fbpx

Asam Folat (Folic Acid)

Sep 23, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf A | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Folic acid atau dikenal juga dengan nama asam folat merupakan bentuk vitamin B kompleks yang dapat larut dalam air. Senyawa asam folat diperlukan dalam pembangunan tubuh karena memiliki banyak manfaat di dalam tubuh, mulai dari membantu proses terbentuknya DNA, hingga pembentukan sel-sel darah merah. Sehingga dalam praktiknya, nutrisi ini sering diresepkan untuk ibu hamil. Lantaran bagus untuk membantu proses tumbuh dan kembang janin agar terjaga dari ancaman kerusakan dan gagalnya pembentukan otak atau proses diferensiasi organ-organ tubuh lainnya. 

Informasi 

Folic acid atau asam folat memiliki manfaat untuk membantu proses terbentuknya sel-sel somatis tubuh. Karena kerjasama antara asam folat dengan vitamin B12 dan vitamin C, sangat bagus untuk membantu terbentuknya sel-sel darah merah, penyusunan DNA, melindungi proses terbentuknya sel-sel otak, membantu proses diferensiasi sel induk untuk berdiferensiasi menjadi organ serta jaringan tubuh lainnya. Sehingga janin bisa lebih baik dalam proses tumbuh dan kembangnya. 

Folic acid ini selain dalam bentuk sediaan yang sudah pabrikan, di alam keberadaannya pun banyak dijumpai dan sangat mudah. Misalnya saja pada buah-buahan, asam folat ini bisa ditemukan pada pisang, jeruk dan lemon segar. Sedangkan pada sayur-sayuran, bisa dijumpai pada bayam, selada, brokoli dan sayuran lainnya. Tidak cukup itu saja, pada kacang tanah, biji bunga matahari, asparagus, ikan, daging sapi, dan lainnya juga kandungan asam folatnya tinggi. 

Kegunaan lain dari folic acid ini ternyata bisa juga untuk suplemen yang membantu tubuh yang kekurangan asam folat akibat kecanduan alkohol, peradangan dinding lambung dan usus, dialisis ginjal dan beberapa diagnosis lainnya. 

Selain untuk janin dan pengobatan kondisi di atas, asam folat ini juga memiliki manfaat untuk mencegah katarak, mencegah kanker usus, kanker serviks, stroke, serangan jantung, Alzheimer, kurangnya pendengaran, osteoporosis, insomnia, vitiligo, masalah pada otot, sindrom kaki gelisah, dan beragam manfaat lain yang berhubungan dengan fungsi pembentukan sel baru. 

Dosis

Sebelum menggunakan folic acid, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter serta meminta petunjuk apoteker terpercaya mengenai dosis penggunaan. Sebab, dalam beberapa laporan, penggunaan asam folat juga memiliki dampak lain. 

Dosis normal untuk orang dewasa yang mengalami anemia megaloblastik 

  • Penyembuhan adalah 1 mg setiap hari. 
  • Pemeliharaan untuk orang dewasa: 0,4 mg setiap hari
  • Ibu hamil dan menyusui: 0,8 mg setiap hari

Dapat diberikan secara oral,  intramuscular, intravena atau melalui kulit.

Dosis normal untuk dewasa kekurangan asam folat

  • Orang dewasa adalah 400 mcg. 
  • Wanita usia subur, hamil adalah 600 mcg. 
  • Wanita menyusui adalah 500 mcg. 

Dapat diberikan secara oral, intramuscular,  subkutan atau intravena,  sekali sehari.

Dosis normal untuk anak-anak yang menderita anemia megaloblastik dan kekurangan asam folat

  • Bayi adalah 0,1 mg. 
  • Anak-anak kurang dari 4 tahun adalah sampai 0,3 mg. 
  • Anak-anak usia 4 tahun ke atas adalah 0,4 mg. 

Secara umum dosis minimum yang digunakan adalah sebanyak 0,1 mg setiap hari. Dapat diberikan secara oral,  intramuscular, intravena atau melalui kulit.

Dosis normal untuk anak berkebutuhan suplemen harian yang direkomendasikan

Bayi prematur adalah 50 mcg

  • Bayi usia 0-6 bulan adalah 65 mcg
  • Batita usia 1-3 tahun adalah 150 mcg
  • Anak-anak usia 4-8 tahun adalah 200 mcg
  • Anak-anak usia 9-13 tahun adalah 300 mcg
  • Remaja usia 14 ke atas adalah 400 mcg

Asam folat ini dapat iminum setiap hari.

Folic acid ini tersedia dalam bentuk tablet, kapsul dan injeksi dengan ukuran sebagai berikut:

  • Kapsul, oral: 5 mg, 20 mg.
  • Larutan, injeksi, natrium folat: 5 mg/mL.
  • Tablet oral: 400 mcg, 800 mcg, 1 mg.

Tablet dapat diminum langsung secara bebas perseverative: 400 mcg, 800 mcg.

Interaksi Obat

Folic acid ini jika diminum bersamaan  dengan obat-obatan berikut ini, berisiko menyebabkan adanya interaksi obat. Misalnya adalah obat:

  • Biotin 
  • CoQ10 (ubiquinone)
  • Cymbalta (duloxetine)
  • Fish Oil (omega-3 polyunsaturated fatty acids)
  • Lasix (furosemide)
  • levothyroxine 
  • Lipitor (atorvastatin)
  • Lyrica (pregabalin)
  • Aspirin
  • Nexium (esomeprazole)
  • Plaquenil (hydroxychloroquine)
  • Plavix (clopidogrel)
  • Calcium 600 D (calcium / vitamin d)
  • Vitamin D, D2 (ergocalciferol), dan D3 (cholecalciferol)
  • Singulair (montelukast)
  • Sulfasalazine 
  • Synthroid (levothyroxine)
  • Tylenol (acetaminophen)
  • Vitamin B12 (cyanocobalamin) dan B6 (pyridoxine)
  • Vitamin C (ascorbic acid)
  • Vitamins (multivitamin)
  • Warfarin (Coumadin, Jantoven)
  • Xanax (alprazolam)

Untuk jenis makanan yang memicu adanya interaksi obat adalah jenis makanan dan minuman beralkohol dan tembakau. Sedangkan kondisi kesehatan yang memicu interaksi adalah anemia pernisiosa, yang merupakan salah satu jenis anemia akibat kurangnya kadar vitamin B12 di dalam tubuh.

Efek Samping

Beberapa efek samping yang pernah dilaporkan adalah kondisi demam, ruam kulit, napas pendek, gatal-gatal pada kulit, pusing dan kesulitan bernapas. Jika mengalami hal tersebut setelah mengonsumsi folic acid, segera hubungi dokter untuk konsultasi dan tindakan lebih lanjut. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis