fbpx
BerandadirektoriObatINH dan Vitamin B6

Penyakit tuberculosis merupakan penyakit menular yang menyerang saluran dan organ pernapasan manusia yakni paru-paru. Bahkan, jumlah penderita penyakit tuberkulosis atau TBC di Indonesia menempati peringkat ketiga tertinggi di dunia setelah negara Tiongkok dan India. Tingginya jumlah penderita TBC di Indonesia tentu membuat kita harus selalu waspada agar tidak tertular.  

INH, vitamin B6

Informasi 

Untungnya kini penyakit tuberculosis telah ditemukan obatnya yakni INH. INH (isonicotinic acid hydrazide) atau juga lebih dikenal sebagai obat Isoniazid adalah obat antibiotik yang digunakan untuk pengobatan pasien tuberculosis. Selain digunakan untuk mengobati penyakit tuberkulosis aktif pada pasien, obat INH juga digunakan untuk mencegah orang tertular penyakit TBC apabila mereka memiliki risiko tertular tinggi.

INH, vitamin B6
INH (isonicotinic acid hydrazide) atau juga lebih dikenal sebagai obat Isoniazid adalah obat antibiotik untuk pengobatan pasien tuberculosis.

Orang yang memiliki risiko tertular TBC tinggi adalah mereka yang mengidap HIV-AIDS, menderita fibrosis paru, tinggal bersama dengan orang yang mengalami TBC aktif serta memiliki hasil uji kulit TB positif. Sebagai obat berjenis antibiotik, INH hanya dapat mengobati infeksi bakteri dan bukannya infeksi yang disebabkan oleh virus seperti batuk dan flu biasa. 

Pemberian obat INH biasanya juga disertai oleh pemberian vitamin B6 atau pyridoxine untuk mencegah terjadinya efek samping tertentu seperti masalah saraf. Pasalnya, obat ini memang diketahui sering menimbulkan efek samping berupa kerusakan saraf perifer atau neuropati perifer. Kondisi kerusakan saraf akan menyebabkan rasa kesemutan di area tubuh.

Salah satu merk obat yang mengandung INH dan vitamin B6 adalah Santibi Plus – 100 tablet – Antibiotik (Rp90.000). SANTIBI PLUS 10 TABLET adalah obat yang digunakan untuk mengobati tuberculosis (TBC), baik TB paru maupun TB ekstra paru. Santibi mengandung ethambutol, INH, Vitamin B6 6 mg.

Dosis 

Obat INH merupakan salah satu obat antibiotik yang termasuk ke dalam golongan obat keras dan membutuhkan resep dokter untuk penggunaannya. Oleh sebab itu untuk mendapatkan dosis yang tepat maka Anda harus bertanya ke dokter terlebih dahulu. Dokter akan meresepkan Anda obat INH sesuai dengan kondisi penyakit, berat badan, usia serta respons terhadap obat.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Pengobatan untuk Dewasa

Dosis untuk pasien dewasa untuk mengobati tuberkulosis adalah sebanyak 5 mg per kg berat badan diberikan satu kali sehari. Batas maksimal dosis yang boleh diberikan sebanyak 300 mg setiap hari. Selain itu bisa juga diberikan sebanyak 2 sampai 3 kali saja setiap minggunya dengan dosis sebanyak 15 mg per kg berat badan sampai batas maksimal 900 mg satu hari. 

Pengobatan untuk Anak-anak

Dosis untuk pasien anak-anak untuk mengobati tuberkulosis adalah sebanyak 10 hingga 15 mg per kg berat badan diberikan satu kali sehari. Batas maksimal dosis yang boleh diberikan sebanyak 300 mg setiap hari. Selain itu bisa juga diberikan sebanyak 2 sampai 3 kali saja setiap minggunya dengan dosis sebanyak 20 sampai 40 mg per kg berat badan sampai batas maksimal 900 mg satu hari. 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Obat INH atau Isoniazid dapat berinteraksi dengan aluminium sehingga Anda disarankan untuk menunda konsumsi antasida sekitar 1 jam setelah mengkonsumsi Isoniazid. 

Obat INH atau Isoniazid juga kemungkinan besar dapat berinteraksi dengan makanan yang mengandung histamine atau tyramine. Makanan yang mengandung histamine seperti wine merah, keju ataupun jenis ikan tertentu. 

Interaksi langsung antara obat dengan makanan mengandung histamine dapat memicu peningkatan tekanan darah, memicu sakit kepala, pusing ataupun kulit memerah. Apabila gejala ini timbul segera beritahu dokter. 

Dokter mungkin juga akan meresepkan jenis makanan yang bisa Anda konsumsi. Anda juga dilarang menggunakan bersamaan Isoniazid dengan stavudine, warfarin serta obat berjenis antikonvulsan.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Kelompok Orang Berisiko 

Wanita hamil dan menyusui termasuk ke dalam golongan orang yang berisiko tinggi apabila mengkonsumsi obat Isoniazid. Obat ini masuk ke dalam kategori C untuk dikonsumsi ibu hamil karena penggunaan pada hewan percobaan telah menunjukkan adanya efek samping ke janin. Hanya saja belum ada riset terkontrol yang menunjukkan efek samping terhadap wanita hamil. 

Selain itu, obat Isoniazid juga diketahui akan terserap ke dalam air susu sehingga dikhawatirkan akan berbahaya bagi bayi. Penggunaan obat Isoniazid hanya diperbolehkan apabila melalui resep dokter. Orang yang memiliki riwayat alergi terhadap obat mengandung Isoniazid, obat medis lainnya, makanan harus berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu. 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Selain itu, orang dengan gangguan penyakit ginjal, penderita neuropati perifer serta penderita rasa nyeri di ujung jari kaki dan tangan termasuk ke dalam orang yang berisiko menggunakan obat ini.

Efek Samping 

Efek samping menggunakan obat Isoniazid bisa berbeda antara satu orang dan orang lainnya. Namun secara umum efek samping yang timbul yakni:

  • Refleks yang berlebih
  • Anemia
  • Mual serta muntah
  • Gangguan neuropati perifer
  • Sakit maaf
  • Penurunan nafsu makan
  • Terganggunya fungsi organ hati
  • Gangguan bicara menjadi cadel
  • Agranulositosis
  • Meningkatkan risiko munculnya lupus

Cara Konsumsi 

Penggunaan obat Isoniazid yang tepat adalah mengkonsumsinya di jadwal yang sama apabila Anda harus mengkonsumsinya secara rutin. Apabila diharuskan konsumsi obat Isoniazid di jam yang sama setiap hari maka segera konsumsi di jam yang sama. Sementara jika konsumsi beberapa kali seminggu maka konsumsilah di hari yang sama.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

itramag

Itramag: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

direktoriObat   25/09/2022
improvox

Improvox: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

direktoriObat   23/09/2022
obat amcor

Amcor: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

direktoriObat   12/09/2022
Albistrok

Albistrok: Manfaat, Dosis, Efek Samping

direktoriObat   09/09/2022
simvastatin vs atorvastatin

Sama-sama Obat Kolesterol, Ini Bedanya Simvastatin vs Atorvastatin

direktoriObat   06/09/2022

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman