fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Entecavir merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi permasalahan hepatitis B yang kronis. Entecavir merupakan obat antivirus. Entecavir ini bekerja dengan mencegah perkembangan serta penurunan pada jumlah virus hepatitis B (Baca juga Mengenal Penyakit Hepatitis B dan Cara Mencegahnya). 

Hepatitis B adalah penyakit yang diderita manusia dikarenakan virus dari hepatitis B (VHB). Virus hepatitis B bisa menular kepada seseorang melalui hubungan seks atau jarum suntik yang digunakan secara bergantian. 

Informasi 

Entecavir merupakan obat yang termasuk dalam golongan antivirus yang digunakan untuk menangani VHB. Hepatitis B merupakan kondisi medis yang diakibatkan oleh infeksi yang terjadi di organ hati, dan disebabkan oleh VHB. Infeksi yang menahun pada hepatitis B bisa mengakibatkan kanker hati.

entecavir
Entecavir adalah obat untuk mengatasi permasalahan hepatitis B yang kronis. Obat ini bekerja dengan mencegah perkembangan virus hepatitis B.

Proses kerja dari entecavir ini digunakan untuk menghalangi atau menghambat perkembangan dari VHB. Obat yang satu ini tidak bisa seutuhnya digunakan untuk mengobati hepatitis B, di sini fungsi dari entecavir hanyalah menghambat perkembangan dari virus. Obat ini bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak minimal usia 2 tahun dengan berat badan 10 kilogram. 

Dosis 

Anda harus tahu bahwa obat entecavir ini hanya tersedia dalam bentuk tablet saja. Inilah rincian penggunaan dosis entecavir secara umum, hanya untuk pengidap hepatitis B, diantaranya sebagai berikut: 

Dewasa : 0,5 Mg – 1 Mg, satu kali sehari 
Anak-anak 2-15 tahun 
10-11 kg : 0,15 Mg, satu kali sehari
>11-14 Kg : 0,2 Mg, satu kali sehari 
>14-17 Kg : 0,25 Mg, satu kali sehari 
>17-20 Kg : 0,3 Mg, satu kali sehari 
>20-23 Kg : 0,35 Mg, satu kali sehari 
>23-26 Kg : 0,4 Mg, satu kali sehari 
>26-30 Kg : 0,45 Mg, satu kali sehari 
>30 Kg : 0,5 Mg, satu kali sehari 
Anak pernah menjalankan pengobatan lamivudine
10-11 kg : 0,3 Mg, satu kali sehari
>11-14 Kg : 0,4 Mg, satu kali sehari
>14-17 Kg : 0,5 Mg, satu kali sehari
>17-20 Kg : 0,6 Mg, satu kali sehari
>20-23 Kg : 0,7 Mg, satu kali sehari 
>23-26 Kg : 0,8 Mg, satu kali sehari
>26-30 Kg : 0,9 Mg, satu kali sehari
>30 Kg : 1 Mg, satu kali sehari 

Kontraindikasi 

  1. Ketika Anda memiliki gangguan pada hati, maka lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 
  2. Apabila Anda mengalami HIV atau AIDS dan gangguan pada ginjal, maka konsultasikan dengan dokter. 
  3. Sebelum melakukan operasi gigi, maka Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi entecavir. 
  4. Ketika terjadi overdosis atau alergi yang berlebih, maka Anda bisa menemui dokter. 
  5. Ketika Anda mengonsumsi obat lain layaknya suplemen atau obat herbal, konsultasikan dengan dokter. 
  6. Lansia dengan umur > 65 tahun, lebih baik konsultasikan dengan dokter. 

Interaksi dengan Obat Lain 

Ada beberapa risiko yang diakibatkan, jika mengonsumsi obat entecavir dengan obat yang lain. Interaksi penggunaan obat entecavir, dengan obat yang lain, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Penggunaan obat entecavir bersama dengan cyclosporin atau tacrolimus, akan meningkatkan kadar dari entecavir di dalam darah. 
  2. Penggunaan entecavir bersama dengan amikacin, cisplatin, kanamycin, lithium, maupun ibuprofen akan memengaruhi fungsi dari ginjal dan meningkatkan kadar obat utama di dalam darah. 
  3. Peningkatan kadar entecavir di dalam darah, ketika Anda menggunakan obat bersama dengan acyclovir, cefixime, cephalexin, dan probenecid. 

Kelompok Orang Berisiko 

Anda harus tahu bahwa obat entecavir hanya dikonsumsi oleh orang dewasa, pada umumnya. Obat entecavir termasuk dalam obat golongan C, yang mana mungkin berisiko. 

Orang yang beresiko ketika mengonsumsi obat entecavir adalah ibu hamil dan menyusui, karena belum terdapat penelitian lebih lanjut mengenai entecavir yang dikonsumsi ibu hamil atau menyusui. Pastikan saja, Anda mengonsultasikannya bersama dengan dokter terpercaya. Anda pastikan mengonsumsi obat yang memiliki banyak masak. 

Inilah kelompok orang yang beresiko, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Ibu hamil atau menyusui
  2. Orang yang lansia > 65 tahun 
  3. Pengidap HIV atau AIDS
  4. Orang yang memiliki riwayat gangguan pada hati 

Bentuk obat yang dikonsumsi oleh pengidap hepatitis B adalah tablet salut selaput. 

Efek Samping 

Inilah efek samping umum, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Sakit kepala 
  2. Mual atau muntah 
  3. Maag ringan 
  4. Tubuh terasa lemas tak berdaya 

Inilah efek yang perlu mendapatkan tindak lanjut dokter, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Timbul gejala asidosis
  2. Gejala gangguan pada fungsi dari hati 
  3. Munculnya gejala-gejala alergi 

Cara Konsumsi 

Cara konsumsi obat entecavir, bisa disesuaikan dengan kemasan dari obat dan anjuran dari dokter saat ini. Penggunaan yang baik untuk obat entecavir adalah sebelum mengkonsumsi makanan. Kalau bisa Anda konsumsi obat 2 jam sebelum mengonsumsi makanan dan 2 jam setelah konsumsi makanan. Anda bisa menggunakan air putih sebagai alat bantu mengonsumsi obat.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis