fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Kalium L-aspartat merupakan jenis kalium yang menjadi multivitamin yang dapat digunakan sebagai terapi suportif supaya kandungan gizinya dapat tercukupi. Terutama pada diri seseorang yang berada dalam kondisi lelah maupun masa pemulihan kondisi setelah dirinya sakit. Ada beberapa senyawa aktif yang terkandung didalamnya. Misalnya saja seperti elektrolit utama sebagai penjaga keseimbangan osmotik.

Dengan mengkonsumsi kalium L-aspartat ini, maka bisa menimbulkan beberapa reaksi kimia di dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, kalium juga berperan sebagai penginduksi dari aksi potensi yang terdapat pada bagian membran sel maupun transmisi impuls di bagian saraf.

Informasi

Kondisi hipokalemia juga bisa diobati menggunakan kalium L-aspartat ini. Namun sayangnya jenis obat ini mampu memberikan efek samping tertentu jika dikonsumsi tidak sesuai dengan aturan. Untuk itu jika Anda ingin mengkonsumsi jenis zat kimia ini diharapkan sesuai dengan resep dokter. Pasien yang kekurangan kalium atau disebut sebagai hipokalemia dapat mengkonsumsi Kalium L-Aspartat.

Bagi diri seseorang yang suka melakukan latihan olahraga juga dapat mengkonsumsi obat Kalium L-aspartat supaya kinerja di dalam tubuh dapat ditingkatkan selama melakukan latihan olahraga. Kondisi seseorang yang kekurangan kalium sangat berhubungan erat dengan permasalahan kesehatan seperti penyakit hati, tetraplegia, jantung koroner, maupun permasalahan keseimbangan elektrolit dan lainnya. 

Dosis

Ketika ingin mengkonsumsi kalium L-aspartat ini disarankan untuk dikonsumsi  setelah makan supaya bisa memperoleh manfaat secara optimal. Anda juga bisa menggunakan interval yang sama yaitu antara dosis maupun waktu mengkonsumsi obat yaitu dengan mengkonsumsinya di jam yang sama pada setiap harinya.

Dosis harian Aspar direkomendasikan bagi orang dewasa yaitu sebanyak 1 hingga 3 tablet dan diminum 3 kali sehari. Akan tetapi untuk dosis tergantung pada kondisi pasien. dosis bisa ditingkatkan sesuai pada tingkat keparahan dari gejala maupun kondisi pasien.

Kontraindikasi

Jenis obat Aspar beberapa kontra indikasi tergantung pasien yang mempunyai kontraindikasi. KontraIndikasi tersebut tidak dapat mengkonsumsi jenis obat Kalium L-aspartat misalnya saja seperti ibu menyusui maupun ibu hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil dan ibu menyusui mempunyai resiko tidak baik karena adanya peningkatan kalium.

Sebaiknya, ibu hamil atau ibu menyusui pergi ke dokter agar melakukan konsultasi jika sekiranya kekurangan Kalium atau hipokalemia. Sehingga jangan asal mengkonsumsi jenis obat yang satu ini. Dokter akan memberikan solusi atas permasalahan hipokalemia tanpa harus mengganggu keselamatan kandungan air susu dan janin .

Aspar juga tidak disarankan jika diberikan kepada anak-anak karena anak lebih berkemungkinan besar mempunyai kontraindikasi terhadap kandungan kalium L-aspartat yang bisa menimbulkan negatif pada metabolisme maupun tumbuh kembang anak.

Interaksi dengan Obat Lain

Apabila mengkonsumsi obat secara bersamaan dalam waktu yang sama, maka bisa saja menimbulkan interaksi obat. Interaksi yang bisa ditimbulkan jika mengkonsumsi obat kalium jenis ini secara bersamaan yaitu:

  1. Bisa menurunkan konsentrasi kalium yang terdapat di dalam darah jika dikonsumsi secara bersamaan pada infus glukosa.
  2. Adanya peningkatan resiko hiperkalemia pada inhibitor ACE, ciklosporin, Angiotensin dan antagonis reseptor.
  3. Bisa meningkatkan adanya efek yang disebabkan akibat pembentukan ulcer ketika mengkonsumsi kalium pada persediaan oral padat jika dikonsumsi bersamaan pada agen antikolinergik.
  4. Adanya peningkatan resiko hiperkalemia jika dikonsumsi secara bersamaan pada diuretik hemat kalium. 

Kelompok Orang Berisiko

Obat Kalium L-aspartat dapat digunakan dalam membantu untuk meningkatkan kadar ion kalium yang terdapat di dalam darah. Bagi diri seseorang yang mengalami hipokalemia atau kekurangan Kalium ada beberapa kelompok orang yang lebih berisiko, diantaranya seperti berikut:

  1. Menderita penyakit jantung misalnya CHF atau jantung koroner.
  2. Mempunyai riwayat penyakit liver atau hati.
  3. Lumpuh yang terjadi pada anggota gerak yang disebabkan karena hipokalemia.

Efek Samping

kalium-l-aspartat

Efek samping yang bisa ditimbulkan oleh Kalium L-aspartat ini pada biasanya berhubungan erat dengan gangguan kardiovaskuler atau bagian pencernaan. Berikut ini efek samping yang bisa dirasakan penderitanya:

  1. Diare
  2. Nafsu makan menurun
  3. Di daerah jantung merasakan ketidaknyamanan
  4. Ruam kemerahan di bagian kulit
  5. Saluran pencernaan mengalami pendarahan
  6. Perut kembung
  7. Mual dan muntah
  8. Hipersensitivitas
  9. Sakit perut
  10. Merasakan radang, perih, dan nyeri di bagian pembuluh darah.

Cara Konsumsi

  1. Sebelum menggunakan obat atau suplemen maka Anda harus mengkonsultasikannya kepada dokter atau petugas medis profesional yang lainnya.
  2. Hindari menggunakan obat Kalium L-aspartat apabila Anda sedang mengkonsumsi obat tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, gagal jantung kongestif maupun diuretik.
  3. Pasien yang mempunyai gangguan pada fungsi ginjal harus mendapatkan pengawasan yang ketat dari dokter karena harus dilakukan pemeriksaan pada kadar elektronik di dalam urine maupun darah selama menggunakan obat ini.

Kalium menjadi salah satu elektronik utama yang terdapat di dalam sel dengan peran sebagai penginduksi aksi potensial di dalam membran sel, menjaga keseimbangan osmotik, transmisi impuls di bagian saraf, melakukan pengontrolan pada keseimbangan asam basa. Kalium L-aspartat mampu membuktikan adanya penyerapan yang jauh lebih baik lagi apabila dibandingkan pada sumber kalium biasa.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis