fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Chlordiazepoxide merupakan salah satu jenis obat yang mampu mengobati gangguan kecemasan berlebih atau anxiety disorder dan sindrom alcohol withdrawal akut. Obat chlordiazepoxide juga dapat mengurangi rasa khawatir sebelum menjalani operasi medis. Obat ini termasuk golongan obat kelas ansiolitik atau yang dikenal dalam istilah medis benzodiazepine. Cara kerja obat ini untuk memengaruhi kinerja senyawa organik di dalam otak dan sistem saraf (GABA) yang dapat memberikan efek menenangkan (Baca juga 5 Jenis Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Anda Ketahui). 

Informasi

chlordiazepoxide
Chlordiazepoxide merupakan obat yang mampu mengobati gangguan kecemasan berlebih atau anxiety disorder dan sindrom alcohol withdrawal akut.

Obat chlordiazepoxide dikenal sebagai obat penenang untuk mengurangi kecemasan pada seseorang. Obat ini tersedia dalam kemasan bentuk tablet dan termasuk jenis obat resep yang memerlukan anjuran dan instruksi dari dokter. Chlordiazepoxide hanya dikonsumsi oleh orang dewasa saja.

Dosis

Dosis yang diberikan dalam penggunaan obat chlordiazepoxide disesuaikan dengan kondisi medis pasien, usia dan respon pasien terhadap obat. 

  • Kondisi anxiety disorder (dewasa): pada kondisi ringan-sedang, dosis yang diberikan yaitu 5-10 mg diminum 3-4 kali sehari. Sedangkan kondisi berat maka dosis ditingkatkan 20-25 mg diminum 3-4 kali sehari.
  • Kondisi kecemasan sebelum operasi (dewasa): untuk kecemasan sebelum operasi medis, dosis obat ini digunakan secara oral yaitu 5 mg, diminum 3 kali sehari hingga beberapa hari ke depan menjelang prosedur operasi.
  • Kondisi alcohol withdrawal (dewasa): obat oral yang digunakan dosisnya yaitu 50-100 mg diikuti dosis yang diulang sesuai dengan kebutuhan hingga kecemasan dapat diatasi dan dosis maksimal harian adalah 200 mg/hari

Untuk dosis anak-anak, belum ada ketentuan khusus yang diberikan terhadap penggunaan obat chlordiazepoxide. Karena obat ini kemungkinan bisa saja membahayakan jika dikonsumsi oleh anak-anak tanpa diuji secara klinis. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan kepada dokter atau apoteker untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan tepat pengobatannya.

Kontraindikasi

Berikut beberapa kontraindikasi yang dimiliki oleh chlordiazepoxide, antara lain:

Interaksi dengan Obat Lain

Obat chlordiazepoxide memiliki kontraindikasi dengan obat-obatan lain sehingga menimbulkan reaksi tertentu jika dikonsumsi secara bersamaan. Anda tidak disarankan menggunakan obat chlordiazepoxide jika memiliki alergi terhadap chlordiazepoxide atau benzodiazepine lainnya seperti clorazepate (Tranxene), alprazolam (Xanax), lorazepam (Ativan), atau oxazepam (Serax). 

Tdak dianjurkan menggunakan obat chlordiazepoxide jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah (warfarin), obat antipsikotik (fluphenazine, chlorpromazine), obat opioid seperti codeine dan obat antibiotic linezolid. Anda juga disarankan menghubungi dokter jika sedang mengonsumsi obat lain termasuk vitamin, suplemen atau obat herbal sebelum menggunakan obat chlordiazepoxide. 

Kelompok Orang Berisiko

Anda tidak dianjurkan mengonsumsi obat chlordiazepoxide jika sedang mengidap penyakit glaukoma, porphyria, asma, bronchitis, obstructive pulmonary disorder (COPD) akut, emphysema dan gangguan pernapasan lainnya. 

Bagi Anda yang sedang mengalami penyakit ginjal dan hati maka sebaiknya tidak menggunakan obat chlordiazepoxide. Obat chlordiazepoxide tidak diperbolehkan bagi Anda yang pernah mengalami depresi, pemikiran untuk bunuh diri atau melukai diri sendiri karena akan memiliki resiko yang serius. Jika Anda memiliki kecanduan terhadap narkotika atau alkohol, Anda tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini.

Efek Samping

Penggunaan obat chlordiazepoxide dapat menyebabkan efek samping tertentu yang mungkin akan dialami oleh pasien. Beberapa gejala umum yang terjadi yaitu reaksi alergi seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, dan pembengkakan pada area wajah, bibir, lidah atau tenggorokan. Anda harus segera temui dokter jika mengalami efek samping serius antara lain:

  • Depresi hingga berkeinginan kuat untuk melukai diri sendiri hingga bunuh diri
  • Otot tegang pada rahang atau leher, mata dan lidah
  • Hiperaktif, mudah marah, dan menarik diri
  • Halusinasi
  • Jaundice (mata dan kulit menguning)

Beberapa gejala efek samping lainnya antara lain:

  • Merasa lelah dan mudah mengantuk
  • Ruam kulit
  • Pembengkakan
  • Haid tidak teratur
  • Mual, muntah, konstipasi

Jika Anda merasa khawatir dengan efek samping yang dialami setelah penggunaan obat chlordiazepoxide, sebaiknya Anda segera konsultasikan dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Cara Konsumsi

Dalam menggunakan obat chlordiazepoxide, pastikan Anda selalu ikuti anjuran yang diberikan oleh dokter dan telah membaca informasi aturan pakai yang tertera pada kemasan obat. Secara umum, dalam pengobatan ini dokter menyarankan akan dengan resep obat oral. Dosis yang dianjurkan berdasarkan pada usia, kondisi medis dan respon tubuh Anda terhadap terapi atau pengobatan. 

Anda tidak diperbolehkan menambahkan dosis ataupun mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter. Penggunaan obat chlordiazepoxide dalam jangka waktu lama juga tidak dianjurkan karena obat ini beresiko adiktif. 

Selama pengobatan, Anda tidak disarankan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba dikarenakan akan memperburuk kondisi kesehatan dan memperlambat proses penyembuhan. Jika berencana menghentikan penggunaan obat, konsultasikan hal ini kepada dokter agar dosisnya dapat dikurangi secara bertahap untuk menghindari risiko kejang. Namun jika pengobatan akan dilanjutkan kembali, kemungkinan kinerja obat ini tidak akan berhasil secara optimal sehingga Anda membutuhkan dosis baru sesuai instruksi dokter. Anda harus segera hubungi dokter jika gejala semakin parah dan tak kunjung membaik.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis