fbpx

10 Penyebab Muntah Darah, Berbahayakah?

Nov 4, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Mungkin beberapa dari Anda pernah mengalami muntah darah? Ketika Anda mengalami muntah darah mungkin anda merasa panik, bingung, dan khawatir apa penyebab dari muntah darah tersebut. Karena muntah darah merupakan kejadian yang mungkin tidak biasa bagi Anda (Baca juga Bahaya Penyakit Asam Lambung dan Cara Mengatasinya).

Terdapat berbagai macam hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami muntah darah. Apa sajakah itu? Tenang! Tim Lifepack akan mengulas lebih lanjut seberapa bahaya dan penyebab dari muntah darah.

Apa Itu Muntah Darah?

Muntah darah atau hematemesis bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari penyakit itu sendiri. Muntah darah Biasanya berupa memuntahkan isi perut namun disertai disertai dengan darah. Gejala ini biasanya berasal dari sistem pencernaan bagian atas seperti lambung dan kerongkongan. 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa muntah darah merupakan gejala dari suatu penyakit. Namun anda jangan dulu panik ketika menghadapi gejala ini. Karena banyak sekali penyakit yang ditandai dengan gejala muntah darah. Ketika anda mengalami gejala muntah darah ini sebaiknya segera ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

Jenis muntah darah dapat diketahui dari volume dan warna darah yang dikeluarkan. Tentu anda jadi lebih mudah dalam mengenali jenis muntah darah yang terjadi. 

Penyakit yang Dapat Menyebabkan Muntah Darah

1. Mimisan

Siapa yang sangka? Ternyata mimisan juga dapat menyebabkan seseorang mengalami muntah darah loh! Hal ini karena darah akibat mimisan dapat tertelan dari saluran pernapasan ke dalam saluran cerna. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya darah pada ada saat Anda muntah atau terdapat pada feses Anda. Sehingga feses berwarna lebih gelap atau terdapat darah di dalamnya. 

2. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal reflux disease atau GERD,  merupakan penyakit yang menyebabkan peningkatan asam lambung. Pada penyakit ini asam lambung naik hingga ke kerongkongan. Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat mengiritasi kerongkongan dan menyebabkan terjadinya pendarahan pada kerongkongan. Sehingga menyebabkan terjadinya muntah darah. 

3. Gastritis

Selain gastroesophageal reflux disease (GERD), penyakit akibat asam lambung lainnya yang dapat menyebabkan muntah darah adalah gastritis atau peradangan pada dinding lambung. Penyakit ini disebabkan oleh peningkatan jumlah asam di dalam lambung. Peningkatan asam lambung membuat terjadinya peradangan pada dinding lambung. Sehingga timbul rasa perih atau nyeri pada ulu hati dan lambung. Hal ini dapat membuat dinding lambung mengalami pendarahan dan terjadinya muntah darah.

4. Varises Kerongkongan

Penyakit yang dapat menyebabkan muntah darah lainnya adalah varises kerongkongan. Varises kerongkongan biasanya ditandai dengan terjadinya pembesaran pembuluh darah pada dinding di kerongkongan yang diakibatkan oleh sirosis. Umumnya varises kerongkongan ini disebabkan oleh kebiasaan konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. 

5. Esofagitis

Selain varises kerongkongan, esofagitis juga dapat menyebabkan terjadinya muntah darah. Esofagitis merupakan suatu penyakit yang menimbulkan peradangan pada lapisan kerongkongan dalam sehingga menyebabkan seseorang mengalami kesulitan saat menelan, mual, dan mengalami muntah darah. 

6. Duodenitis

Penyebab gejala muntah darah lainnya adalah penyakit duodenitis. Duodenitis merupakan penyakit yang menimbulkan peradangan yang terjadi pada usus halus dengan gejala mual, muntah, hingga muntah yang disertai dengan darah. 

7. Sindrom Mallory Weiss

Sindrom Mallory Weiss merupakan suatu kondisi dimana terjadi robekan pada selaput lendir atau lapisan dalam kerongkongan yang berbatasan dengan lambung. Robekan ini dapat menyebabkan terjadinya pendarahan yang cukup parah hingga menyebabkan muntah darah dan feses yang disertai darah. 

8. Kanker Lambung

Kanker lambung merupakan terjadinya mutasi genetik pada sel lambung yang menyebabkan sel-sel lambung tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali. Biasanya kanker lambung sulit untuk di diagnosis sampai kanker lambung ada pada tahap stadium akhir. 

Kanker jenis ini meski sulit didiagnosis namun menimbulkan beberapa tanda seperti sering terjadinya perut kembung, nyeri pada ulu hati, naiknya asam lambung, mual hingga muntah. Pada kanker lambung stadium lanjut biasanya akan menimbulkan gejala yang lebih berat seperti mengalami kurang darah (anemia),  sakit kuning, nafsu makan semakin berkurang, penurunan berat badan, BAB berwarna hitam atau disertai darah, dan muntah darah. 

9. Syok

Selain gangguan pencernaan, hal lain yang dapat menyebabkan muntah darah adalah syok. Syok terjadi akibat terjadinya pendarahan hebat sehingga memicu kesulitan bernapas, penurunan jumlah urin, warna kulit menjadi pucat, hingga muntah darah.

10. Anemia

Mungkin yang anda ketahui dari anemia adalah terjadinya kekurangan sel darah merah pada tubuh. Namun, terdapat banyak sekali penyebab dari anemia itu sendiri. Anemia dapat disebabkan oleh kekurangan nutrisi sehingga produksi sel darah merah sangat sedikit. Tetapi penyebab lain dari anemia adalah pendarahan. Pendarahan dapat terjadi di dengan cepat maupun secara perlahan sehingga menyebabkan anemia. Salah satu pendarahan yang menandakan anemia adalah terjadinya muntah darah.

Diagnosis Muntah Darah

Ketika seseorang mengalami muntah darah, orang tersebut sedang mengalami syok yang dapat membahayakan jiwa. Oleh karena itu ketika Anda atau orang-orang disekitar Anda mengalami muntah darah, sebaiknya segera ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hal ini guna mencegah terjadinya hal-hal buruk yang dapat terjadi yang dapat terjadi. 

Untuk mendiagnosis penyakit yang ditandai dengan muntah darah biasanya dokter akan melakukan beberapa tes. Tes yang paling umum dilakukan adalah tes darah guna memeriksa jumlah sel darah secara menyeluruh.

Tes lainnya yang akan dilakukan oleh dokter adalah dengan melakukan endoskopi yang mana dilakukan untuk melihat kelainan pada saluran cerna. Ketika terjadi suatu kelainan pada saluran cerna dokter akan melakukan biopsi atau pengambilan sampel jaringan dan memeriksanya di laboratorium. Hal ini dilakukan guna mengetahui penyebab pasti dari terjadinya muntah darah. 

Beberapa teks lain yang dilakukan untuk melengkapi pemeriksaan biasanya adalah dengan melakukan tes USG, rontgen, CT scan hingga MRI.

Pengobatan Muntah Darah

Pengobatan untuk mengatasi muntah darah pun tidak bisa sembarangan. Biasanya dokter akan memberikan infus cairan untuk mengembalikan cairan yang hilang akibat muntah darah dan mencegah terjadinya akibat kehilangan darah. Namun untuk tindakan lebih lanjut biasanya pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab dari terjadinya muntah darah tersebut. Tindakan lanjut yang biasanya digunakan untuk mengatasi muntah darah dapat berupa endoskopi, operasi, hingga pemberian obat-obatan seperti obat penghambat pompa proton untuk menghambat peningkatan asam lambung. 

Itulah informasi mengenai penyebab hingga penanganan dari muntah darah. Jangan panik ketika anda mengalami gejala yang satu ini, dan segeralah ke pelayanan kesehatan Ketika anda mengalaminya. Pastikan anda segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Ditulis oleh: Nada Karisma

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis