fbpx

Fluprednidene Acetate

Sep 9, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf F | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Fluprednidene Acetate merupakan obat yang digunakan untuk merawat, mengontrol, dan mencegah berbagai macam kondisi kulit yang disebabkan oleh infeksi.

Informasi

Fluprednidene Acetate termasuk dalam golongan obat kortikosteroid glukokortikoid atau yang sering disebut dengan istilah steroid yang digunakan untuk meredakan gejala dermatitis. Obat ini tersedia dalam bentuk krim yang didalamnya mengandung antibiotik dan hanya bisa digunakan untuk usia dewasa saja.  Antibiotik yang digunakan dalam salah satu sediaa obat/kri/salep dengan fluprednidene adalah neomycin. Neomycin merupakan antibiotik golongan aminoglikosida yang secara khusus digunakan untuk mengobati infeksi terutama infeksi yang disebabkan oleh bakteri garam. Antibiotik ini akan bekerja dengan cara mengikat sub unit 30s dari lapisan ribosom bakteri, pertumbuhan bakteri akan terhambat karena sintesa protein juga terhambat.

Berbagai macam kondisi kulit yang bisa diobati menggunakan Fluprednidene Acetate adalah sebagai berikut :

  1. Dermatitis kontak
  2. Dermatitis seboroik
  3. Dermatitis atoik
  4. Eksim
  5. Dermatosis inflamasi

Karena termasuk dalam jenis obat keras, maka anda harus wajib untuk berhati-hati dalam menggunakan Fluprednidene Acetate. Alangkah lebih baik jika anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Meskipun obat ini sudah dijual secara bebas dan bisa didapatkan di apotek-apotek atau toko online lain, namun sebelum membeli lebih baik anda membaca tentang informasi produk secara menyeluruh.

Dosis

Dosis pada satu orang dengan orang yang lain pasti akan berbeda, dokter pasti akan selalu menyesuaikan dosis dengan keluhan yang disampaikan oleh pasien. Oleh karena itu pada saat penggunaan Fluprednidene Acetate sebaiknya anda selalu mematuhi petunjuk dan aturan dari dokter agar obat dapat bekerja secara optimal dan maksimal. Untuk dosis umum penggunaan obat Fluprednidene Acetate pada orang dewasa adalah oleskan secara menipis pada seluruh bagian kulit yang bermasalah sebanyak 2 – 3 kali dalam sehari. Jika dalam penggunaan selama 2 minggu kondisi tidak membaik maka hentikan penggunaan untuk menghindari adanya efek samping.

Kontraindikasi

Obat ini tidak boleh dan dilarang keras untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita kondisi atau memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap komponen atau komposisi yang ada dalam obat ini. Selain itu obat ini juga tidak boleh digunakan untuk penderita herpes simplex, varicella, TB kulit, dan dermatitis yang disebabkan oleh sifilis.

Interaksi dengan Obat Lain

Seperti yang sudah diketahui, mengonsumsi obat secara bersamaan akan menimbulkan sebuah interaksi yang membahayakan. Ada obat yang bisa diminum secara bersamaan, ada pula obat yang tidak bisa digabungkan dengan obat lainnya. Penggunaan Fluprednidene Acetate yang digunakan secara bersamaan dengan obat lain tanpa sepengetahuan dokter akan menyebabkan :

  1. Berkurangnya efek dari barbiturat, carbamazepine, fenitoin, primidone, dan rifampicin.
  2. Meningkatnya efek thiazide dan furosemide.
  3. Meningkatnya resiko perdarahan saluran cerna dengan NSAID
  4. Berkurangnya konsentrasi serum salisilat.
  5. Berkurangnya efek antimuskarinik pada myasthenia gravis.
  6. Meningkatnya kebutuhan akan obat anti diabetes dan anti hipertensi.

Oleh karena itu jika anda ingin menggunakan obat Fluprednidene Acetate dan ingin menghindari berbagai macam efek samping yang mungkin saja bisa terjadi, sampaikan dan konsultasikanlah dengan dokter terkait dengan kondisi anda. Sampaikan obat apa saja yang sedang dikonsumsi, alergi apa yang dimiliki, dan kondisi lain yang perlu untuk dikonsultasikan.

Kelompok Orang Berisiko

Penggunaan Fluprednidene Acetate akan dilarang jika anda memiliki kondisi medis seperti alergi Fluprednidene, dermatitis pada daerah sekitar puting, sedang hamil atau menyusui, dan memiliki luka yang terbuka.

Efek Samping

Berikut ini efek samping yang akan muncul ketika mengonsumsi Fluprednidene Acetate :

  1. Keringat berlebih
  2. Kulit menipis
  3. Kulit mengelupas
  4. Kulit kering
  5. Iritasi
  6. Kulit terasa terbakar
  7. Hipopigmentasi lokal atau perubahan warna kulit menjadi lebih terang di beberapa bagian kulit.

Efek samping yang dialami oleh seseorang bisa bermacam-macam, bisa saja efek samping yang dirasakan tidak ada dalam daftar diatas. Oleh karena itu, jika dalam penggunaan Fluprednidene Acetate dirasa ada gejala yang aneh dan tidak wajar maka segera hubungi dokter atau kunjungi layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain itu, jika dalam waktu 2 minggu kondisi kulit tidak membaik maka segera hentikan penggunaan dan konsultasikan kepada dokter.

Cara Konsumsi 

Fluprednidene Acetate hanya digunakan untuk pengaplikasian luar, tidak boleh dimakan atau ditelan. Cukup ambil obat dan oleskan secara tipis-tipis pada bagian kulit yang sedang bermasalah. Untuk pemakaian dan dosis penggunaan, silahkan baca dengan teliti aturan pakai yang sudah ada di dalam kemasan.  Sebelum menggunakan obat, pastikan tangan dan kondisi kulit yang akan diolesi obat sudah bersih. Setelah menggunakan obat segera cuci tangan dan usahakan agar tidak terkena mata atau mulut, jika dirasa terkena mata atau mulut maka segera bilas menggunakan air mengalir. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis