Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Sakit gigi, sakit kepala pasti menimbulkan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas. Termasuk saat masa haid, seringkali menimbulkan rasa nyeri pada perut. Untuk mengatasi rasa nyeri dan sakit tersebut, Anda bisa menggunakan obat Asam Mefenamat dalam dosis yang dianjurkan. Obat ini dapat mengatasi rasa sakit akibat peradangan.

Informasi

Asam Mefenamat merupakan obat untuk menghilangkan rasa nyeri. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim yang menjadi penyebab adanya peradangan. Enzim yang memproduksi prostaglandin dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit. Sehingga mengganggu aktivitas Anda, karena rasa nyeri yang disebabkan.

Penggunaan obat ini harus diikuti dengan pengawasan dokter. Dan penggunaanya tidak boleh lebih dari tujuh hari, kecuali dalam pengawasan dokter. Jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi dengan dosis yang berlebihan dapat menimbulkan risiko seperti mual, diare, hingga sakit mag.

Ada beberapa produk dagang Asam Mefenamat di pasaran.  Diantaranya Asmef, Mefinter, Lapistan, Opistan, Ponstan, dan Novastan. Semua produk ini mempunyai khasiat untuk meredakan rasa nyeri akibat sakit kepala, gigi atau haid.

Dosis

Asam Mefenamat mempunyai dosis yang berbeda, sesuai dengan usia dan kondisi tubuh pasien. Dosis tersebut harus dibagi dalam sehari dengan jadwal konsumsi yang teratur. 

Untuk Meredakan Nyeri

Penggunaan obat untuk meredakan rasa nyeri dalam dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa. Untuk anak diatas usia 14 tahun, dosis yang dianjurkan sesuai dengan resep dokter. Dan untuk orang dewasa, dosis yang dianjurkan sebanyak 250 mg dengan penggunaan selama 7 hari setiap 6 jam sekali.

Untuk Meredakan Nyeri Haid

Para wanita pasti sering mengeluh saat haid, karena menimbulkan rasa nyeri yang mendalam. Oleh karena itu, Anda bisa mengonsumsi obat ini dengan dosis tertentu. Untuk anak-anak diatas 14 tahun dosis yang diberikan sesuai petunjuk dokter. 

Untuk orang dewasa, dosisnya 500 mg untuk dosis awal. Setelah itu, dosis yang diberikan 250 mg setiap 6 jam sekali. Waktu penggunaan maksimal selama 7 hari dengan dosis yang sudah ditentukan.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Sama seperti obat pereda nyeri lainnya, Asam Mefenamat dapat menimbulkan interaksi yang berisiko jika dikonsumsi dengan obat lain. Seperti obat darah tinggi diantaranya diuretik, obat penghambat beta, ACE inhibitor, dan golongan obat angiotensin receptor blockers atau ARB.

Obat ini juga tidak bisa dikonsumsi dengan obat lithium yang digunakan untuk mengobati penyakit bipolar. Termasuk dengan obat antirematik, obat antasida atau yang mengandung magnesium hidroksida, obat antidepresan, obat digoxin dan obat pengencer darah.

Kelompok Orang Berisiko

Asam Mefenamat juga berisiko tinggi jika dikonsumsi oleh beberapa kelompok orang dengan kondisi tubuh yang berbeda. Selain interaksi dengan obat lain, obat ini juga tidak bisa digunakan oleh sembarang orang. Terutama golongan pasien sebagai berikut.

Ibu Hamil atau Berencana untuk Hamil

Asam Mefenamat tidak cocok dikonsumsi oleh ibu hamil atau ibu yang sedang berencana hamil. Jika memang harus mengonsumsi Asam Mefenamat, harus dibawah pengawasan dokter dan tidak boleh sembarangan.

Penderita Penyakit Dalam

Obat ini tidak bisa dikonsumsi oleh para penderita penyakit dalam. Seperti tukak lambung, gangguan hati, gangguan jantung, ginjal, diabetes, epilepsi, stroke, atau penderita yang telah mengalami operasi jantung.

Penderita Gangguan Pencernaan

Bagi para penderita gangguan saluran pencernaan lebih baik menghindari konsumsi Asam Mefenamat. Termasuk penderita obesitas, hipertensi, lupus, dan polip hidung.

Pekerja Berat

Asam Mefenamat menyebabkan kantuk dan pusing serta membuat penglihatan terganggu. Sehingga jangan dikonsumsi oleh para pekerja berat atau operator alat berat, mesin dan sebagainya.

Efek Samping

Selain berisiko terhadap konsumsi obat dan kelompok pasien dengan riwayat penyakit dalam, Asam Mefenamat juga bisa menyebabkan efek samping. Jika terus dibiarkan dalam menyebabkan penyakit yang berbahaya, diantaranya:

  1. Menyebabkan kantuk dan lelah
  2. Mual dan muntah serta sistem pencernaan terganggu
  3. Mulut sariawan
  4. Diare tinggi
  5. Sakit maag
  6. Pembengkakan dan ruam pada kulit
  7. Sakit kepala hebat

Jika efek samping Asam Mefenamat tidak segera diatasi atau diperiksakan ke dokter, bisa menyebabkan gejala yang lebih berbahaya. Diantaranya tinnitus, nyeri sendi dan dismenore pada beberapa pasien yang mengonsumsi obat Asam Mefenamat ini.

Cara Konsumsi

Cara mengonsumsi obat yang baik dan benar harus sesuai anjuran dokter. Jangan lupa membaca keterangan yang tertera dalam produk obat Asam Mefenamat. Obat ini bisa dikonsumsi saat makan atau setelah makan. Agar bisa terhindar dari efek samping obat yang membahayakan.

Obat ini hanya untuk penggunaan jangka pendek, maksimal 7 hari. Penggunaan Asam Mefenamat harus diikuti dengan pemeriksaan rutin ke dokter. Agar obat dapat bereaksi dengan cepat tanpa menimbulkan gejala yang serius. 

Jauhkan obat ini dari jangkauan hewan peliharaan dan anak-anak. Simpan dalam kondisi rapat, dan letakan pada tempat yang sejuk dan kering. Perhatikan tanggal kadaluarsa obat, jangan sampai mengonsumsi obat yang sudah melebihi batas konsumsi.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis