fbpx

Fludrocortisone Acetate

Sep 9, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf F | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Ketika mengalami serangan rendahnya glukokortikoid, Anda mungkin akan langsung panik. Pasalnya, penyakit yang disebabkan karena adanya masalah pada kelenjar adrenal ini tidak bisa diobati hanya dengan obat warung biasa. Anda harus berkonsultasi ke dokter agar bisa tepat dalam mendapat penanganan. Biasanya, Anda akan diberi resep berupa obat Fludrocortisone acetate. Yuk, simak ulasan mengenai obat satu ini.

Informasi

Termasuk dalam obat hormon kortikosteroid, maka wajar jika Fludrocortisone acetate digolongkan dalam obat keras yang mana hanya bisa dibeli dan digunakan sesuai resep dan anjuran dari dokter saja. Untuk itu, Anda jangan asal dalam membelinya karena sudah pasti kesehatan tubuh adalah yang utama.

Kortikosteroid sendiri merupakan zat yang berasal dari sintetis alami glukokortikoid yang ada di dalam tubuh manusia. Zat ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan haram dan air serta menjaga agar tekanan darah tetap normal. Apabila zat ini tidak ada, maka karbohidrat tidak akan bisa dipecah dengan sempurna.

Lantaran berbagai manfaatnya, obat satu ini sangat bagus dalam mengatasi masalah pada kelenjar adrenal. Salah satunya adalah mengatasi tekanan darah rendah seperti gangguan hipotensi postural kronis. Inilah mengapa, obat ini sering digunakan oleh para dokter dan apoteker dalam mengatasi berbagai masalah yang ada akibat kelenjar tersebut.

Dosis

Sebagai obat keras, maka Anda hanya perlu mengikuti saran dokter pada dosis pemakaiannya. Dosis yang diberikan pada tiap pasien juga bisa berbeda tergantung dari kondisi tubuh pasien dan tingkat keparahan masalah kulit yang menyerang.

Namun pada umumnya, dosis sebanyak 0,05 – 0,1 mg oral per 24 jam akan diberikan pada usia dewasa untuk mengobati penyakit addison dan dosis sebanyak 0,1 – 0,2 mg oral per 24 jam akan diberikan untuk pengobatan sindrom adrenogenital. Berbeda dengan dewasa, dosis untuk anak-anak adalah sekitar 0,1 – 0,2 mg. Dosis ini biasanya akan diberikan dalam bentuk tablet oral dengan kandungan Fludrocortisone acetate sebanyak 0,1 mg.

Kontraindikasi

Obat ini tidak dapat dipakai dengan obat tertentu lainnya. Salah satu golongan obat yang dilarang digunakan bersama-sama dengan obat ini adalah golongan Rotavirus Vaccine. Pasalnya, gabungan keduanya bisa merubah dosis dan menurunkan efektivitas obat Fluocinolone ini sendiri. Bahkan, gabungan keduanya juga terkadang bisa meningkatkan resiko efek sampingnya.

Selain obat tersebut, ada juga obat golongan Bupropion, Itraconazole, Alatroloxacin, Cinoxacin, Balofloxacin, Clinafloxacin, Ciprofloxacin, hingga Enoxacin dan Fleroxacin pun juga sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan. Kemudian, obat seperti Flumequine, Furosemide, Fosphenytoin, Gemifloxacin, Licorice, Grepafloxacin, serta Lomefloxacin, Norfloxacin, dan Moxifloxacin sebaiknya juga dihindari pemakaian bersamaan.

Masih ada lagi lho obat yang dilarang dikonsumsi dengan obat ini. Sebut saja Pefloxacin, Ofloxacin, Prulifloxacin, Phenythoin,Rifapentine, Rifampin, Rufloxacin, Rosoxacin, Sparfloxacin, hingga Saiboku-To dan Temafloxacin. Terakhir, obat dari golongan Tosufloxacin dan juga Trovafloxacin Mesylate juga dilarang keras dipakai bersama-sama karena bisa menimbulkan efek yang berbahaya.

Adapun beberapa orang dengan risiko yang disarankan tidak menggunakan obat ini adalah mereka yang mengalami penyakit tulang, edema, penyakit jantung, dan orang yang mengalami hipersensitivitas akan bahan obat ini. Tidak hanya itu, mereka yang memiliki penyakit jantung, hipertensi, penyakit ginjal, dan infeksi mata herpes juga tidak boleh menggunakan obat ini.

Kemudian, mereka dengan gangguan hati, usus, myasthenia gravis, pembedahan perut, hingga TBC juga tidak diperkenankan menggunakannya. Selanjutnya, orang dengan maag dan tiroid pun juga dianjurkan tidak memakai obat ini. Bahkan dalam beberapa kasus, wanita hamil dan ibu menyusui sebaiknya berdiskusi dengan dokter lebih dulu jika ingin memakainya.

Efek Samping

Sama seperti obat lainnya, rupanya kandungan Fludrocortisone acetate juga bisa menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin bisa timbul adalah gatal pada kulit, mual, muntah, sesak napas, hingga bengkak pada wajah, bibir, dan tenggorokan. Bisa juga, Anda merasakan masalah pada penglihatan, peningkatan berat badan, depresi berat, hingga hipertensi.

Dalam beberapa kasus yang ada meski jarang terjadi, obat ini bisa menyebabkan tinja berdarah, pankreatitis, rendahnya kadar kalium dalam tubuh, hingga insomnia, jerawat, luka sulit sembuh, sakit kepala, sampai keringat dan nyeri.

Jika Anda mengalami masalah tersebut, maka segera konsultasi dengan dokter agar obat diganti atau diturunkan dosisnya. Apapun yang terjadi selama masa perawatan, maka Anda harus rajin berkonsultasi agar dokter bisa senantiasa memantau kondisi Anda.

Cara Konsumsi

Gunakan obat setiap 1 kali sehari atau sesuai arahan dokter. Sekali lagi, jangan menggunakan obat ini bersamaan obat lainnya. Ditakutkan jika orang-orang beresiko tetap menggunakan obat ini bersama obat lain, maka akan mengalami efek samping parah, salah satunya adalah rasa gatal berlebih dan rasa terbakar pada bagian kulit.

Demikian ulasan mengenai Fluocinolone Acetonide yang sangat bagus untuk mengatasi ruam, radang, dan gatal pada kulit Anda. Semoga ulasannya bermanfaat dan bisa menambah wawasan Anda untuk penggunaan obat ini.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis