fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Potassium iodide merupakan senyawa kimia yang digunakan sebagai obat dan suplemen. Biasanya obat ini digunakan untuk mengobati hipertiroidisme. Di Indonesia dan beberapa negara berkembang lain di dunia, obat ini digunakan sebagai suplemen untuk orang yang kekurangan yodium. Biasanya diberikan secara oral melalui mulut. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mengobati phycomycosis kulit. Obat yang sudah digunakan sejak tahun 1820 ini, merupakan obat-obatan teraman yang sangat efektif dalam dunia kesehatan (Baca juga Kalium Iodida).

Informasi

Dalam keseharian potassium iodide sering disebut juga sebagai kalium iodide. Biasanya digunakan sebagai suplemen untuk makanan ternak dan manusia. Sering juga digunakan sebagai pelengkap di dalam garam meja untuk mengatasi kekurangan yodium. Dengan demikian, hal tersebut dapat digunakan untuk mencegah penyakit hipertiroid atau gondok yang sering disebabkan oleh kurangnya yodium dalam tubuh.

Potassium iodide sering digunakan sebagai obat kelenjar. Namun, bagi anda yang memiliki riwayat gangguan kelenjar sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin mengkonsumsi obat atau suplemen dengan kandungan potassium iodide. Karena, pada orang dengan gangguan kelenjar harus mendapatkan arahan yang jelas dari dokter. Hal ini karena dikhawatirkan akan memperparah keadaan pasien. Bisa jadi orang dengan gangguan kelenjar setelah mengkonsumsi ini malah menjadi hipertiroidisme atau malah menjadi hipotiroidisme.

Obat ini, tidak menyebabkan ketagihan. Maka dari itu, pemerintah mengelompokkan obat ini bukan pada kategori obat-obatan yang harus dikendalikan. Salah satu efek samping obat ini adalah menyebabkan kantuk. Oleh karena itu, sebaiknya tidak berkendara setelah menggunakan obat ini. 

Dosis

Meskipun obat ini adalah obat teraman yang digunakan dalam dunia kesehatan, potassium iodide tentu memiliki aturan pemakaian yang harus dipatuhi. Berikut adalah beberapa aturan pemakaiannya.

  • Bayi kurang dari 1 bulan 16 mg/hari
  • Anak-anak usia 1 bulan sampai 3 tahun 32 mg/hari
  • Anak-anak usia 4 tahun sampai 18 tahun 65 mg/hari
  • Dewasa 130 mg/hari

Ada perbedaan pada beberapa merk tertentu. Pastikan membaca petunjuk pemakaian dalam kemasan dan konsultasikan pada dokter.

Kontraindikasi

Potassium iodide tidak diperkenankan untuk digunakan pada orang dengan riwayat hipersensitivitas terhadap yodium. Jangan gunakan potassium iodide jika Anda merupakan kelompok orang dengan riwayat sebagai berikut. Atau konsultasikan pada dokter jika anda ingin mengkonsumsi potassium iodide.

  • Ibu menyusui
  • Wanita yang berencana hamil
  • Orang dengan masalah kelenjar tiroid
  • Ibu hamil
  • Orang dengan masalah ginjal
  • Orang dengan alergi
  • Orang dengan hipersensitivitas terhadap yodium
  • Orang dengan masalah kulit atau pembuluh darah
  • Orang dengan  kadar kalium darah tinggi
  • Orang dengan pertumbuhan yang tidak normal pada kelenjar tiroid

Interaksi dengan Obat Lain

Konsumsi bersamaan dengan obat atau suplemen lain membuat efektivitas obat ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Infokan kepada dokter, jika anda sedang mengonsumsi suplemen lain, vitamin, atau obat lain. Beberapa obat yang yang dapat berinteraksi dengan potassium iodide adalah sebagai berikut. Perhatikan jika anda mengkonsumsinya.

  • Captopril
  • Eplerenone
  • Lithium
  • Spironolactone

Kelompok Orang Berisiko

  • Ibu menyusui
  • Wanita yang berencana hamil
  • Orang dengan masalah kelenjar tiroid
  • Ibu hamil
  • Orang dengan masalah ginjal
  • Orang dengan alergi
  • Orang dengan hipersensitivitas terhadap yodium
  • Orang dengan masalah kulit atau pembuluh darah
  • Orang dengan  kadar kalium darah tinggi
  • Orang dengan pertumbuhan yang tidak normal pada kelenjar tiroid

Efek Samping

Penggunaan potassium iodide dalam jumlah yang besar tentu akan menimbulkan beberapa efek samping. Berikut adalah beberapa efek samping yang ditimbulkan. Segera hubungi dokter apabila terdapat gejala berikut.

  • Kelelahan
  • Demam
  • Kelemahan
  • Luka mulut
  • Ruam kulit
  • Pembengkakan di leher
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Rasa logam di mulut
  • Terasa kesemutan atau mati rasa pada anggota tubuh
  • Buang air kecil menjadi jarang

Cara Konsumsi

  • Obat ini digunakan melalui mulut sesuai petunjuk penggunaan. Ikuti petunjuk yang ada di kemasan produk. Tanyakan pada dokter atau apoteker apabila ada informasi petunjuk pemakaian yang belum dimengerti.
  • Pada obat dengan sediaan obat oles, gunakan dengan cara mengoleskan dengan ketebalan ⅛ sampai ¼ inci.pastikan gunakan kasa steril untuk membalut dan pastikan luka telah bersih.
  • Untuk obat oles, perhatikan perubahan warna yang terjadi pada obat. Bersihkan jika obat sudah berwarna kecoklatan. Sebelum dioles kembali, bersihkan luka dengan air steril, pembersih luka,  atau saline.
  • Tidak diperkenankan menggunakan obat ini dalam dosis yang lebih. Karena, pengguna obat dengan dosis yang lebih dari pada dianjurkan tidak mempercepat penyembuhan penyakit. Hal tersebut akan menimbulkan masalah lain dalam penyakit anda. Salah satunya adalah semakin parahnya penyakit yang diderita.
  • Usahakan tidak memberikan obat yang anda gunakan kepada orang lain, walaupun obat ini dan kategori obat teraman. Karena, kondisi tiap orang yang berbeda akan bereaksi berbeda meskipun diberi obat yang sama.
  • Mengkonsumsi obat yang kadaluarsa, tidak akan menjadi masalah bagi kesehatan anda. Biasanya obat tersebut menjadi tidak efektif dalam menyembuhkan penyakit. Namun, konsultasikan pada dokter apabila anda mengalami gangguan. Lebih aman apabila tidak mengkonsumsi obat yang telah kadaluarsa, selalu perhatikan tanggal kadaluarsa pada kemasan.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis