fbpx

Hidroksizin Dihidroksida

Sep 3, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf H | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Hidroksizin dihidroksida adalah senyawa pada obat yang digunakan untuk mengatasi dan mengobati alergi yang timbul pada kulit dan tubuh. Alergi yang bisa diobati menggunakan obat dengan kandungan senyawa Hidroksizin dihidroksida adalah alergi yang disebabkan oleh serbuk sari, makanan, karena penggunaan obat jangka pendek, bulu hewan ataupun untuk mengatasi penyakit kecemasan. 

Informasi

Obat Hidroksizin dihidroksida termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus mengikuti resep dari dokter. Obat ini tersedia di pasaran dalam berbagai merk seperti Bestalin. Kandungan Hidroksizin dihidroksida  dalam Bestalin sebanyak 25 mg. Hidroksizin dihidroksida tersedia dalam beberapa bentuk sediaan seperti tablet dan juga sirup.

Cara kerja Hidroksizin dihidroksida adalah dengan menghambat terbentuknya histamin dalam tubuh yang akan menimbulkan reaksi alergi. Penggunaan obat Bestalin dengan kandungan Hidroksizin dihidroksida  juga dapat menimbulkan rasa kantuk serta rileks sehingga sering diberikan untuk terapi kecemasan. Bestalin dengan kandungan Hidroksizin dihidroksida diberikan sebelum serta setelah operasi agar pasien bisa lebih santai atau mengantuk.

Dosis 

Obat dengan kandungan senyawa Hidroksizin dihidroksida termasuk ke dalam golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Oleh karena itu penggunaan obat ini harus mengikuti petunjuk dari dokter termasuk dosisnya. Dokter akan menyarankan dosis Hidroksizin dihidroksida yang tepat sesuai dengan usia serta kebutuhan pasien.

  • Untuk pasien dewasa maka dosis Hidroksizin dihidroksida pada merk Bestalin adalah sebanyak 25 mg dan diberikan 3 kali sehari. Apabila pasien memang membutuhkan, dosis dapat dinaikkan hingga 100 mg per hari.
  • Untuk pasien anak-anak usia di atas 6 tahun maka dosis Hidroksizin dihidroksida pada merk Bestalin adalah sebanyak 50 hingga 100 mg dan dibagi ke dalam 3 hingga 4 kali dosis. 
  • Untuk pasien anak-anak usia kurang dari 6 tahun maka dosis Hidroksizin dihidroksida pada merk Bestalin adalah sebanyak 50 mg dan dibagi ke dalam 3 hingga 4 kali dosis setiap hari.
  • Penggunaan Hidroksizin dihidroksida untuk memberikan efek penenang atau efek sedative saat ansietias pasien maka dosis dewasa sebanyak 50 hingga 100 mg. Sementara dosis untuk anak-anak adalah sebanyak 0,6 mg per kg setiap hari.

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Penggunaan Hidroksizin dihidroksida seperti Bestalin bersamaan dengan obat-obatan lainnya harus Anda konsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Pasalnya penggunaan obat ini bersamaan dengan beberapa jenis obat ternyata bisa meningkatkan masalah pada jantung secara serius. 

Selain itu penggunaan Hidroksizin dihidroksida bersamaan dengan obat lainnya juga bisa menurunkan reaksi obat dan meningkatkan efek samping. Obat-obatan lain yang memiliki risiko berinteraksi dengan Hidroksizin dihidroksida adalah:

  • Norco
  • Abilify
  • Ambien
  • Tramadol
  • Cyclobenzaprine
  • Gabapentin
  • Lamictal
  • Hydrocodone
  • Lexapro
  • Lyrica
  • Benadryl 
  • Zoloft
  • Paxil
  • Seroquel

Selain penggunaan bersama obat-obatan tertentu, Hidroksizin dihidroksida juga dilarang dikonsumsi bersamaan dengan alkohol. Konsumsi bersamaan dengan alkohol bisa meningkatkan kemungkinan efek samping.

Kelompok Orang Berisiko 

Obat Bestalin dengan kandungan Hidroksizin dihidroksida dilarang untuk diberikan ke ibu hamil serta menyusui. Obat ini  juga sebaiknya tidak diberikan kepada orang yang sedang merencanakan kehamilan. 

Penggunaan Hidroksizin dihidroksida pada ibu hamil berisiko menyebabkan janin mencari cacat. Selain itu, orang yang diketahui memiliki riwayat alergi atau sensitif terhadap Hidroksizin dihidroksida dilarang untuk menggunakan obat ini. 

Efek Samping

Penggunaan Hidroksizin dihidroksida pada pasien tertentu mungkin bisa menimbulkan efek samping. Efek samping sendiri akan berbeda antara satu orang dengan orang lainnya karena sifatnya yang individual. Efek samping yang biasa dialami yang cukup ringan adalah:

  • Kebingungan serta seperti linglung
  • Mulut dan bibir menjadi lebih kering
  • Sakit pada kepala dan terasa pusing
  • Efek samping yang biasa muncul pada lansia adalah gangguan pencernaan berupa sembelit
  • Mudah mengantuk

Efek samping ini biasanya bisa menghilang dengan sendirinya seiring penggunaan Hidroksizin dihidroksida. Namun apabila efek samping cukup mengganggu dan tidak kunjung hilang, Anda sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Sementara efek samping yang serius yang dapat muncul adalah:

  • Ruam pada kulit
  • Tremor atau tubuh menjadi gemetar tanpa diketahui penyebabnya
  • Kejang-kejang
  • Masalah pada kulit seperti kulit menjadi kemerahan, mengelupas hingga membengkak
  • Demam tinggi

Untuk efek samping berat maka Anda harus segera berkonsultasi ke dokter dan hentikan penggunaan obat.

Cara Konsumsi

Konsumsi yang tepat harus mengikuti anjuran dari dokter. Anda dilarang untuk menggabungkan beberapa dosis dalam satu waktu apabila dosis sebelumnya terlewat. Jika terlewatnya dosis sebelumnya masih belum terlalu dekat untuk dosis selanjutnya, sebaiknya segera konsumsi Hidroksizin dihidroksida. Namun apabila waktu untuk dosis berikutnya terlalu dekat maka jangan menggabungkan dosis. Cukup konsumsi dosis selanjutnya saja.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis