fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah dalam tubuh melampaui batas normal. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai penyakit lainnya. Ada banyak faktor yang menyebabkan tekanan darah tinggi dari mulai faktor makanan, usia, berat badan hingga masalah pada jantung. Untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, biasanya dokter akan meresepkan beberapa jenis obat salah satunya Indapamide (Baca juga Mengetahui Tekanan Darah Normal Pada Orang Dewasa).

Informasi 

Indapamide merupakan obat yang digunakan untuk membantu menurunkan level tekanan darah pada penderita hipertensi. Obat ini dapat bekerja menurunkan kadar cairan yang menumpuk pada tubuh atau edema dan juga kadar garam berlebih. Kondisi penumpukan cairan dan garam pada tubuh dapat diakibatkan oleh gangguan jantung yakni gagal jantung kongestif.

Dengan mengurangi jumlah cairan pada tubuh serta kadar garam maka risiko terjadinya gangguan pernapasan serta pembengkakan akibat gagal jantung kongestif dapat dikurangi. Penderita yang mengkonsumsi obat Indapamide pun diharapkan dapat kembali berolahraga. Obat Indapamide termasuk ke dalam golongan obat diuretik yang akan memicu tubuh untuk mengeluarkan urin dalam jumlah lebih banyak.

indapamide
Untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, biasanya dokter akan meresepkan beberapa jenis obat salah satunya indapamide.

Melalui urin inilah kadar garam berlebih serta cairan edema yang menumpul pada tubuh dikeluarkan. Keluarnya kadar garam serta cairan yang menumpuk di tubuh akan membuat pembuluh darah lebih kendur. Pembuluh darah yang tidak lagi kaku akan memudahkan darah untuk mengalir sehingga tekanan darah akan turun serta membuat kinerja jantung lebih ringan.

Dosis 

Indapamide dapat dikonsumsi oleh orang dewasa untuk mengatasi penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) serta edema. Untuk memperoleh dosis yang tepat maka sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. 

Dosis untuk Penyakit Tekanan Darah Tinggi

Untuk pasien dengan penyakit hipertensi, maka dosis dewasa sebesar 1,5 mg yang dikonsumsi satu kali dalam sehari. 

Dosis untuk Penyakit Edema

Untuk pasien dewasa dengan kondisi penumpukan cairan dalam tubuh atau edema, maka dosis obat Indapamide sebesar 2,5 mg yang dikonsumsi satu kali dalam sehari

Sementara tidak terdapat keterangan mengenai dosis obat Indapamide untuk anak-anak. Oleh karena itu apabila anak mengalami kondisi hipertensi atau edema sebaiknya pengobatan harus melalui dokter terlebih dahulu. Obat Indapamide tersedia dalam bentuk tablet oral dosis 1,25 mg dan 2,5 mg.

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Ada beberapa jenis obat yang mungkin berinteraksi dengan Indapamide. Oleh sebab itu sebaiknya jangan menggunakan obat Indapamide bersamaan dengan:

  1. Steroid seperti prednisolone
  2. Lithium
  3. ACE inhibitor
  4. Untuk diabetes seperti insulin
  5. Obat salisilat meliputi aspirin, Salflex, Pills Doan dan Disalcid
  6. Obat berjenis non steroid anti inflamasi

Kelompok Orang Berisiko 

Obat Indapamide tidak boleh dikonsumsi oleh pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap obat yang mengandung Indapamide. Oleh sebab itu pasien harus selalu menjelaskan mengenai riwayat alerginya baik terhadap obat resep, obat herbal hingga makanan ke dokter. Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap sulfonamide juga harus berhati-hati jika menggunakan obat ini.

Selain itu, obat Indapamide juga tidak boleh dikonsumsi oleh pasien yang sedang mengalami atau memiliki riwayat penyakit gangguan ginjal yang parah, gangguan hati, hypokalemia, ensefalopati, pasien anuria serta stroke. 

Efek Samping 

Tidak semua pengguna obat Indapamide akan mengalami efek samping. Efek samping yang biasa timbul pun beragam dari mulai yang ringan, sedang hingga berat. Untuk efek samping ringan biasanya dapat hilang dengan sendirinya namun Anda tetap dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter apabila efek samping terasa sangat mengganggu. Efek samping yang umum adalah:

  • Pusing dan sakit kepala
  • Rasa lemah atau sangat lelah
  • Rasa kantuk
  • Anoreksia
  • Gugup
  • Agitasi
  • Mual dan muntah
  • Gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare
  • Nyeri
  • Hipokalemia

Selain itu, pada pasien dengan riwayat alergi maka akan mengalami efek samping seperti ruam pada kulit. Selain efek samping yang umum, obat Indapamide juga terkadang menimbulkan efek samping berat yang jarang terjadi seperti peningkatan kadar asam urat plasma, alkalosis metabolic, gangguan pada darah, myopia akut dan sebagainya. 

Cara Konsumsi 

Obat Indapamide dapat dikonsumsi baik sesudah maupun sebelum makan. Konsumsi obat ini rutin sebanyak satu kali pada pagi hari. Namun jumlah dosis konsumsi ini tentu harus mengikuti anjuran dokter agar lebih tepat dengan kondisi Anda. Konsumsi obat Indapamide dapat menyebabkan produksi urin meningkat sehingga konsumsi yang disarankan konsumsi obat dalam durasi 4 jam sebelum berangkat tidur.

Pasalnya obat ini akan merangsang pembuangan urin lebih banyak sehingga membuat Anda terbangun di malam hari. Konsumsi obat Indapamide harus dilakukan secara rutin di jam yang sama setiap harinya. Tujuannya agar pasien mendapatkan manfaat obat yang lebih optimal. Untuk penghentian penggunaan obat harus mengikuti anjuran dokter. Penyimpanan obat harus dilakukan pada suhu ruangan dan jauhi paparan sinar matahari langsung.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis