fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Cetrimide merupakan salah satu jenis obat yang digunakan untuk mengobati infeksi radang kulit kronis atau dermatitis seboroik. Obat cetrimide termasuk golongan obat antiseptic dan desinfektan kulit. Fungsi lain obat cetrimide yaitu untuk membersihkan luka akibat sayatan dan luka bakar yang bersifat ringan. Obat ini akan mematikan bakteri pada kulit atau bakteri gram-positif (Baca juga Pentingnya Mencuci Tangan Bagi Kesehatan). 

Informasi

Obat cetrimide adalah jenis obat luar atau obat topikal yang digunakan hanya di area luar tubuh seperti kulit. Obat ini terdapat senyawa amonium yang sifatnya bakterisidal yakni mampu memusnahkan bakteri gram positif dan beberapa bakteri gram negative. Lalu senyawa pada obat ini akan larut dalam larutan air menjadi anion inaktif kecil serta kompleks kation besar. Obat cetrimide tersedia dalam kemasan krim, salep, spray dan larutan.

Dosis

Setiap obat memiliki takaran dan dosis yang berbeda-beda, tidak semua orang menggunakan dosis yang sama. Dosis yang diberikan dalam penggunaan obat cetrimide harus sesuai dengan infeksi pada kulit pasien dan berdasarkan anjuran dari dokter. Dosis untuk orang dewasa antara lain:

Kondisi luka bakar ringan untuk membersihkan luka:

  • Cetrimide bentuk krim: dosis awal yang diberikan yaitu 0,1 – 1% larutan cetrimide (telah dicampur air) atau oleskan krim secara langsung 0,5% pada area kulit yang terinfeksi
  • Cetrimide bentuk spray: dosis diberikan 0,5% dengan cara disemprotkan pada luka dari jarak 5-10 cm sebanyak 2 hingga 3 kali per hari

Kondisi dermatitis seboroik, ketombe dan psoriasis kulit kepala:

  • Larutan 10% kombinasi dengan asam undekanoat: gunakan pada bagian kulit kepala sebanyak setengah sampai satu sendok teh, 3 kali dalam 1 minggu pertama. Lalu dilanjutkan 2 kali per minggu setelahnya pada kulit kepala atau rambut yang sudah dibasahkan.

Untuk dosis anak-anak, belum ada ketentuan secara pasti keamanan dari penggunaan obat ini terhadap anak-anak. Agar mendapatkan informasi lebih akurat, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih tepat.

Kontraindikasi

Berikut kontraindikasi Cetrimide, antara lain:

Interaksi dengan Obat Lain

Anda perlu diinformasikan kepada dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain, baik obat resep, non resep, vitamin, suplemen atau obat herbal. Jenis obat yang berkontraindikasi yang obat cetrimide yaitu obat clenbuterol. 

Anda sebaiknya tidak menggunakan obat cetrimide jika terdapat alergi pada obat ini. Obat cetrimide akan terjadi interaksi jika digunakan bersamaan dengan preparat yang mengandung alkohol. 

Efek interaksi yang muncul yaitu terjadinya peningkatan aktivitas bakterisidal di dalam kulit. Selain itu, kinerja obat cetrimide untuk mematikan bakteri akan berkurang efektivitasnya jika terdapat campuran dengan material organic seperti darah, sabun atau kapas. 

Kelompok Orang Berisiko

Anda tidak diperbolehkan menggunakan obat cetrimide jika memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi. 

Efek Samping

Obat-obat topikal termasuk cetrimide biasanya terdapat efek samping setelah penggunaan obat. Efek samping tidak selalu dialami oleh semua orang yang menggunakannya, beberapa gejala-gejalanya antara lain:

  • Hemolysis atau kerusakan sel darah merah
  • Mual dan muntah
  • Kerusakan pada kerongkongan dan nekrosis (sel irreversible mati saat sel cedera berat)
  • Terjadi luka bakar

Jika Anda merasa khawatir dengan gejala efek samping yang dialami setelah menggunakan obat, Anda dapat langsung berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui dan diperiksa lebih lanjut gejala yang dialami.

Cara Konsumsi

Penggunaan obat cetrimide harus sesuai dengan instruksi dokter dan pastikan telah membaca aturan pakai yang terdapat dalam kemasan obat. Sebelum melakukan, Anda perlu membersihkan area kulit yang sakit dan keringkan dengan benar. Anda juga perlu cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan obat. Selanjutnya, Anda ambil obat secukupnya dengan ujung jari dan oleskan tipis-tipis secara merata hanya pada area permukaan kulit yang terinfeksi. Anda cuci bersih tangan Anda kembali dengan sabun setelah selesai mengoleskan obat. 

cetrimide
Cetrimide merupakan salah satu jenis obat yang digunakan untuk mengobati infeksi radang kulit kronis atau dermatitis seboroik.

Area kulit yang terinfeksi tidak boleh ditutup dengan perban atau plester, terkecuali dokter yang menyarankannya. Saat pengobatan, obat tidak boleh terkontaminasi oleh darah, sabun dan kapas. Gunakan obat cetrimide secara rutin dan teratur agar mendapatkan hasil yang optimal. Untuk memudahkan Anda mengingat, sebaiknya gunakan obat pada waktu yang sama setiap harinya. Lakukan pengobatan sampai gejala hilang dan sembuh total. 

Anda tidak disarankan menggunakan obat ini melebihi dosis atau mengurangi dosis yang dianjurkan dokter. Perubahan dosis dan penggunaan obat yang terlalu lama akan memengaruhi kinerja obat cetrimide dalam proses penyembuhannya.

Hindari kontak pada area mata, mulut, hidung dan telinga saat menggunakan obat cetrimide. Jika krim obat mengenai area mata, Anda langsung membilasnya dengan air bersih agar tidak terjadi iritasi pada mata. Jika obat tertelan, maka efeknya dapat menyebabkan mual, muntah, sesak napas, depresi sistem saraf pusat kelumpuhan otot napas, hipertensi hingga terjadi koma. Anda harus segera langsung hubungi dokter jika hal tersebut terjadi pada Anda.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis