fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Gatifloxacin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati penyakit bronkitis kronis eksaserbasi akut, sinusitis akut, dan pneumonia karena lingkungan (community acquired pneumonia) dan infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri.

Informasi

Gatifloxacin adalah jenis obat antibiotik golongan fluorokuinolon generasi ketiga yang memiliki spektrum sangat luas. Obat ini sangat aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Obat ini bekerja dengan cara mencegah dan menghambat dua tipe enzim topoisomerase II yaitu DNA Gyrase dan topoisomerase IV. Topoisomerase IV akan memerlukan DNA terpisah yang telah direplikasi sebelum pembelahan sel bakteri. Karena DNA yang tidak dipisahkan tersebut, proses pembelahan sel akan terhenti dan bakteri tidak akan bisa berkembang biak. Setelah itu, DNA Gyrase akan bertanggung jawab untuk penggandaan rantai DNA sehingga akan cocok di dalam sel yang baru terbentuk. Dengan  kombinasi dari dua mekanisme tersebut bakteri akan terbunuh sehingga Gatifloxacin digolongkan sebagai bakterisida.  

Salah satu merek dagang dari obat Gatifloxacin yang selama ini kerap digunakan adalah Gaforin. Gaforin merupakan sediaan obat steril yang menggunakan Gatifloxacin sebagai komposisi utamanya. Obat ini berfungsi untuk meringankan infeksi pada mata seperti peradangan pada konjungtiva dan radang pada kornea mata yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Karena termasuk ke dalam jenis obat keras, anda hanya bisa mendapatkan obat ini menggunakan resep dokter. Penggunaan obat keras yang tidak disertai dengan resep dokter akan menimbulkan berbagai macam risiko yang akan memperburuk kondisi atau keluhan yang dialami. 

Dosis

Dosis umum untuk penggunaan obat Gatifloxacin adalah 1 tablet 400 mg sehari atau 1 vial injeksi 400 mg atau 40 ml untuk semua indikasi.

Kontraindikasi

Obat ini tidak boleh dan dilarang keras untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita kondisi atau memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap komponen atau komposisi yang ada dalam obat ini. Hipersensitivitas merupakan suatu kondisi dimana munculnya sebuah reaksi yang berlebihan karena terlalu lemah atau sensitifnya respon imun tubuh. Akibatnya akan terjadi kerusakan, ketidaknyamanan, dan dapat mengakibatkan kondisi yang sangat fatal bagi tubuh. Reaksi ini dibedakan menjadi 4 tipe, yaitu hipersensitivitas tipe 1, hipersensitivitas tipe 2, hipersensitivitas tipe 3, dan hipersensitivitas tipe 4. Semakin tinggi tingkatan hipersensitivitas, maka dampak yang dihasilkan akan semakin buruk. Oleh karena itu pastikan anda selalu berkonsultasi dengan dokter jika ingin menggunakan obat-obatan tertentu untuk menghindari reaksi hipersensitivitas. 

Interaksi dengan Obat Lain

Gatifloxacin akan menyebabkan interaksi dengan obat lain apabila :

  1. Pasien mengonsumsi multivitamin yang mengandung preparat besi, seng, magnesium, dan obat antasida yang mengandung aluminium dan magnesium. Jika anda menggunakan obat-obatan tersebut, biasanya dokter akan menyarankan pemberian tequin (gatifloxacin) sebaiknya diberi jarak minimal selama 4 jam.
  2. Diberikan bersamaan dengan obat antiaritmia seperti amiodarone, quinidine, sotalol karena dapat mengganggu irama jantung (pemanjangan QT interval).
  3. Bila digunakan bersamaan dengan obat golongan antidiabetes maka akan menyebabkan gangguan kadar gula darah yang akan membahayakan penderita diabetes.
  4. Bila digunakan bersamaan dengan theophylline akan menyebabkan meningkatnya konsentrasi theophylline yang ada di dalam darah.
  5. Bila digunakan bersamaan dengan cyclosporin akan menyebabkan meningkatnya kreatinin yang ada di dalam darah.

Kelompok Orang Berisiko

Penggunaan obat Gatifloxacin harus dihindarkan dari pasien yang memiliki hipersensitivitas terhadap gatifloksasin (Gatifloxacin) atau antibiotik golongan kuinolon lainnya. Selain itu, penderita diabetes sebaiknya juga menghindari penggunaan obat ini karena akan sangat beresiko untuk kondisi kesehatan. Bagi anda yang sedang hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika ingin menggunakan obat ini karena menurut studi yang dilakukan pada hewan percobaan menunjukkan adanya efek samping dari Gatifloxacin pada janin.

Efek Samping

Sama seperti dengan obat yang lainnya, mengonsumsi Gatifloxacin pasti akan menimbulkan efek samping. Meskipun efek samping tidak selalu terjadi, namun beberapa kondisi akan menyebabkan munculnya efek samping tersebut. Oleh karena itu, untuk menghindari dan mencegah adanya efek samping dari penggunaan obat ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait dengan kondisi anda. Dokter akan membantu anda memberikan dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan yang anda keluhkan. Efek samping dari penggunaan obat ini bersifat ringan dan ada pula yang bersifat serius yang harus segera mendapatkan tindakan atau pertolongan medis. Adapun efek samping dari penggunaan Gatifloxacin adalah :

  1. Efek samping ringan : mual, muntah, diare, sakit kepala, dan pusing.
  2. Dysglycemia (kadar gula darah menjadi tidak normal).
  3. Iritasi konjungtiva, peningkatan air mata, bengkak kelopak mata, sakit kepala, gangguan penglihatan.
  4. Efek samping yang berpotensi fatal : anafilaksis, superinfeksi bakteri atau jamur.

Cara Konsumsi

Gatifloxacin sediaan tablet dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan sesuai dengan dosis yang sudah dianjurkan oleh dokter. Untuk sediaan obat dalam bentuk tetes mata hindari penggunaan lensa kontak selama masa pengobatan. Pastikan kondisi mata dan tangan atau aplikator sudah bersih.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis