Chorionic gonadotropin atau yang biasa juga disebut dengan HCG atau human Chorionic gonadotropin merupakan sebuah hormon alami yang dibentuk oleh tubuh ketika sedang menjalani masa kehamilan. Oleh karenanya, hormon tersebut hormon yang satu ini dibuat atau diolah dengan tujuan meningkatkan kesuburan. Hormon ini nantinya akan membuat sel telur pada wanita menjadi matang sehingga dapat siap untuk dibuahi dan kehamilan pun akan terjadi.

Informasi

Selain dapat diberikan oleh wanita untuk alasan kesuburan, Chorionic gonadotropin juga dapat diberikan untuk pria yang mengalami masalah kemandulan, atau kepada anak lelaki yang memiliki kondisi kriptorkismus yakni testis yang tidak turun.

Dosis

Setiap obat dibutuhkan dosis yang tepat untuk dapat dikonsumsi. Untuk dosis Chorionic gonadotropin bisa sangat bervariasi tergantung pada kondisi pasien dan pertimbangan dokter. Berdasarkan usia, kondisi medis, berat badan pasien serta respon tubuh terhadap obat, maka dosis yang diberlakukan adalah:

Terapi Kesuburan untuk Wanita

Untuk wanita yang menjalani terapi kesuburan, maka dosis yang biasa diberikan adalah dengan memberikan 5000-10000 unit yang nantinya disuntikan ke dalam bagian otot (IM). Biasanya dosis ini diberikan hanya sekali sehari.

Terapi Kesuburan pada Pria

Bagi pria yang memiliki masalah kesuburan maka untuk pemberian dosis awal yakni 500 sampai dengan 1000 unit IM yang dilakukan selama 3 kali seminggu. Sedangkan untuk lanjutan, dosis yang diberikan adalah 500-100 unit IM yang dilakukan 2 kali seminggu dalam kurun waktu 3 minggu kedepan.

Kriptorkismus

Untuk pria yang mengalami kondisi kriptorkismus, dosis yang diberikan adalah sebanyak 4000 unit IM, selama 3 kali seminggu dalam kurun waktu penggunaan 3 minggu kedepan.

Kontraindikasi

chorionic-gonadotropin

Kontraindikasi dapat menyebabkan kinerja Chorionic gonadotropin menjadi berkurang atau bahkan menimbulkan efek samping. Setidaknya terdapat dua penyebab mengapa kontraindikasi dapat terjadi, yakni karena adanya interaksi dengan orang lain serta kelompok orang beresiko. Berikut ulasannya.

Interaksi dengan Obat Lain

Interaksi dengan obat lain bisa terjadi jika pasien mengkonsumsi obat tertentu secara berbarengan dengan Chorionic gonadotropin. Jika pasien tengah mengkonsumsi obat lain pastikan untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter yang menangani. Nantinya dokter akan menilai apakah penggunaan obat Chorionic gonadotropin dengan obat yang sedang dikonsumsi tidak akan menyebabkan interaksi. Jika ternyata dapat menyebabkan terjadinya interaksi obat, maka dokter akan mengurangi dosis atau mengganti obat untuk masalah keamanan.

Pastikan untuk menyampaikannya kepada dokter untuk mengambil langkah terbaik untuk menangani kondisi pasien. Pastikan juga untuk mengkonsumsi obat sesuai dengan anjuran. Jangan mengganti dosis tanpa seizin dokter atau mengkombinasikannya dengan penggunaan obat lain tanpa sepengetahuan dokter Anda. Interaksi obat dapat menimbulkan resiko efek samping yang lebih tinggi, pastikan untuk mengkonsumsi sesuai dengan petunjuk yang diberikan.

Kelompok Orang Berisiko

Selain karena interaksi dengan obat, kontraindikasi juga dapat terjadi karena kelompok orang beresiko. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan Chorionic gonadotropin.

Pastikan untuk memberitahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit sakit jantung, gagal ginjal, asma, migraine, kejang gingga penyakit kelenjar tiroid, mengalami kista ovarium, termasuk kedalam pubertas dini, atau memiliki penyakit tumor atau kanker pada payudara, prostat, otak, indung telur maupun Rahim.

Pastikan pula Anda memberikan informasi yang lengkap tentang penggunaan obat yang sedang dikonsumsi entah ini obat medis atau obat herbal serta obat yang dapat dibeli tanpa adanya resep dokter termasuk suplemen.

Berikut adalah kondisi yang sering kali dapat menimbulkan kontraindikasi jika diberikan Chorionic gonadotropin. Pastikan untuk memberitahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit, seperti:

  1. Penyakit ginjal
  2. Kejang
  3. Asma (Baca juga Kenali Gejala Penyakit Asma dan Penanganan yang Tepat)
  4. Sakit kepala migrain
  5. Penyakit jantung

Efek Samping

Sama seperti obat lainnya, Chorionic gonadotropin  juga memiliki beberapa efek samping yang dapat terjadi, diantaranya adalah

  1. Timbulnya rasa nyeri pada daerah yang disuntik
  2. Perut terasa kembung
  3. Nyeri pada area perut atau area panggul
  4. Pusing
  5. Merasa lebih lelah
  6. Gelisah
  7. Merasa depresi (Baca juga Mencegah Depresi dengan Berolahraga, Memang Bisa?)

Efek samping yang dapat terjadi pada anak laki-laki yang mendapatkan injeksi Chorionic gonadotropin dapat menunjukan terjadinya pubertas dini seperti munculnya kumis, suara yang pecah serta munculnya jerawat yang merupakan tAnda pubertas.

Selain efek samping tersebut ada pula efek samping yang lebih serius karena penggunaan HCG, diantaranya adalah:

  1. Reaksi alergi obat, gejala alergi ini meliputi, gatal, wajah membengkak, ruam, kesadaran menurun, hingga nafas yang terasa sesak
  2. Nyeri pada area dada
  3. Salah satu sisi pada tubuh terasa lebih lemah
  4. Bicara menjadi cadel

Cara Konsumsi

Human chorionic gonadotropin (HCG) digunakan dengan cara injeksi atau penyuntikan ke bagian dalam otot.penyuntikan ini hanya boleh dilakukan oleh dokter atau staf medis atas perintah dokter. Bila obat sudah tampak keruh, Anda bisa meminta dokter untuk mengganti HCG.

Hindari mengkonsumsi alkohol selama masa pengobatan. Jika melewatkan jadwal pengobatan, segera hubungi dokter Anda untuk mengatur jadwal yang baru.

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?