fbpx

Betametason Dipropionat

Sep 9, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf B | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Betametason dipropionat merupakan jenis obat golongan steroid glukokortikoid yang memiliki kemampuan sebagai antiinflamasi dan imunosupresan. Obat ini adalah obat topikal, sehingga bentuk kemasannya yaitu krim, salep, lotion atau gel. Fungsi utama obat betametason dipropionat yaitu untuk mengatasi gatal-gatal dan kondisi masalah kulit lainnya seperti eksim. 

Informasi

Betametason dipropionat termasuk obat yang berpotensi super tinggi atau kortikosteroid yang digunakan untuk mengobati kulit akibat inflamasi seperti eksim, dermatitis, dan psoriasis. Obat ini termasuk analog sintetik dari kortikosteroid adrenal. Cara mekanisme kerja dari obat betamethasone dipropionat belum dapat diketahui secara pasti, namun efektif jika diaplikasikan secara topikal dermatosis inflamasi. Obat betametason akan mengurangi peradangan akibat masalah kulit. Senyawa kandungan yang terdapat dalam obat ini yaitu fosfat dan valerat. 

Dosis

Obat betametason dipropionat adalah obat oles luar yang diberikan di permukaan tubuh. 

  • Dosis dewasa: untuk orang dewasa oleskan obat betametason ini pada bagian yang infeksi sebanyak 1 hingga 2 kali sehari tepatnya pada pagi dan malam hari dengan takaran tidak melebihi 45 gr per minggu. Namun, bila kondisi Anda tak kunjung membaik setelah 2 minggu, segera konsultasikan hal ini kepada dokter
  • Dosis anak-anak (usia di atas 12 tahun): untuk obat bentuk krim oleskan pada area yang infeksi 1-2 kali sehari. Untuk obat bentuk lotion, oleskan obat 2 kali sehari pada pagi dan malam.

Dosis obat betametason dipropionat pada anak-anak belum terdapat ketentuan khusus, sehingga obat ini mungkin saja berbahaya bagi anak-anak khususnya di bawah usia 12 tahun. Oleh karena itu, obat ini harus di simpan di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.

 Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Penggunaan obat-obatan lain bersamaan dengan obat betametason dipropionat tentu akan mempengaruhi kinerja obat ini dan dapat meningkat risiko efek buruk. Beberapa obat-obatan lain yang berisiko interaksi dengan betametason antara lain: 

  • Diphenhydramine
  • Paracetamol
  • Albuterol
  • Budesonide
  • Vitamin B12 

Kelompok Orang yang Berisiko

Kondisi masalah kesehatan Anda juga akan mempengaruhi kinerja obat betametason menyembuhkan sakit kulit Anda. Sebelum penggunaan obat betametason dipropionat, Anda perlu menghubungi dokter jika memiliki kondisi penyakit: 

  • Diabetes
  • Gangguan sistem imun
  • Ruam popok
  • Hiperadrenokortisisme
  • Ocular toxicities
  • Katarak
  • Kelainan sirkulasi
  • Infeksi lain

Anda juga perlu mewaspadai dalam pengobatan ini jika memiliki alergi obat, atau alergi terhadap makanan pewarna, perasa dan alergi binatang. Anda harus menginformasikan kepada dokter terlebih dahulu jika sedang melakukan pengobatan lain seperti kemoterapi. Jika sedang dalam kondisi hamil dan menyusui, Anda sebaiknya tidak dianjurkan menggunakan obat betametason. Obat betametason sebaiknya tidak diberikan pada orang yang sedang menerima vaksinasi, atau mengalami penyakit TB kulit dan infeksi varisela. 

Efek Samping

Penggunaan obat betametason dipropionat kemungkinan dapat menimbulkan efek samping umum di antaranya:

  • Kulit terasa panas
  • Gatal-gatal
  • Kulit terasa pedas pada area kulit yang diobati
  • Rambut rontok atau menipisnya rambut

Beberapa efek samping lain yang dapat terjadi antara lain:

  • Kulit menjadi kemerahan dan bersisik di sekitar mulut
  • Penipisan kulit sehingga menyebabkan lebam terutama pada kulit terlipat (kulit pada sela-sela jari)
  • Pembengkakan pada kulit

Anda harus menghentikan penggunaan obat betametason dipropionat dan segera temui dokter jika mengalami efek samping langka yang mungkin terjadi seperti:

  • Timbulnya jerawat pada area yang diobati
  • Kulit menjadi bintik-bintik disertai gatal
  • Peningkatan pertumbuhan rambut pada dahi, lengan, punggung dan kaki
  • Kulit terlihat lebih cerah pada area yang sakit
  • Kesemutan dan rasa seperti ditusuk atau rasa geli
  • Timbul garis berwarna merah keunguan pada bagian wajah, leher, lengan, paha dan kaki

Namun tidak semua penggunaan obat ini mengalami efek samping seperti yang disebutkan di atas, karena bisa saja efek samping tidak sama dengan gejala-gejala tersebut. Jika Anda merasa khawatir dengan efek samping pada obat betametason dipropionat, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter untuk mengetahui jenis efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat ini. 

Cara Penggunaan

Sebelum penggunaan obat betametason dipropionat, pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu dengan air bersih. Bersihkan dan keringkan area permukaan kulit yang akan diobati. Oleskan secara tipis-tipis ke seluruh permukaan pada kulit yang sakit. Hindari sentuhan tangan setelah obat diolesi, diamkan selama beberapa saat hingga obat meresap dan kering. Setelah mengolesi obat, jauhkan tangan Anda dari area bibir, mata atau mulut. Anda harus segera mencuci tangan Anda kembali setelah menggunakan obat ini. 

Setelah obat ini dioleskan, kulit yang diobati jangan ditutup rapat oleh kain kasa. Anda tidak diperbolehkan menggunakan obat ini secara terus-menerus dalam waktu lama karena akan mengakibatkan infeksi lebih serius.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis