fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Bicara mengenai Dextran 70, rupanya obat ini berbeda dengan obat Dextran biasa. Dipakai dalam bentuk injeksi langsung ke vena, khasiat dari obat satu ini adalah memperbesar volume darah ketika transfusi tidak tersedia cepat dan juga perawatan akibat trauma yang disebabkan karena pendarahan. Yuk, simak informasi lebih lanjut mengenai obat ini, lengkap dengan dosis, efek samping, hingga kontradiksi atau pun cara konsumsi hanya di ulasan berikut ini.

Informasi

Jika Dextran adalah campuran dari molekul pada glukosa yang mengalami polimerasi dengan berat bervariatif antara 1 – 110 kDa, maka lain lagi dengan obat satu ini. Rupanya, dinamai Dextran 70 dikarenakan molekulnya memiliki berat sekitar 70 kDa dan dipakai untuk menggantikan plasma layaknya obat Dekstran 40.

Keduanya sama-sama digunakan untuk meningkatkan aliran darah pada anggota tubuh yang mengalami iskemik dan juga dipakai untuk mencegah trombosin vena dalam. Bahkan, terkadang pasca operasi reproduksi, obat ini juga diberikan kepada pasien untuk mengurangi pembentukan adhesi melalui cara intraperitoneal.

Meski begitu, Anda tidak bisa menyamakan obat ini dengan cairan infus Dextrose. Pasalnya, cairan infus tersebut hanya dipakai untuk pemenuhan asupan gizi pasien. Sementara itu, kegunaan dari obat ini sudah dijelaskan di atas, salah satu jenis masalahnya adalah syok hipovolemik.

Cara kerja obat ini pun tidak rumit dan tidak membutuhkan proses yang lama, yakni sekitar 50.000 Dalton massa molekul ini diubah menjadi glukosa. Ketika terjadi ekskresi, maka pembagian sisa pembuangan dari obat ini dikeluarkan 50% lewat urine, beberapa diantaranya tidak mengalami perubahan di ginjal, dan sejumlah kecilnya akan dikeluarkan melalui feses. Semua proses tersebut akan diolah selama 24 jam.

Kerennya, selain untuk berbagai manfaat di atas, obat ini rupanya juga bisa dan sering dipakai untuk komposisi obat iritasi mata skala kecil. Salah satu penyakit yang bisa diatasi adalah xeroftalmia.

Dosis

Di tahun 1947, penggunaan obat ini untuk dunia medis disetujui dan Dextran 70 pun masuk ke dalam golongan salah satu obat teraman dan terefektif dalam industri kesehatan menurut daftar obat esensial WHO. Per dosisnya, pemberian obat ini bervariasi tergantung dari usia anak-anak atau dewasa dan juga dilihat dari kondisi tubuh serta penyakit yang dialami seseorang.

Misalnya saja, pada pasien dewasa untuk syok hipovolemik, dosis yang umumnya diberikan melalui jalur intravena awalnya ada pada kisaran 500 – 1000 ml / kgBB. Obat ini lantas diberikan selama 3 hari dengan catatan 10 ml / kg / hari dan laju infus 20 – 40 ml / menit. Dosis yang sama juga berlaku untuk kondisi profilaksis pasca operasi, namun jangka waktu pemberiannya lebih lama, yakni sekitar 2 minggu untuk pasien beresiko tinggi.

Untuk pasien anak-anak atau bayi, dosis yang diberikan harus diturunkan agar tidak terjadi hal yang berbahaya. Entah itu pada kondisi profilaksis pasca operasi atau kondisi gangguan tromboemboli, dosis yang diberikan tidak boleh melebihi 10 ml / kgBB. Bahkan pada bayi, batas maksimal dosis yang ada hanya sampai pada 5 ml / kgBB.

Kontraindikasi

Bertugas sebagai pelancar aliran darah, obat ini nyatanya juga bisa meningkatkan volume darah hingga menyebabkan pendarahan. Oleh karena itu, hal tersebut membuat obat ini tidak dapat digunakan bersama-sama dengan beberapa obat tertentu demi tidak menyebabkan reaksi kimia yang tidak diinginkan.

Beberapa obat yang memiliki larangan interaksi dengan obat ini adalah sejenis Fenitoin dan Karbamazepin yang dapat berpengaruh pada enzim. Selain itu, ada juga obat sejenis Simetidin yang bisa menghalangi enzim jika dikonsumsi bersamaan. Tidak hanya kedua masalah di atas, ada beberapa masalah lain yang bisa terjadi akibat konsumsi bersamaan dengan obat lainnya. Masalah-masalah tersebut adalah hipotensi, koagulopati, peningkatan resiko pendarahan, hingga bahkan bisa menyebabkan kerusakan ginjal.

Adapun beberapa orang yang beresiko dalam mengonsumsi obat ini adalah mereka yang mengalami sakit ginjal parah seperti oliguria (sedikit produksi urine) dan anuria (tidak ada produksi urine), mereka yang hipersensitivitas dan ada gangguan pembekuan darah, serta orang dengan dekompensasi jantung hingga kehamilan. Sementara itu, ibu menyusui diminta untuk berkonsultasi dengan dokter ketika hendak mengonsumsi obat satu ini.

Efek Samping

Obat ini juga memiliki efek samping yang harus Anda waspadai. Beberapa efek sampingnya adalah muntah, nyeri sendi, demam, alergi, hingga pembekuan darah. Selain itu, disfungsi ginjal, koagulopati, anafilaksis, hingga ekspansi volume intravaskular yang berlebihan serta asidosis metabolik juga disinyalir bisa terjadi pada kondisi-kondisi tertentu.

Cara Konsumsi

Agar tidak rusak, maka biasanya petugas medis menyimpan obat ini dalam suhu ruangan atau sekitar 25 derajat celcius. Untuk pemakaiannya, obat ini diberikan dalam bentuk injeksi dan infus. Adapun untuk keamanan pasien, obat akan disuntikkan oleh para tenaga medis dan dilarang menyuntik sendiri.

Demikian ulasan mengenai obat Dextran 70, lengkap dengan dosis dan macam-macam informasi penting lainnya. Semoga ulasannya bermanfaat untuk Anda.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis