  • Sistem kekebalan tubuh yang rendah
  • Solar keratosis yakni pembentukan bercak merah bersisik akibat paparan sinar matahari

Faktor eksternal:

1.      Paparan sinar matahari

2.      Paparan radiasi

3.      Paparan kimia

Diagnosis

Dalam melakukan diagnosis dokter akan melakukan beberapa tes berikut ini:

  • Melakukan pemeriksaan kulit guna melihat adakah kelainan yang terjadi pada kulit. Pemeriksaan meliputi warna, bentuk, ukuran sampai tekstur kulit
  • Biopsi kulit. Langkah ini digunakan untuk memastikan diagnosis
  • MRI, CT Scan, biopsi kelenjar getah bening. Langkah ini dilakukan untuk melihat tingkat stadium atau keparahan dari kanker kulit tersebut.

Pengobatan

Pengobatan didasarkan pada kondisi seperti tingkat stadium, kondisi lokasi serta jenisnya. Berikut pengobatan yang diterapkan untuk kanker kulit:

  • Krim untuk kulit, krim diberikan untuk mengatasi kanker kulit stadium awal.
  • Krioterapi. Penggunaan nitrogen cair untuk membunuh sel kanker.
  • Operasi. Dilakukan guna mengangkat jaringan sel kanker. Operasi ini juga digunakan untuk mengangkat tumor yang tumbuh.
  • Kuretase, mengangkat jaringan sel kanker menggunakan alat kuret.
  • Radioterapi. Metode ini digunakan jika sel kanker telah tersebar luas dan pembedahan tidak dapat dilakukan.
  • Kemoterapi. Pemberian obat minum maupun suntik yang bertujuan untuk membunuh sel kanker.
  • Terapi Biologis. Pemberian zat atau obat yang berguna untuk merangsang kekebalan tubuh guna melawan sel kanker.

Pencegahan

Berikut beberapa pencegahan penyakit ini yang dapat dilakukan, seperti: 

  • Hindari paparan sinar matahari dari jam 10 hingga jam 4 sore
  • Rutin menggunakan tabir surya
  • Gunakan pakaian yang menutupi tubuh dari paparan sinar matahari seperti baju panjang
  • Hati-hati dalam penggunaan obat yang memiliki efek terhadap kulit
  • Rutin memeriksa kesehatan kulit

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis