fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Hernia atau sering juga disebut turun berok merupakan suatu kondisi dimana ada organ dalam tubuh yang menekan dan menonjol ke depan melalui otot-otot. Hal ini bisa terjadi juga karena jaringan ikat disekitar organ tubuh lemah. Pada dasarnya otot ataupun jaringan tubuh tersebut sebenarnya cukup kuat untuk menahan beban organ dalam tubuh. 

Namun ada beberapa hal dan faktor lainnya yang dapat menyebabkan jaringan tersebut melemah. Jaringan ikat yang melemah itu akhirnya tidak sanggup lagi menahan organ dalam tubuh sehingga  menyebabkan timbulnya hernia.

 Informasi

Hernia merupakan keadaan dimana organ tubuh mengalami penurunan atau organ tidak berada pada tempat yang seharusnya. Ada banyak sekali faktor yang dapat menimbulkan penyakit ini mulai dari faktor gen ataupun aktivitas sehari-hari. Ada beberapa jenis hernia diantaranya adalah : hernia otot, diafragma, hiatus, femoralis dan lain sebagainya.

Jenis Hernia

Ada beberapa jenis hernia, antara lain:

  • Hernia inguinalis: terjadi pada titik lemah di atas ligamentum inguinalis, yang berada di atas pangkal paha. Ini adalah jenis hernia yang paling umum. Mereka biasanya mempengaruhi pria.
  • Hernia femoralis: terjadi di bagian atas paha, di bawah ligamentum inguinalis. Mereka terutama mempengaruhi wanita.
  • Hernia insisional: terjadi pada jaringan parut akibat sayatan bedah yang dibuat sebelumnya (luka). Dinding perut lebih lemah di sana, sehingga hernia lebih mungkin terjadi.
  • Hernia umbilikal: timbul pada titik lemah di dinding perut dekat pusar (pusar). Mereka paling umum pada bayi dan orang dewasa yang kelebihan berat badan.
  • Hernia epigastrik: di mana jaringan menusuk melalui celah di dinding perut antara tulang dada dan pusar.

Gejala

Setiap penyakit pasti memiliki gejala masing-masing dan gejala dari hernia inipun berbeda-beda tergantung dari lokasi bagian tubuh mana yang sakit dan juga seberapa besar kadar keparahannya.  Berikut dibawah ini beberapa gejala dari hernia :

  •  Adanya Benjolan

Perlu diwaspadai apabila muncul suatu benjolan aneh didalam tubuh, karena itu bisa saja merupakan salah satu gejala dari hernia. Hal ini muncul karena adanya organ tubuh yang keluar ataupun keluar dari tempatnya. Mula-mula benjolan ini berukuran kecil akan tetapi jika dibiarkan begitu saja akan memperbesar ukurannya dan dapat memperparah keadaan seseorang. 

  • Rasa Nyeri Pada Area Benjolan

Gejala yang ditandai dengan rasa nyeri pada area benjolan merupakan tahap kedua dari hernia. Segeralah periksakan diri ke dokter karena tidak semua nyeri pada benjolan adalah hal yang biasa. Untuk penyakit ini rasa nyeri akan sangat terasa apabila sedang melakukan pekerjaan yang cukup melelahkan khususnya pada saat mengangkat atau membawa benda yang berat

  • Benjolan Bertambah Besar

Gejala awal yang dibiarkan begitu saja dapat memicu pertumbuhan ukuran benjolan sehingga menyebabkan benjolan semakin besar. Ketika sudah membesar maka akan mengganggu aktifitas yang dilakukan oleh seseorang. Pada dasarnya yang ukuran kecil saja sudah menimbulkan rasa nyeri yang mengganggu apalagi ukuran yang besar.

  • Konstipasi

Konstipasi merupakan suatu keadaan dimana frekuensi ataupun intensitas buang air besar seseorang lebih sedikit dari biasanya. Salah satu gejala hernia adalah konstipasi. Jadi hernia dapat menyebabkan menurunnya frekuensi buang air besar seseorang. Pergilah ke dokter untuk diperiksa jika mengalami tanda-tanda ini.

  • Rasa Berat dan Tak Nyaman di Tubuh

Salah satu gejala lainnya dari hernia adalah timbulnya rasa berat dan tak nyaman pada badan yang dapat mengganggu aktivitas seseorang. Rasa berat dan tak nyaman ini biasanya timbul atau muncul pada area perut terutama ketika sedang membungkuk atau melakukan kegiatan yang dapat menekan perut.

 Penyebab

Hernia dapat disebabkan oleh adanya tekanan-tekanan yang membuat otot ataupun jaringan ikat organ dalam tubuh melemah. Tekanan tersebut adalah : batuk atau bersin secara terus-menerus, mengejan terlalu keras saat buat air, dan melakukan aktivitas yang yang berlebihan. Faktor keturunan merupakan salah satu penyebab penyakit ini.

Faktor Risiko

Ada beberapa hal yang dapat menjadi faktor resiko dari penyakit ini. Faktor risiko yang adapun berbeda-beda, ada yang terjadi karena faktor usia, keturunan, bayi prematur, kehamilan, melahirkan, batuk yang terus menerus dan tak berhenti, obesitas, banyak melakukan aktivitas yang melelahkan, mengangkat benda-benda berat. Beberapa hal tersebut merupakan hal yang harus diwaspadai oleh setiap orang.

Diagnosis

Biasanya proses pendiagnosaan dilakukan oleh dokter dengan cara meraba tau menyentuh bagian jendolan yang ada pada tubuh. Jendolan tersebut biasanya dapat terlihat apabila penderita sedang berdiri ataupun batuk. Jadi diagnosis awal dapat dilakukan dengan cara ini.

Ketika pemeriksaan awal sudah dilakukan, untuk mendapatkan hasil diagnosis yang lebih akurat dokter menyarankan untuk melakukan beberapa hal, yaitu : melakukan pemeriksaan CT scan berfungsi untuk memeriksa organ dalam tubuh, USG berfungsi untuk memeriksa dan mendapatkan gambar pada organ dalam perut manusia, dan MRI alat pendeteksi kerusakan pada otot perut.

Pengobatan

Sebelum melakukan pengobatan lakukan terlebih dahulu pemeriksaan lebih lanjut mengenai hernia yang diderita. Pemeriksaan ini dapat berupa bagian apa yang terkena penyakit, seberapa parah penyakitnya, apa saja isi dari hernia tersebut. Setelah melakukannya maka dapat dilakukan pengobatan yang baik dan tepat untuk menanganinya. Ada dua cara untuk mengobati penyakit ini diantaranya adalah :

Yang pertama melakukan terapi obat,bagi sebagian orang yang takut jika akan melakukan operasi maka sistem pengobatan ini sangat cocok dan mudah untuk dilakukan. Yang kedua adalah melakukan operasi pada bagian yang sakit. Operasi dilakukan untuk membenarkan kembali posisi organ yang keluar daripada tempatnya.  

Pencegahan

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk bisa pencegah penyakit ini, pencegahan yang dilakukan pun tergolong relatif mudah dan tentunya sangat menyehatkan bagi tubuh. Pencegahan tersebut diantaranya adalah : pertama berhentilah merokok, merokok dapat menyebabkan batuk yang berkala. Tekanan yang dihasilkan dari batuk tersebut bisa menimbulkan penyakit ini.

Kedua usahakan untuk tidak melakukan aktivitas dengan berlebihan, istirahatlah yang cukup dan sadari batasan tubuh diri sendiri. Ketiga, makan makanan sehat yang kaya akan serat sehingga proses buang air besarnya lancar. Ketika mengalami konstipasi maka mengejan dapat menimbulkan penyakit ini. Keempat jagalah berat badan dan lakukan olahraga yang rutin. Terakhir janganlah mengangkat benda yang berbeban berat.

Demikian artikel tentang hernia, banyak sekali hal yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit ini. Gejala awalnya pun cukup kurang dapat ditanggapi dengan serius karena sebagian orang menganggap benjolan kecil merupakan hal yang sepele.

Akan tetapi penyakit ini jika didiagnosis  dan juga ditangani dengan tepat juga maka akan membuahkan kesembuhan. Cara pencegahannya pun cukup mudah, hanya dengan pola hidup yang sehat dan juga menghindari mengangkat beban berat manusia dapat terhindar dari penyakit ini. Semoga artikel ini bermanfaat.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis