fbpx
BerandadirektoriPenyakitPolip Usus

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Polip Usus

Polip usus merupakan penyakit berupa benjolan kecil yang berada pada kolon atau bagian dalam usus besar. Penyakit ini sendiri kebanyakan tidak menimbulkan bahaya, namun ada jenis polip khusus yang dapat berkembang atau menjadi penyebab kanker usus besar.

Informasi

Penyakit Polip pada usus bisa diderita oleh berbagai kalangan usia, namun penyakit ini lebih rentan dialami oleh orang dengan usia diatas 50 tahun. Penyakit tersebut juga bisa diderita oleh orang yang memiliki berat badan berlebih, seorang perokok serta adanya anggota keluarga yang memiliki riwayat mengalami kanker usus besar maupun memiliki riwayat penyakit ini.

Gejala

Pada umumnya penderita penyakit ini tidak merasakan gejala apapun, namun, pada kasus tertentu gejala penyakit ini juga bisa dirasakan diantaranya:

1. Perubahan Frekuensi Buang Air Besar

Perubahan frekuensi air besar yang dialami lebih dari 7 hari dapat menjadi tanda bahwa anda mengalami polip pada usus. Perubahan frekuensi ini bisa berupa diare maupun sembelit atau konstipasi.

2. Perubahan Warna Feses

Gejala lain yang timbul dari polip usus adalah warna pada feses. Perubahan warna pada feses dapat terjadi dikarenakan telah bercampur dengan darah sehingga warna feses berubah menjadi kehitaman maupun terdapat garis merah.

Jaminan Lifepack untuk Anda

3. Nyeri Perut 

Nyeri perut dapat dialami jika polip usus memiliki ukuran yang cukup besar hingga dapat menyumbat sebagian usus. Penyumbatan ini menyebabkan timbulnya rasa nyeri serta kram.

4. Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi

Polip usus dapat menimbulkan terjadinya pendarahan akibatnya zat besi yang ada dalam tubuh menjadi lebih banyak digunakan. Hal inilah yang menyebabkan penderita polip usus mengalami gejala berupa anemia.

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Penyebab

Penyebab penyakit polip usus dikarenakan terjadinya mutasi genetik. Mutasi tersebut menyebabkan sel yang berada di dalam usus menjadi abnormal. Mutasi yang terjadi pada gen ini menyebabkan sel secara terus menerus membelah bahkan ketika tubuh tidak memerlukan sel baru. Pertumbuhan sel yang tak teratur inilah yang menjadi penyebab munculnya polip. Jika polip terus mengalami pertumbuhan, maka risiko terjadinya penyakit ganas pun semakin besar.

Faktor Risiko

Berikut faktor risiko seseorang dapat mengidap polip pada usus:

  1. Berusia 50 tahun ke atas.
  2. Memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat menderita polip atau kanker usus besar
  3. Menderita radang usus, seperti penyakit crohn atau kolitis ulseratif.
  4. Menderita diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol.
  5. Mengalami obesitas.
  6. Kurang melakukan olahraga.
  7. Merupakan seorang perokok.
  8. Sering mengonsumsi minuman beralkohol.
  9. Beberapa kelainan genetik seperti Familial adenomatous polyposis (FAP), Sindrom Gardner, Serrated polyposis syndrome, MYH-associated polyposis (MAP), Sindrom Peutz-Jeghers, Sindrom Lynch juga dapat meningkatkan risiko polip pada usus.

Diagnosis

Diagnosis polip pada usus oleh dokter sangat penting untuk dilakukan guna untuk mendeteksi secara dini apakah polip akan berpotensi berubah menjadi kanker. Berikut pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis polip

1. Kolonoskopi

Metode ini menggunakan alat berupa selang berkamera yang berguna untuk melihat lapiasan dalam dari usus besar pasien. Jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan polip maka dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut

Jaminan Lifepack untuk Anda

2. Uji feses

Pemeriksaan uji feses ini dapat dilakukan dengan FIT (fecal immunochemical test) maupun FOBT (fecal occult blood test). Kedua jenis pemeriksaan tersebut berguna untuk mengetahui kandungan darah yang berada pada feses. Pemeriksaan tersebut juga dapat mendeteksi kanker usus lebih awal.

Pengobatan

Jika ditemukan polip pada usus besar, maka dokter akan melakukan sejumlah pengobatan untuk mengangkat polip tersebut. Pengobatan polip usus berupa:

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

  • Melakukan Polipektomi atau Pengangkatan Polip Melalui Kolonoskopi  

Metode pengangkatan ini dilakukan dengan cara menyuntikan cairan pada polip agar nantinya polip tersebut dapat terpisah dengan jaringan yang ada di sekitar polip sehingga pengangkatan dapat dilakukan. Prosedur ini menggunakan alat bantu bernama kolonoskopi. Alat ini nantinya dimasukan melalui dubur

  • Pengangkatan Polip (Polipektomi) Melalui Laparoskopi  

Jika polip memiliki ukuran yang terlampau besar, maka pengangkatan menggunakan kolonoskopi tidak bisa dilakukan. Maka, pengangkatan tersebut dilakukan dengan menggunakan teknik laparoskopi. Prosedur ini serupa dengan kolonoskopi hanya saja alat dimasukan melalui dinding perut bukan lewat dubur.

  • Pengangkatan Seluruh Usus Besar

Prosedur bedah yang satu ini akan dilakukan jika pasien ternyata menderita familial adenomatous polyposis (FAP).

Pencegahan

Sebagian penyakit ini muncul disebabkan karena genetik. Penyebab seperti ini memang lebih sulit untuk dicegah, namun dengan melakukan skrining secara rutin, penyakit ini bisa diketahui sejak dini.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Sedangkan polip yang disebabkan karena adanya faktor selain genetik dapat dilakukan pencegahan dengan cara menjaga meningkatkan sistem imun tubuh:

  • Memperbanyak konsumsi sayur-sayuran serta konsumsi buah-buahan.
  • Kurangi makan makanan tidak sehat seperti konsumsi makanan berlemak, serta daging olahan serta daging merah.
  • Hilangkan kebiasaan merokok.
  • Hindari untuk mengkonsumsi minuman keras.
  • Jaga berat badan tubuh tetap ideal.
  • Olahraga secara teratur, setidaknya lakukan selama 1 jam per minggu.
  • Tingkatkan konsumsi makanan dengan kandungan kalsium guna mencegah polip usus kambuh kembali. Anda juga bisa mendapatkan kandungan kalsium melalui suplemen Epolcaldi Capsul – 30 kapsul – Vitamin Kalsium (Rp209.200).

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

perbedaan demam berdarah malaria

Perbedaan Demam Berdarah dan Malaria

direktoriPenyakit   27/09/2022
demam berdarah dan tifus

Wajib Tahu! Perbedaan Demam Berdarah dan Tifus

direktoriPenyakit   26/09/2022
fase demam berdarah

Jangan Lengah, Ini 3 Fase Demam Berdarah yang Harus Dipahami

direktoriPenyakit   05/09/2022
jantung koroner

Jantung Koroner: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

direktoriPenyakit   02/09/2022

Sama-sama Gangguan Memori, Apa Perbedaan Alzheimer dan Demensia?

direktoriPenyakit   26/07/2022

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman