Ethambutol merupakan salah satu obat yang termasuk dalam kategori antibiotik, dan biasa disertakan dalam pengobatan pasien tuberkulosis alias TBC. Obat ini bertugas untuk menghambat kinerja enzim bernama arabinosyl transferase mycobacteria dalam proses pembentukan dinding sel bakteri. Sehingga metabolisme lanjutan dapat dicegah dan bakteri pun menjadi mati. Penggunaan harus terus dilanjutkan, meskipun pasien sudah mengalami banyak perubahan.   

Informasi

Ethambutol termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus dalam pengawasan dokter. Obat ini bertindak sebagai antibiotik serta antikulosis dalam pengobatan pasien tuberkulosis (TBC) yang boleh digunakan oleh dewasa maupun anak-anak. Namun, tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui, kecuali atas resep dokter. Selain itu, selama penggunaan obat ini pasien harus menjalani pemeriksaan secara berkala, meliputi pemeriksaan mata, fungsi ginjal, serta fungsi hepar.

Dosis

Ethambutol tersedia dalam bentuk kaplet kemasan 250 mg dan 500 mg. Untuk dosis sendiri dihitung berdasarkan kondisi medis pasien, baik berat badan, kondisi, umur, respon tubuh terhadap penggunaan obat-obatan, maupun penggunaan obat lainnya. Sehingga sangat tidak disarankan untuk membeli sendiri di apotek tanpa membawa resep dari dokter.

Sedangkan untuk menentukan besaran dosis, dokter biasa menggunakan rumus penghitungan sebagai berikut :

  • Dewasa:  15 mg/kg berat badan untuk 1x sehari atau 30 mg/kg berat badan untuk 3x seminggu
  • Anak-anak: 25mg/kg berat badan untuk 1x sehari diminum selama 60 hari pertama. Selanjutnya, dosis dikurangi jadi 15mg/kg berat badan. 
  • Untuk keperluan tatalaksana pada pasien meningitis tuberculosis, dosis bisa ditingkatkan lebih tinggi.
  • Untuk penderita gangguan ginjal, dosis perlu disesuaikan dengan kondisi klirens kreatinin

Kontraindikasi

Ethambutol dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, berhati-hatilah pada pasien yang hipersensitif terhadap obat-obatan tertentu. Atau pasien yang memiliki gangguan penglihatan (neuritis optik), sebelum terapi menggunakan obat ini. Pemberian pada anak di bawah 13 tahun juga harus lebih dihindari, karena gangguan fungsi ginjal serta penglihatan mata lebih sulit untuk dipantau.

Interaksi dengan Obat Lain

Penggunaan bersamaan obat maag jenis aluminium hidroksida dapat menghambat proses penyerapan Ethambutol. Aluminium hidroksida yakni obat yang sering digunakan untuk mengatasi gangguan pada lambung. Fungsinya yang dapat menetralisir lambung, justru dapat menghambat proses penyerapan obat lain. Jika terpaksa tetap harus mengonsumsinya, maka berikan jarak minimal 4 jam. 

Kelompok Orang Berisiko

  • Ibu hamil : meskipun belum ada percobaan pada manusia yang menunjukkan efek pada janin secara khusus, tetapi penggunaan Ethambutol harus benar-benar di bawah pengawasan dokter. Obat ini juga termasuk dalam kategori C, artinya hanya boleh diberikan jika manfaat yang didapat jauh lebih besar daripada risiko terhadap janin.
  • Ibu menyusui : kandungan di dalam obat ini dapat terserap oleh ASI (terekskresi), sehingga kemungkinan juga dapat menimbulkan efek samping pada bayi.
  • Anak di bawah umur 13 tahun : obat ini sangat tidak direkomendasikan bagi anak di bawah 13 tahun. Karena anak pada rentang usia tersebut masih cukup sulit untuk merasakan gejala dini dari efek samping obat
  • Pasien dengan gangguan neuritis optik : harus melalui pemeriksaan lanjutan untuk memastikan pemberian antikulosis ini tidak akan memperburuk keadaan
  • Pasien dengan gangguan ginjal : obat anti kulosis ini akan diekskresikan melalui ginjal. Oleh karena itu, butuh pemeriksaan lanjutan untuk menentukan dosis yang diperlukan. Penghitungan yang salah dapat meningkatkan risiko efek samping obat dan berakibat fatal.

Efek Samping

Penggunaan obat Ethambutol dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti:

  • Gangguan penglihatan karena neuritis optic, yaitu gangguan pada penglihatan akibat adanya peradangan yang terjadi pada saraf mata
  • Gangguan neurologi, yaitu gangguan fungsi saraf serta otak yang disebabkan karena adanya kerusakan pada saraf pendukung otak
  • Gangguan kardiovaskular, yaitu gangguan yang terjadi pada saluran pembuluh darah serta jantung
  • Delirium, yaitu gangguan pada mental yang ditandai dengan adanya penurunan kesadaran secara fluktuatif dan akut
  • Anafilaksis, yaitu reaksi alergi terhadap kandungan obat tertentu yang terjadi secara tiba-tiba
  • Gangguan kulit, seperti ruam dan gatal-gatal
  • Gangguan pada saluran pencernaan, seperti nafsu makan menurun dan nyeri pada perut
  • Lemas, mual, dan muntah
  • Demam dan sakit kepala

Sedangkan efek samping yang jarang terjadi adalah

  • Gangguan pada fungsi hati (penyakit kuning)
  • Gangguan neuritis perifer
  • Hiperurisemia, yaitu peningkatan kadar asam urat dalam tubuh

Cara Konsumsi

Ethambutol dapat dikonsumsi kapan pun, baik sebelum, saat, ataupun sesudah makan. Namun, untuk mengurangi efek samping pada pencernaan, sebaiknya konsumsi obat bersamaan dengan makanan. Gunakan sesuai dosis yang sudah ditetapkan oleh dokter, jangan mengubah takaran tanpa melakukan konsultasi terlebih dahulu. Karena pemberian dosis pada setiap pasien tidaklah sama, sudah disesuaikan dengan kondisi medis yang ada. 

Obat harus tetap dikonsumsi, meskipun tubuh sudah menunjukkan reaksi yang baik. Pengobatan harus dilakukan secara tuntas untuk menghindari kambuhnya penyakit di kemudian hari. Segera melapor ke dokter, jika terjadi gangguan pada tubuh setelah penggunaan obat ini, seperti pandangan kabur, kesulitan membedakan warna, dan lain sebagainya.

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?