fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Ciclopirox merupakan salah satu obat antijamur yang berguna untuk menghentikan pertumbuhan jamur itu sendiri. Obat tersebut juga digunakan untuk mengobati masalah pada infeksi kulit seperti, kutu air yang terjadi diantara jari kaki serta kurap. Obat Ciclopirox juga dapat digunakan untuk mengobati dermatitis seboroik atau kondisi masalah tertentu pada kulit kepala (Baca juga Itraconazole).

Informasi

Sebelum menggunakan Ciclopirox pastikan untuk mencuci tangan dengan bersih supaya tidak ada bakteri yang menempel. Obat ini juga hanya dapat digunakan untuk area kulit saja.

Dosis

Dosis dari obat ini bisa berbeda-beda pada setiap orang tergantung kondisinya. Namun, secara umum Ciclopirox digunakan 2 kali sehari untuk mengatasi jamur serta masalah pada kulit. Oleskan secara tipis dan merata pada area yang terinfeksi jamur.

Sedangkan untuk anak-anak belum diketahui dosis penggunaan yang tepat hal ini dikarenakan efektivitas serta keamanan obat yang belum diuji pada anak dibawah umur 18 tahun. Obat ini tersedia dalam beberapa bentuk, diantaranya adanya:

  • lotion
  • gel / jelly
  • krim
  • suspensi
  • sampo
  • larutan
  • bubuk

Kontraindikasi

Kontra indikasi bisa disebabkan oleh interaksi dengan obat lain atau dikarenakan kelompok orang beresiko. Kontraindikasi dapat menyebabkan kinerja obat Ciclopirox menjadi terganggu, selain itu juga dapat menyebabkan risiko efek samping yang lebih meningkat.

Interaksi dengan Obat Lain

Penggunaan obat secara bersamaan tidaklah sembarangan. Hal ini dikarenakan penggunaan obat secara bersama dapat menimbulkan interaksi obat yang membuat kinerja salah satu obatnya menjadi tak maksimal. Namun, penggunaan obat secara bersamaan bisa dilakukan selama tidak menimbulkan interaksi. 

Tidak semua penggunaan obat bisa menimbulkan interaksi. Oleh sebab itu pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai obat yang sedang dikonsumsi. Nantinya dokter akan menilai apakan penggunaan obat tersebut tidak masalah jika dibarengi dengan Ciclopirox. Atau dokter juga bisa merubah dosis pakainya.

Interaksi obat juga bukan hanya dapat terjadi bila mengkonsumsi beberapa obat secara bersama, interaksi obat juga bisa timbul karena makanan yang dikonsumsi. Untuk Ciclopirox Anda tidak diperbolehkan mengkonsumsi tembakau atau alkohol selama masa pengobatan terutama jika dilakukan bersamaan dengan penggunaan obat.

Kelompok Orang Berisiko

Selain karena interaksi obat, kontraindikasi juga bisa terjadi pada kelompok orang berisiko. Anda bahkan tidak dianjurkan untuk menggunakan Ciclopirox bila memiliki kondisi medis tertentu seperti alergi pada komponen obat ini. Ada beberapa kondisi lain yang harus menghindari penggunaan obat Ciclopirox, diantaranya:

  • Diabetes
  • Gangguan kejang seperti epilepsi
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah baik disebabkan oleh penyakit atau karena efek penggunaan obat tertentu. 

Efek Samping

Sama seperti obat lainnya, Ciclopirox juga memiliki efek samping tertentu. Efek samping ibi bisa berbeda-beda bagi setiap orang, namun secara umum efek samping Ciclopirox adalah:

  • Reaksi alergi
  • Gatal
  • Kemerahan
  • Rasa terbakar ringan
  • Iritasi pada kulit
  • Perubahan warna atau perubahan lain dalam kuku

Efek samping tersebut bisa tidak dialami sama sekali atau seseorang juga bisa mengalami efek samping diluar daftar tersebut. Jika timbul efek samping, silahkan untuk berkonsultasi dengan dokter yang menangani Anda.

Cara Konsumsi

Ciclopirox merupakan obat yang hanya boleh dipakai pada area kulit saja. Oleh karena itu pastikan untuk membersihkan area kulit yang akan diobati. Tak perlu tebal, oleskanlah dengan tipis secara merata pada area kulit yang terinfeksi jamur. Pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Anda juga bisa menggunakan cotton bud.

Gunakan obat sesuai dengan aturan yang tertera, biasanya digunakan secara rutin dua kali sehari. Gunakan di jam yang sama supaya efek obatnya bisa lebih maksimal. Jika gejala sudah hilang, jangan menghentikan pemakaian obat tanpa konsultasi dengan dokter karena dapat menyebabkan infeksi dapat terjadi kembali.

Hindari untuk menutup, membalut, serta membungkus area kulit yang terinfeksi kecuali saran dari dokter. Hindari penggunaan pada area mata, mulut, hidung serta pada area dalam vagina. Jika terkena obat pada area yang telah disebutkan, segeralah bilas dengan menggunakan air dalam jumlah banyak. Beritahu dokter jika keadaan tak kunjung membaik setelah pengobatan selama 4 minggu. Ikuti anjuran maupun aturan yang telah diberikan dokter Anda sebelum mulai melakukan pengobatan.

Menyimpan obat juga dapat berpengaruh dalam efektivitasnya. Cara menyimpan Ciclopirox  adalah dengan disimpan di suhu ruangan serta jauhkan dari cahaya serta tempat yang cukup lembab. Contohnya, jangan simpan di kamar mandi, jangan pula dibekukan. Perhatikan pula instruksi yang terdapat pada kemasan untuk menyimpan obat tersebut. Jauhkan pula obat dari hewan peliharaan serta jangkauan anak.

Jangan membuang obat di dalam toilet maupun ke saluran pembuangan. Perhatikan masa kadaluarsanya, jangan sampai Anda menggunakan obat yang telah melewati masa kadaluarsa karena dapat membuat kondisi semakin parah. Jika ada keraguan mengenai cara penggunaannya Anda bisa tanyakan langsung kepada dokter.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis