fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Setiap wanita yang telah melalui pubertas, pasti mengalami dismenore. Dismenore adalah istilah yang menggambarkan keluhan kram di perut bagian bawah ketika menjelang atau saat sedang menstruasi. Sebagian wanita merasakan dismenore yang bersifat ringan, namun ada pula yang mengalami dismenore berlebihan sehingga mengganggu aktivitas harian sebagian wanita lainnya.

Informasi

Dismenore ditandai dengan timbulnya kram pada perut bagian bawah. Kondisi ini normal terjadi pada setiap wanita yang mengalami menstruasi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Apalagi, seiring bertambahnya usia, dismenore akan menghilang secara bertahap. Ada dua jenis dismenore yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Berikut ini penjelasannya.

Dismenore Primer

Nyeri dismenore primer terjadi karena kontraksi otot rahim yang kuat dan muncul di perut bagian bawah, kemudian menjalar hingga ke area punggung bagian bawah dan paha. Nyeri ini timbul 1-2 hari sebelum menstruasi tiba dan bisa juga muncul selama menstruasi. Selama mengalami penyakit ini, timbul gejala seperti mual, muntah, lesu, lemah, bahkan diare.

Dismenore Sekunder

Nyeri dismenore sekunder terjadi karena masalah organ reproduksi wanita. Nyeri ini biasanya dimulai pada awal siklus menstruasi dan bertahan lebih lama daripada kram menstruasi secara umum. Dismenore sekunder tidak disertai gejala lain dan akan berkurang seiring bertambahnya usia.

Gejala

Secara umum, berikut ini adalah gejala penyakit ini yang akan Anda rasakan adalah:

  • Kram atau nyeri diperut bagian bawah, kemudian menyebar ke area punggung bawah dan paha bagian dalam
  • Nyeri menstruasi selama 1-2 hari sebelum atau selama menstruasi berlangsung
  • Rasa sakit yang intens
  • Perut kembung

Penyakit ini memiliki gejala yang khas, yaitu:

  • Rasa sakit dimulai ketika periode dimulai, atau lebih awal
  • 24 jam pertama mungkin adalah fase paling menyakitkan
  • Gumpalan darah dapat ditemukan dalam darah menstruasi

Selain itu dismenorea dapat dikaitkan dengan:

  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Masalah pencernaan, seperti diare atau sembelit
  • Pingsan

Penyebab

Penyebab penyakit ini tergantung dari jenisnya. Pada dismenore primer, nyeri perut disebabkan oleh adanya kontraksi otot rahim. Kontraksi otot rahim yang terlalu kuat akan menekan pembuluh darah di sekitarnya sehingga suplai oksigen menuju rahim terhambat. Rendahnya suplai oksigen dalam rahim inilah yang menimbulkan rasa sakit dan kram saat ataupun selama menstruasi.

Sedangkan dismenore sekunder disebabkan oleh beberapa kondisi berikut ini.

  • Endometriosis
  • Fibroid rahim
  • Penyakit radang panggul (IPD)
  • Adenomiosis
  • Penyempitan serviks

Faktor Risiko

Faktor yang meningkatkan risiko nyeri saat menstruasi atau dismenore adalah sebagai berikut.

  • Wanita berusia dibawah 30 tahun
  • Berada di masa puber, sejak usia 11 atau kebawah (pubertas dini)
  • Mengalami perdarahan berat atau tidak normal saat menstruasi
  • Mengalami perdarahan menstruasi yang tidak teratur
  • Belum pernah melahirkan
  • Memiliki riwayat dismenore dalam keluarga
  • Seorang perokok.

Diagnosis

Langkah awal diagnosis penyakit ini, dokter akan menanyakan riwayat medis Anda terlebih dulu. Setelah mengantongi informasi tersebut, dokter akan melakukan serangkaian tes, mulai dari pemeriksaan fisik dan laboratorium. Saat dokter mencurigai adanya kelainan atau infeksi organ reproduksi Anda, maka akan dilakukan pemeriksaan pelvis. Beberapa tes yang akan dilakukan dokter untuk memastikan diagnosis dismenore adalah sebagai berikut.

1. USG

Dengan menggunakan gelombang suara, USG berguna untuk memeriksa rahim, serviks, tuba falopi, dan indung telur.

2. CT scan atau MRI

Tes ini bertujuan untuk melihat detail organ, tulang, dan jaringan guna mendiagnosis penyebab dismenore.

3. Laparoskopi 

Sementara, laparoskopi untuk melihat penyebab dari rasa sakit yang Anda alami.

Pengobatan

Dismenore wajar dialami oleh setiap wanita. Bagi sebagian wanita, dismenore tidak memerlukan pengobatan khusus karena gejala yang dirasakan cenderung ringan dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, bagi sebagian wanita yang lain, nyeri atau kram saat menstruasi sangat intens sehingga menghambat rutinitas sehari-hari. Nah, jika sudah begini, yang Anda butuhkan adalah pengobatan khusus untuk meringankan gejala. Berikut ini adalah pilihan pengobatan dismenore selama menstruasi.

1. Minum Obat Pereda Nyeri

Dismenore yang mengganggu aktivitas harian, dapat diatasi dengan mengonsumsi obat pereda nyeri, misalnya ibuprofen dan naproxen. Kedua obat ini bisa didapatkan secara bebas tanpa resep dokter di apotek atau toko obat. Sebelum diminum, pastikan untuk membaca petunjuk pemakaiannya dengan teliti. Lalu, minum obat pereda nyeri ini sesuai dosis yang dianjurkan untuk menghindari efek samping.

2. Kontrasepsi Hormonal

Tidak hanya obat pereda nyeri, Anda bisa mengonsumsi kontrasepsi hormonal untuk meringankan gejala nyeri dismenore. Kontrasepsi hormonal ini seperti pil minum, suntikan, koyo, implan bawah kulit, IUD, atau cincin yang dimasukkan dalam vagina.

3. Operasi 

Operasi dilakukan apabila nyeri menstruasi disebabkan oleh kondisi kesehatan lain dan atas anjuran dokter.

Pencegahan

Untuk menghindari gejala nyeri dismenore saat menstruasi atau menjelang menstruasi, sebaiknya, terapkan beberapa hal berikut.

1 Hindari Stres

Meskipun wanita yang sedang menstruasi sering merasa mood swing, cobalah untuk pintar-pintar dalam mengontrol emosi supaya rasa nyeri tidak memburuk.

2. Aktif Bergerak

Aktif bergerak terutama berolahraga sangat baik untuk mengurangi rasa sakit saat dismenore karena membantu sirkulasi peredaran darah.

3. Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman

Usahakan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak, garam, dan gula yang tinggi. Hindari pula minuman bersoda, berkafein, dan beralkohol. Sebab, makanan dan minuman ini dapat memperparah nyeri menstruasi.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis