fbpx

Virus Ebola Kembali Muncul, Pelajari Gejala, dan Pengobatannya

Jun 11, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Baru-baru ini, Pemerintah Republik Demokratik Kongo mengumumkan bahwa terjadi wabah baru penyakit virus Ebola yang terjadi di zona kesehatan Wangata, Mbandaka, di provinsi Équateur. Kementerian Kesehatan Kongo menyebutkan bahwa enam kasus Ebola sejauh ini telah terdeteksi di Wangata, empat di antaranya telah meninggal dan dua lainnya masih hidup dan sedang dalam perawatan.

Namun sudahkah Anda mengetahui apa itu penyakit Ebola? Seberapa bahayakah penyakit ini? Pelajari penyakit ebola pada ulasan yang telah dibuat oleh Tim Lifepack berikut ini.

Apa Itu Virus Ebola?

Penyakit Virus Ebola (EVD) adalah penyakit langka dan mematikan pada manusia. Virus yang menyebabkan EVD terletak terutama di Afrika sub-Sahara. Orang bisa mendapatkan EVD melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi (kelelawar atau hewan primata), orang yang sakit atau mati akibat terinfeksi virus Ebola.

Beberapa virus di dalam genus Ebolavirus yang dapat menyebabkan penyakit ebola, antara lain:

  • Ebola (spesies Zaire ebolavirus)
  • Sudan (spesies Sudan ebolavirus)
  • Hutan Taï (spesies Taï Hutan ebolavirus, sebelumnya ebayvirus Pantai Gading)
  • Bundibugyo (spesies Bundibugyo ebolavirus)
  • Reston virus (spesies Reston ebolavirus)
  • Bombali (spesies Bombali ebolavirus)

Dari jumlah tersebut, hanya empat (Ebola, Sudan, Taï Forest, dan virus Bundibugyo) yang diketahui menyebabkan penyakit pada manusia. Virus Reston diketahui menyebabkan penyakit pada hewan primata dan babi, tetapi tidak pada manusia. Ebola tidak menyebar melalui udara, air, makanan, dan gigitan serangga seperti nyamuk.

Gejala Ebola

Gejala pada ebola memiliki waktu antara paparan dan ketika gejala terjadi (masa inkubasi) yaitu 2-21 hari. Tetapi rata-rata, gejala berkembang dalam 8 -10 hari. Biasanya gejala awal Ebola meliputi:

  • Demam lebih dari 38,6 ° C
  • Panas dingin
  • Sakit kepala parah
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Kelemahan
  • Kelelahan
  • Ruam
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Muntah

Selain itu ebola juga dapat mengakibatkan beberapa gejala lanjutan, seperti:

  • Pendarahan dari mulut dan dubur
  • Berdarah dari mata, telinga, dan hidung
  • Kegagalan organ

Pengobatan Ebola

Belum ada obat yang diketahui dapat menyembuhkan Ebola. Perawatan eksperimental telah digunakan, tetapi tidak ada yang sepenuhnya diuji untuk melihat apakah mereka bekerja dengan baik dan aman. Penderita Ebola harus dirawat di rumah sakit. Di sana, penderita akan diisolasi sehingga penyakit tidak bisa menyebar. 

Pengobatan untuk Ebola mendukung dan termasuk:

  • Cairan yang diberikan melalui vena (IV)
  • Oksigen
  • Manajemen tekanan darah
  • Pengobatan untuk infeksi lain
  • Transfusi darah

Kelangsungan hidup orang dengan ebola tergantung pada bagaimana sistem kekebalan tubuh seseorang merespons virus. Seseorang dengan virus ebola akan lebih mungkin untuk bertahan hidup jika mereka menerima perawatan medis yang baik.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Penyakit Cacar Air: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Mengenal Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Psoriasis
3 Tahapan Penyakit HIV AIDS yang Perlu Anda Ketahui
Diare: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Pelajari 6 Gejala Demam Berdarah yang Harus Anda Waspadai
Penyakit Meningitis: Penyebab, Gejala, dan Faktor Risikonya

Itulah beberapa informasi mengenai virus Ebola. Ingin berkonsultasi mengenai kesehatan lebih lanjut? Unduh aplikasi Lifepack di Google Play Store dan App Store dan dapatkan kemudahan menebus resep obat tanpa antri.

Referensi:

Centers for Disease Control and Prevention

National Library of Medicine

World Health Organization

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis