fbpx

Penyebab Penyakit Disentri dan Gejalanya

Mei 5, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Anda mungkin pernah mendengar tentang penyakit disentri. Namun apakah anda benar-benar tahu segala tentang penyakit disentri,  apa penyebabnya, bagaimanakah gejalanya, dan upaya pencegahannya? Jika anda baru mengetahui sedikit tentang penyakit disentri, anda layak untuk membaca uraian ini hingga selesai. 

Penyakit Disentri dan Gejalanya

Penyakit disentri merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Disentri termasuk penyakit yang cukup berbahaya. Namun banyak sekali orang yang belum paham sepenuhnya mengenai penyakit disentri. 

Disentri adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami peradangan pada usus yang disebabkan oleh diare yang disertai adanya darah atau lendir. Diare itu sendiri merupakan sebuah kondisi dimana feses yang dikeluarkan oleh sistem pembuangan berupa cairan atau dalam kondisi yang lembek. 

Penyakit ini terbagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya, yaitu Disentri basiler atau shigellosis dan Disentri amoeba atau amoebiasis. Pada disentri basiler atau shigellosis disebabkan oleh infeksi bakteri Shigella pada tubuh, sedangkan disentri amoeba atau Amoebiasis disebabkan oleh infeksi Entamoeba histolytica. 

Gejala penyakit disentri memang tidak datang langsung secara bersamaan. Namun gejala penyakit tersebut datang dalam waktu yang perlahan, dalam skala yang bervariasi mulai dari yang paling ringan hingga berat. Tingkat terjangkit disentri suatu penduduk daerah pun bergantung pada kebersihan sanitasi daerah tersebut. 

Hal ini dikarenakan penyakit disentri sangat erat kaitannya dengan kebersihan sanitasi. Adapun gejala disentri yang paling umum adalah terjadinya diare yang keluarnya disertai darah maupun lendir. Setelah itu, penderita akan mengalami gejala berupa demam yang kian meningkat seiring berjalannya waktu.  Bahkan jika mencapai tahap yang cukup parah, penderita akan merasakan kram perut yang menyiksa. Gejala disentri ini memang akan nampak sekitar sehari hingga dua hari setelah penderita terinfeksi oleh bakteri penyebab penyakit disentri. 

Sasaran Penyakit Disentri

Penyakit ini merupakan penyakit yang sudah dialami oleh banyak sekali orang sehingga termasuk penyakit yang umum adanya. Penyakit ini bisa menyerang orang dewasa, namun anak kecil yang berusia 2 hingga 4 tahun lebih rentan diserang disentri. Hal ini karena mereka belum memiliki ketahanan tubuh yang terlalu kuat. 

Selain itu, disentri juga rentan menyerang siapapun yang tidak menjaga kebersihan lingkungannya. Kebersihan sanitasi sangat perlu diperhatikan agar tidak ada bakteri penyebab penyakit disentri yang hidup di sana. Pola makan yang sembarangan juga bisa menjadi penyebab utama seseorang terjangkit penyakit disentri. 

Penyebab Disentri

Telah kami sebutkan sebelumnya bahwa penyakit disentri disebabkan oleh dua hal, yaitu oleh infeksi bakteri dan akibat amuba. Disentri yang disebabkan oleh bakteri biasanya disebabkan oleh spesies bakteri Shigella, Salmonella, E. Coli, dan Campylobacter. Bakteri-bakteri tersebut sering ditemukan pada tinja orang yang telah terinfeksi disentri. 

Penyebaran bakteri tersebut bisa melalui banyak cara. Salah satunya adalah kebiasaan tidak mencuci tangan hingga bersih ketika selesai dari kamar mandi. Mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi bakteri-bakteri tersebut juga bisa membuat kita terjangkit penyakit disentri. 

Sedangkan penyakit disentri yang disebabkan oleh amuba biasanya disebabkan oleh kurang bersihnya lingkungan sanitasi di suatu daerah. Sehingga amuba yang merupakan makhluk hidup bersel satu mudah menginfeksi tubuh manusia karena kumuhnya lingkungan sanitasi. 

Pencegahan

Sebagai penyakit yang disebabkan oleh kurang bersihnya lingkungan sanitasi dan juga gaya hidup yang kurang sehat, maka kita tentunya tahu hal apa yang harus dilakukan untuk mencegah disentri. Kita harus selalu menjaga kebersihan lingkungan kita, khususnya tempat sanitasi. 

Kebersihan tempat sanitasi harus dijaga agar tidak dijadikan tempat berkembangbiak bakteri atau amuba yang menyebabkan penyakit disentri. Kita juga harus selalu menerapkan gaya hidup sehat dan tidak jajan sembarangan agar tidak terjangkit disentri. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
8 Jenis Obat Diare Alami yang Mujarab
Penyakit Ambeien: Gejala, Penyebab, dan Faktor Risiko
Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Infeksi Saluran Kemih
Fakta Umum Mengenai Penyakit Gastritis
Diare Masih Menjadi Penyebab Kematian, Bagaimana Cegah Diare?
Bahaya Angin Duduk atau Angina Pectoris yang Sebaiknya Diwaspadai

Penanganan Disentri

Kebanyakan orang akan pulih dari shigellosis tanpa perawatan dalam 5 hingga 7 hari. Orang yang menderita disentri harus minum lebih banyak air untuk mencegah dehidrasi. Jika Anda terus mengalami demam, diare berdarah, kram perut atau nyeri perut, mengalami dehidrasi, atau merasa sangat sakit segera periksakan diri ke dokter untuk segera mendapatkan penanganan.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Sumber:
Centers for Disease Control and Prevention

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis