fbpx

Cara Minum Obat Saat Puasa Ramadhan

Apr 30, 2020 | Hidup Sehat, Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: Kelvin Halim, S. Gz.

Bulan ramadhan tiba, tentunya Umat Muslim menyambut dengan sukacita. Mulai dari orang tua hingga kaum muda berlomba-lomba berusaha menjalankan ibadah puasa. Lalu bagaimana dengan orang yang sakit? Bagaimana cara minum obat saat puasa?

Berikut beberapa informasi mengenai cara minum obat saat puasa yang telah tim Lifepack rangkum untuk Anda.

Tetapi, sebelum masuk ke pembahasan cara minum obat saat puasa, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Siapa Yang Harus dan Tidak Harus Berpuasa?

Bulan ramadhan memang datang hanya satu kali dalam setahun, tapi tidak semua orang diharuskan berpuasa. Siapa saja mereka?

Mereka adalah orang yang bepergian (musafir), perempuan yang sedang menstruasi atau nifas, perempuan yang sedang hamil atau menyusui, dan orang yang sedang sakit.

Cara Minum Obat Saat Puasa

Orang yang sedang sakit dapat tetap berpuasa bila merasa kuat, namun dengan tetap meminum obat-obatannya. Lalu bagaimana cara menyiasati waktu minum obat saat ramadhan?

Cara menyiasati minum obat saat ramadhan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Berdasarkan Kementerian Kesehatan RI terdapat beberapa obat yang dapat diganti rutenya dari obat minum dengan rute lainnya, yaitu transdermal (melalui kulit), vaginal (melalui vagina), per rektal atau tetes mata, dan tetes telinga.

Jurnal Canadian Pharmacists juga menyebutkan terdapat beberapa cara minum obat ketika berpuasa, yaitu dengan memilih formulasi kerja obat yang lebih panjang atau dengan mengubah regimen dosis menjadi sekali atau dua kali konsumsi dalam sehari. Biasanya perubahan regimen disarankan pada orang-orang dengan penyakit kronis seperti penyakit parkinson, tiroid, dan hati.

Tetapi jika pengobatan tidak memungkinkan diganti dengan rute lain atau merubah regimen dosis obat, maka berikut cara minum obat saat puasa:

1 Kali Sehari

Mengkonsumsi obat yang diminum satu kali sehari dapat dilakukan pada saat pagi hari ketika sahur atau saat malam hari setelah berbuka puasa.

2 Kali Sehari

Obat yang diminum dua kali sehari dapat diminum pada saat pagi hari ketika sahur dan saat malam hari ketika berbuka puasa.

3 Kali Sehari

Untuk obat yang diminum 3-4 kali sehari perlu dikonsultasikan kepada dokter atau apoteker, untuk mencari alternatif obat sejenis yang bisa diminum 1-2 kali sehari. Jika tetap tidak ada alternatif lain, Anda dapat menyiasatinya dengan minum obat di pagi hari ketika sahur, ketika berbuka puasa, dan pada malam hari sebelum tidur (jam 10-11 malam).

4 Kali Sehari

Jika terdapat obat yang diminum empat kali sehari dapat diminum dengan jarak waktu empat jam, yaitu pada saat jam 4 pagi ketika sahur, jam 6 sore ketika berbuka puasa, jam 10 malam, dan jam 1 pagi.

Konsumsi Obat Sebelum Atau Sesudah Makan

Untuk obat-obatan yang harus diminum sebelum makan, maka dapat diminum 30 menit sebelum makan baik saat sahur maupun berbuka puasa. Sedangkan untuk obat yang diharuskan diminum setelah makan dapat dikonsumsi 15-10 menit setelah makan sahur atau berbuka puasa.

Namun konsumsi obat saat berpuasa tetap perlu dikonsultasikan dengan dokter agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut jurnal Canadian Pharmacists, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menjalani pengobatan dan berpuasa, yaitu:

  • Keselamatan, pastikan bahwa orang yang sedang sakit mampu berpuasa mulai dari fajar hingga sore hari tanpa obat-obatan.
  • Waktu minum obat, sesuaikan obat-obatan yang perlu diminum sehingga orang tersebut hanya perlu meminumnya 1-2 kali sehari (saat sahur atau berbuka puasa).
  • Tipe obat-obatan, jika dosis obat tidak dapat diubah, maka pertimbangkan alternatif lain.
  • Sesuaikan puasa, jika tidak dapat berpuasa selama sehari, orang yang sedang sakit atau menjalankan pengobatan dapat melakukan puasa di luar bulan ramadhan ketika sudah sehat atau dapat menggantinya dengan cara lain.
  • Pertimbangkan penyakitnya, penderita penyakit kronis seperti diabetes, migrain, dan hipertensi membutuhkan perhatian lebih. Pastikan orang tersebut tetap makan sahur dan terhidrasi, serta sesuaikan dosis obat-obatan yang diminum sesuai kebutuhan tubuh.

Itulah informasi mengenai cara minum obat saat berpuasa. Perlu diingat kembali bahwa meminum obat ketika berpuasa perlu berkonsultasi dengan dokter agar dosis dan waktu minum obat dapat dilakukan dengan tepat.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Suplemen dan Vitamin Yang Baik Untuk Puasa
Tips Pola Sehat Saat Ramadhan Agar Puasa Lancar
7 Penyebab Diabetes yang Dari Kebiasaan Sehari-Hari
Suplemen dan Vitamin Yang Baik Untuk Puasa
10 Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Mudah
5 Komplikasi Yang Harus Diwaspadai Penderita Diabetes

Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai kesehatan, Anda dapat mengunduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Selain itu kami juga menyediakan obat-obatan penyakit kronis yang dapat Anda tebus dengan mudah tanpa harus antri.

Sumber:
Kementerian Kesehatan RI

Canadian Pharmacist Journal

Penulis: Nada Karisma

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis