fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Sebagian besar orang kurang mawas diri terhadap kesehatannya, bahkan saat muncul sebuah benjolan yang muncul akibat sel terlalu berkembang secara berlebihan. Terkadang orang telat menyadari hadirnya benjolan tersebut. Kejadian tersebut tidak lain adalah salah satu tanda-tanda terjadinya tumor dalam tubuh. Tumor adalah penyakit yang dapat muncul akibat gaya hidup tidak sehat.

Informasi

Tumor adalah penyakit pada umumnya bisa menyerang siapa saja, tidak peduli tua maupun muda. Ada 2 (dua) jenisnya, yakni tumor jinak dan ganas. Tumor jinak masih bersifat bisa disembuhkan karena tidak menyebar atau menjalar ke bagian tubuh lain. Sedangkan tumor ganas berkembang sebaliknya atau biasa disebut dengan kanker.

Selain itu, ada pula tumor prakanker. Jenis tersebut bukan termasuk dalam kategori kanker akan tetapi jika diabaikan bisa menjadi kanker dan menyebabkan kematian untuk penderitanya.

Gejala

Kemunculan penyakit ini pertama kali yang hampir tidak menimbulkan efek apapun pada penggunanya, menjadikan sebagian orang tidak mengkhawatirkannya. Padahal apabila dibiarkan bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Lantas apa saja gejala tumor ganas yang harus diketahui sejak dini?

  • Muncul benjolan
  • Sering mengalami demam
  • Nafsu makan menurun
  • Sering berkeringat pada malam hari
  • Rasa nyeri di dada
  • Kulit mengalami perubahan warna, seperti misalnya putih menjadi kuning, coklat atau gelap dengan cara serta sebab tidak wajar
  • Mengalami pendarahan dan memar pada bagian tubuh tertentu
  • Berat badan menurun drastis
  • Mudah merasa lelah dengan cepat

Pada umumnya gejala tumor hampir sama dengan gejala penyakit paru-paru, seperti misalnya TBC kering atau basah. Namun yang menjadi pembeda adalah, adanya batuk kering maupun basah pada pengidap TB Paru.

Bahkan naasnya penyakit tumor ini sering kali tidak menimbulkan gejala apapun bagi penderitanya. Biasanya orang yang bersangkutan memiliki sistem kekebalan tubuh kuat dan kebal terhadap segala rasa sakit. Namun kendati demikian, hal tersebut sangat berbahaya apabila tidak sesegera mungkin berkonsultasi ke dokter.

Penyebab

Sebelum merasakan berbagai gejala yang telah dituliskan di atas, maka sebaiknya mengetahui beberapa penyebab kemunculan penyakit ini. Sekalipun pada umumnya penyakit tersebut muncul karena kurang seimbangnya jumlah sel baru dan lama, akan tetapi tidak menutup kemungkinan ada penyebab lainnya.

  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan mengandung lemak
  • Pola makan yang tidak terjaga (buruk)
  • Terlalu sering terpapar sinar matahari secara langsung
  • Terinfeksi beberapa virus diantaranya HPV, H. Pylori hingga hepatitis
  • Terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi alkohol
  • Terlalu sering terpapar sinar saat cek laboratorium, seperti misalnya rontgen dan CT scan
  • Mengkonsumsi rokok dengan jumlah berlebihan

Faktor Risiko

Faktor risiko dari penyakit ini bergantung sistem imun dan kekebalan tubuh seseorang. Akan tetapi menurut dokter ahli penyakit dalam, faktor risiko tumor juga bisa jadi berasal dari faktor keturunan dan kelainan genetika pada seseorang.

Diagnosis

Tidak semua benjolan yang ada di dalam diri bisa disebut sebagai tumor, maka untuk mendiagnosisnya harus berkonsultasi dengan dokter ahli. Selain itu, upaya diagnosis ini juga berguna sebagai peninjauan apakah tumor tersebut tergolong jinak atau ganas.

Tumor bisa didiagnosis melalui 3 (tiga) cara. Diagnosa tumor dapat berbeda pada setiap orang karena tergantung lokasi tumor. Secara umum, dokter akan melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan penunjang pertama, yakni menggunakan uji tes darah dan urin. Untuk melihat apakah normal atau tidak. Sebagai contoh, pemeriksaan hematologi lengkap dapat membantu diagnosa leukemia, tapi ada juga pemeriksaan tumor marker, yakni melihat apakah ada kelainan dari tumbuhnya sel darah baru dan lama.

Kedua, yakni dengan USG, MRI atau CT Scan. Cara ini biasanya digunakan untuk mengetahui tingkat mana tumor tumbuh dan berkembang di dalam tubuh. Apabila hasilnya menunjukkan pertanda buruk, maka pihak keluarga akan dimintai persetujuan agar penderita segera melakukan operasi pengangkatan.

Ketiga, dengan cara Biopsi. Langkah diagnosis ini dilakukan untuk mengambil sampel jaringan tumor guna diteliti lebih lanjut di laboratorium. Menggunakan cara ini juga, nantinya tipe tumor bisa terdeteksi sehingga bisa segera dilakukan penanganan selanjutnya.

Pengobatan

Apabila pasien sudah terdeteksi positif mengidap tumor, maka dokter pasti akan menyarankan untuk segera dilakukan metode pengobatan. Dasarnya ada beberapa metode penyembuhannya, salah satunya yakni kemoterapi atau pengangkatan.

Pihak dokter akan menyarankan beberapa metode lain sesuai dengan diagnosis tingkat stadium tumor. Seperti misalnya dengan cara radioterapi, terapi hormon, imunoterapi atau menggunakan sinar laser dan bantuan pisau bedah.

Kendati demikian, penderita tidak perlu merasa takut dan sebaiknya tidak menolak apabila dokter menyarankan operasi. Mengapa? karena apabila diabaikan, tumor tersebut bisa berakibat fatal dan menimbulkan rasa sakit amat dahsyat.

Pencegahan

Selalu terapkan dan ingat bahwa ujaran tentang lebih baik mencegah dari pada mengobati memang sangat penting. Sebelum diri sendiri atau keluarga mengalami tumor, sebaiknya lakukan beberapa upaya pencegahannya sebagaimana berikut:

  • Menjaga kestabilan berat badan
  • Tidak merokok
  • Menjaga pola makan untuk tetap sehat
  • Berolahraga dengan teratur
  • Tidak mengkonsumsi minuman keras

Tumor jinak memang tidak separah tumor ganas, akan tetapi selalu waspadai kemunculannya dan berbagai faktor penyebabnya. Semoga ulasan di atas bisa menjadi referensi dan informasi tambahan agar lebih mawas diri terhadap kesehatan.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis