fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Infeksi jamur dan iritasi pada kulit bisa diatasi dengan menggunakan senyawa asam borat. Senyawa ini banyak ditemukan sebagai kandungan dari obat tetes telinga. Selain itu, boric acid juga banyak ditemui sebagai salah satu obat untuk terapi infeksi jamur pada vagina.

Boric acid diketahui memiliki tingkat toksisitas yang rendah. Itulah mengapa senyawa ini banyak digunakan untuk tujuan pengobatan. Namun, pastikan penggunaan senyawa ini sebagai obat tetap dalam dosis yang disarankan. Berikut akan dibahas lebih lengkap mengenai boric acid.

Informasi

Infeksi jamur dan bakteri pada telinga sangat sering terjadi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal dan menyebabkan gangguan serta rasa tidak nyaman pada telinga. Liang telinga luar merupakan bagian telinga yang paling sering mengalami infeksi. Kondisi ini disebut sebagai otitis eksternal.

Asam borat sebagai senyawa untuk pengobatan otitis eksternal ini dilakukan di bawah pengawasan dokter. Dokter akan memberikan resep sehingga pasien bisa menggunakan obat ini untuk mengatasi otitis eksternal yang mereka alami. Obat tersebut beredar di pasaran dengan nama dagang Santadex.

Selain dipakai sebagai obat tetes telinga, asam borat juga digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada vagina. Vagina merupakan salah satu organ pada wanita yang mudah terserang infeksi jamur. Telah lebih dari 100 tahun, senyawa ini dipercaya bisa merawat infeksi vagina akibat adanya jamur. 

Namun, penggunaan boric acid sebagai obat untuk infeksi jamur pada vagina tidak bisa dilakukan sembarangan. Terutama pada saat wanita dalam kondisi hamil. Boric acid bisa mengganggu kondisi kesehatan janin sehingga harus dihindari.

Dosis

Penggunaan senyawa boric acid tentu harus sangat memperhatikan dosis agar tidak berbahaya bagi tubuh. Senyawa yang digunakan pada obat tetes telinga ini pada dasarnya aman dipakai orang dewasa maupun anak-anak. Namun tetap dengan catatan patuh terhadap dosis obat.

Sebagai obat tetes telinga, pemakaian boric acid adalah 3 hingga 8 tetes untuk setiap telinga. Dosis ini bisa diterapkan pada orang dewasa maupun anak-anak. Pada kemasan obat juga sudah tertera berapa dosis yang aman untuk digunakan di setiap kali pemakaian.

Sementara itu, boric acid yang digunakan untuk terapi infeksi jamur pada vagina digunakan dalam bentuk supositoria. Obat ini akan dimasukkan melalui vagina dengan dosis per hari yaitu 600 mg. Penggunaan suppositoria ini bisa dilakukan setiap hari selama 7 hingga 14 hari. 

Efek Samping

asam-borat

Asam borat memang diketahui memiliki tingkat toksisitas yang sangat rendah. Namun, bukan berarti pemakaian senyawa ini sebagai obat tidak menimbulkan efek samping. Sebelum menggunakan senyawa ini sebagai bagian dari perawatan untuk infeksi jamur, sebaiknya ketahui apa saja efek samping yang bisa ditimbulkan.

Berikut adalah efek samping pemakaian boric acid sebagai obat tetes telinga.

  • Nyeri pada telinga
  • Sensasi panas pada telinga
  • Kemerahan pada telinga
  • Perdarahan telinga
  • Reaksi alergi
  • Pusing setelah obat masuk ke liang telinga.

Sementara itu, berikut adalah efek samping pemakaian boric acid sebagai obat infeksi jamur pada vagina.

  • Kemerahan pada bagian vagina
  • Sensasi terbakar di bagian vagina
  • Keputihan
  • Rasa gatal pada vagina
  • Rasa tidak nyaman pada vagina
  • Perdarahan vagina
  • Demam tinggi

Perlu diketahui bahwa pada beberapa orang pemakaian asam borat ini bisa menimbulkan efek yang berat. Berikut adalah efek samping berat yang bisa terjadi saat Anda menggunakan boric acid sebagai obat.

Efek samping yang dirasakan oleh setiap orang setelah menggunakan asam borat tentu berbeda-beda. Bahkan pada beberapa orang pemakaian obat ini tidak menimbulkan efek apapun. Oleh karena itu penting sekali untuk berkonsultasi pada dokter saat Anda akan menggunakan obat ini. 

Jika terjadi efek samping yang berat dan membahayakan nyawa, jangan tunda untuk pergi ke dokter. Segera dapatkan pertolongan jika efek samping yang ditimbulkan terlalu berat dan sulit untuk diatasi sendiri.

Selain memperhatikan efek sampingnya, penting sekali untuk mengetahui kondisi tubuh Anda. Berikut adalah kondisi yang tidak memungkinkan Anda untuk menggunakan boric acid.

  • Terjadi luka pada bagian liang telinga.
  • Gendang telinga dalam kondisi pecah.
  • Sedang dalam kondisi hamil (baik boric acid sebagai tetes telinga maupun supositoria pada vagina tidak dianjurkan dipakai saat hamil)
  • Terdapat luka terbuka pada vagina.
  • Riwayat alergi pada jenis obat tertentu yang memiliki kandungan senyawa boric acid.

Jika Anda memiliki kondisi tersebut, maka penting sekali untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jika memang boric acid tetap dibutuhkan, maka dokter akan memberikan alternatif cara agar perawatan bisa didapat namun tidak berbahaya bagi tubuh.

Cara Konsumsi

Selain memperhatikan dosis pemakaian, tidak kalah penting untuk mematuhi cara konsumsi obat yang tepat. Boric acid untuk mengatasi infeksi pada telinga ada dalam bentuk tetes. Sementara itu senyawa ini ada dalam bentuk supositoria jika digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada vagina.

Berikut adalah cara konsumsi asam borat sebagai tetes telinga:

  • Pastikan kedua tangan Anda dalam kondisi bersih sebelum menggunakan tetes telinga.
  • Hangatkan tetes telinga sebelum digunakan untuk mengurangi risiko pusing setelah pemakaian obat. Cara menghangatkannya bisa dengan menggenggam kemasan tetes telinga yang akan dipakai untuk beberapa menit.
  • Posisikan kepala Anda miring 30 hingga 45 derajat.
  • Buka jalan dengan menarik daun telinga ke atas kemudian ke arah belakang agar obat bisa masuk dengan lancar.
  • Teteskan obat sebanyak 3-8 tetes.
  • Pertahankan posisi kepala selama kurang lebih 3 menit.
  • Bersihkan sisa obat yang menetes keluar telinga.
  • Ulangi penggunaan tetes telinga di hari berikutnya pada jam yang sama.

Berikut adalah cara pemakaian boric acid dalam bentuk supositoria untuk mengobati infeksi jamur pada vagina.

  • Cuci kedua tangan Anda sebelum menggunakan obat.
  • Temukan posisi yang paling nyaman bagi Anda untuk memasukkan obat ke dalam vagina. Biasanya wanita yang menggunakan menstrual cup bisa dengan mudah mengidentifikasi posisi yang paling nyaman.
  • Secara perlahan-lahan, masukkan supositoria boric acid ke dalam vagina sejauh mungkin dan senyaman mungkin.
  • Gunakan panty liner setelah supsositoria dimasukkan ke vagina untuk mengantisipasi jika ada cairan yang keluar.
  • Bersihkan kembali tangan Anda setelah pemakaian obat.
  • Ulangi penggunaan obat di hari berikutnya pada jam yang sama.
  • Pada kondisi infeksi akut, pemakaian obat bisa dilakukan dua kali sehari. Sementara itu pada kondisi infeksi kronis, pemakaian obat cukup satu kali dalam satu hari.
  • Obat dengan bentuk supositoria memang tidak mudah digunakan pada sebagian orang. Anda mungkin membutuhkan waktu untuk menggunakannya dengan benar. 

Penting sekali untuk diketahui bahwa boric acid tidak aman untuk dikonsumsi dengan cara diminum. Oleh karena itu simpan obat dengan senyawa boric acid di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak. 

Pemakaian asam borat di dunia kesehatan memang bukan hal yang asing lagi. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penggunaan senyawa ini sebagai obat tetap dalam batas yang aman. 

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antre di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis