Penyakit Hepatitis: Jenis dan Pengobatannya

by | May 28, 2020 | Hidup Sehat | 0 comments

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit hepatitis? Ya, hepatitis merupakan peradangan yang terjadi pada hati. Biasanya hepatitis disebabkan oleh virus, namun penyakit ini juga dapat disebabkan oleh infeksi lain, penggunaan alkohol berat, racun, konsumsi obat-obatan tertentu, dan penyakit autoimun. Namun tahukah Anda bahwa penyakit ini dapat berbahaya?

Simak beberapa informasi mengenai hepatitis yang telah Tim Lifepack rangkum untuk Anda.

Jenis-jenis Penyakit Hepatitis

Terdapat 5 jenis penyakit hepatitis yang perlu Anda ketahui, antara lain hepatitis A, B, C, D, dan E. Kelimanya memiliki penularan dan pengobatan yang berbeda. Simak penjelasan mengenai jenis-jenis hepatitis beriktu ini.

Hepatitis A

Hepatitis A adalah infeksi yang terjadi pada hati dan dapat menular. Biasanya penularan terjadi melalui makanan atau air yang terkontaminasi dengan virus hepatitis A atau melalui kontak fisik dengan orang yang terinfeksi hepatitis A. Selain itu penularan juga dapat terjadi karena mengonsumsi makanan yang tidak dimasak dan sanitasi lingkungan yang buruk. Hepatitis jenis ini merupakan hepatitis ringan, bersifat akut, dan dapat sembuh tanpa menyisakan gejala apapun.

Hepatitis B

Pada hepatitis B, terdapat dua jenis yaitu hepatitis B akut dan hepatitis B kronik. Pada hepatitis B akut penularannya bisa terjadi ketika persalinan dan intra uteri. Selain itu, penularan hepatitis ini juga dapat terjadi akibat transfusi darah dengan penderita, jarum suntik yang tercemar, tato, dan transplantasi organ. Gejala yang biasa muncul adalah lesu, nafsu makan menurun, demam, merasa nyeri pada perut sebelah kanan, dan air kencing yang berwarna seperti teh.

Sedangkan pada hepatitis B kronis merupakan tahap lanjut dari hepatitis B akut. Pada hepatitis B ini biasanya datang tanpa gejala. Untuk pengobatan hepatitis B kronis, dapat dilakukan dengan pengobatan terhadap gejalanya (pengobatan simtomatis). Pengobatan hepatitis B kronik tersedia dalam 7 macam obat, yaitu interferon alfa -2a, peginterferon alfa-2a, lamivudin, adefovir, entecavir, telbivudine, dan tenofovir. Pengobatan untuk hepatitis B ini perlu dilakukan dengan tepat dan tidak terlambat untuk mencegah sirosis hati atau hepatoma.

Hepatitis C

Penyakit ini merupakan penyebab utama sirosis hati dan kanker hati. Biasanya ketika seseorang tertular virus hepatitis C, virus akan mengalami masa inkubasi di dalam tubuh selama 2-24 minggu. Penularan dapat terjadi melalui darah, cairan tubuh, jarum suntik, dan kecelakaan kerja (terutama pada petugas kesehatan). Menurut Kementerian Kesehatan RI, hepatitis C memiliki kemungkinan 80% untuk menjadi hepatitis kronis. Pengobatan hepatitis C dapat dilakukan dengan kombinasi obat pegylated interferon dan ribavirin. 

Hepatitis D

Hepatitis D merupakan hepatitis yang jarang ditemukan namun sangat berbahaya. Penyebab dari hepatitis D adalah virus hepatitis D atau disebut juga virus delta, yang mana virus ini memerlukan virus hepatitis B untuk berkembang biak. Oleh karena itu hepatitis D hanya dapat ditemukan pada orang yang telah menderita hepatitis B. Pada hepatitis jenis ini tidak memiliki vaksin, namun jika seseorang telah diberi vaksin untuk hepatitis B, maka otomatis orang tersebut akan kebal terhadap virus hepatitis B.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Tips Menurunkan Kolesterol Tinggi
Mengenal Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Penyakit Ambeien: Gejala, Penyebab, dan Faktor Risiko
Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Infeksi Saluran Kemih
Fakta Umum Mengenai Penyakit Gastritis
Bahaya Angin Duduk atau Angina Pectoris yang Sebaiknya Diwaspadai

Hepatitis E

Hepatitis E merupakan salah satu jenis hepatitis yang ada. Penyebab dari hepatitis ini adalah virus hepatitis E. Virus ini membutuhkan masa inkubasi 2-9 minggu di dalam tubuh seseorang. Penularan hepatitis E dapat terjadi melalui fekal oral seperti hepatitis A. Gejala yang terjadi pada penyakit ini dapat menyerupai gejala flu.

Sampai saat ini masih belum ada antivirus untuk hepatitis E, namun Anda dapat melakukan pencegahan seperti menjaga kebersihan lingkungan, serta makanan dan minuman yang akan Anda konsumsi.

Itulah beberapa informasi mengenai jenis dan pengobatan hepatitis. Jika Anda membutuhkan konsultasi mengenai kesehatan, Anda dapat mengunduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Dapatkan menebus resep obat dengan mudah tanpa antri.

Referensi:
Hepatitis
Situasi dan Analisis Hepatitis