fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Minoxidil merupakan obat yang dikonsumsi oleh pasien yang mengidap tekanan darah tinggi (hipertensi). Tidak hanya itu, obat minoxidil merupakan obat oles yang juga digunakan sebagai perangsang rambut. 

Hipertensi adalah keadaan yang mana aliran dalam darah terhadap arteri sangatlah tinggi. Kondisi hipertensi akan semakin parah jika tidak segera ditangani dan menyebabkan komplikasi parah yang mampu menyebabkan potensi risiko dari penyakit jantung, stroke, bahkan kematian. 

Informasi 

Minoxidil adalah obat yang digunakan untuk mengatasi permasalahan mengenai tekanan darah tinggi.

Tidak hanya menjadi obat minum, obat ini merupakan obat oles dan foam. Minoxidil menjadi obat yang digunakan untuk merangsang pertumbuhan terhadap rambut. Obat ini akan bekerja dengan membuka folikel rambut guna memberikan banyak asupan nutrisi serta oksigen agar selalu tercukupi. Dengan tercukupinya nutrisi dan oksigen akan memperlancar pertumbuhan dari folikel rambut. 

Dosis 

lemak-trans
Konsumsi lemak trans yang terlalu banyak dapat menimbulkan penyakit kronis. Simak cara menghindari konsumsi lemak trans selengkapnya di sini.

Dosis untuk mengonsumsi obat ini berbeda-beda sesuai dengan kondisi dari pasien masing-masing. Anda tidak bisa sembarangan untuk mengkonsumsi obat ini. Anda bisa mengonsultasikannya bersama dengan dokter untuk keamanan tubuh. 

Dosis untuk Orang Dewasa yang Mengalami Hipertensi 

Penggunaan minoxidil untuk dosis awalnya adalah 5 mg / sehari, ditingkatkan lagi untuk interval waktu 3 hari menjadi 40 mg / 50 mg. Dosis ini bisa terbagi menjadi 2 kali atau 3 kali. Pemberian dosis maksimum adalah 100 mg. 

Dosis untuk Anak-anak Hipertensi 

Untuk anak usia kurang dari 12 tahun, dosis awal pemberian cukup 100 mcg/kg dalam 1 hari atau 2 hari, ada peningkatan dalam interval waktu menambahkan 100 atau 200 mcg/kg selang waktu 3 hari sesuai dengan kondisi dari pasien. Dosis untuk penggunaan maksimum adalah 1 mg/kg dalam sehari. 

Dosis untuk Orang Dewasa yang Mengalami Kebotakan 

Obat bentuk larutan untuk pria sebanyak 2%-5% pengaplikasiannya dalam 1 ml, dioleskan ke bagian kulit kepala dengan penggunaan 2x sehari. Busa 5% penggunaan 2x sehari. Wanita, larutan 2%1 ml, oleskan ke bagian kulit kepala penggunaan 2x sehari. Busa menggunakan dosis 5% 2x sehari. 

Kontraindikasi

  1. Ketika Anda akan berlangsung operasi gigi, bicarakan terlebih dahulu ketika akan mengkonsumsi obat minoxidil.
  2. Pada saat Anda merencanakan program kehamilan, sedang hamil, bahkan menyusui, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. 
  3. Jika Anda memiliki permasalahan jantung dan hati, beritahukan kepada dokter. 
  4. Apabila Anda memiliki riwayat terkena tumor di kelenjar adrenal, maka beritahukan segera dokter. 
  5. Apabila memiliki sensitivitas terhadap minoxidil, konsultasikan dengan dokter. 
  6. Memberitahukan list konsumsi obat kepada dokter. 

Interaksi dengan Obat Lain 

Interaksi yang terjadi pada dua obat akan mengubah salah satu kinerja dari obat. Bahkan, tidak hanya itu saja, penggunaan obat minoxidil dengan obat yang lain akan mengakibatkan risiko efek samping yang begitu besar. Tetapi, tidak semua obat yang diminum bersamaan dengan obat lain malah akan membesarkan efek samping. Hal ini hanyalah sebagian kecil saja. 

Anda wajib untuk menyimpan daftar obat-obatan, baik herbal, non-herbal, resep dokter, tanpa resep dokter sekalipun dan konsultasikan kepada dokter atau apoteker. Anda harus memperhatikan tidak boleh menggunakan obat minoxidil bersamaan dengan guanethidine. 

Kelompok Orang Berisiko 

Belum terdapat penelitian yang lebih rinci untuk penggunaan obat minoxidil untuk para ibu hamil, menyusui, dan program kehamilan. Maka dari itu, Anda perlu melakukan pertimbangan dosis penggunaan dengan dokter saat ini. 

Melihat bahwa obat minoxidil, merupakan obat dengan golongan C. Golongan obat yang mana ada kemungkinan untuk beresiko dikonsumsi oleh ibu hamil, menyusui, dan program kehamilan. Tidak hanya itu, inilah orang-orang yang kemungkinan akan beresiko mengkonsumsi obat minoxidil, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Ibu hamil, menyusui, dan program kehamilan 
  2. Pasien yang memiliki riwayat tumor kelenjar adrenal 
  3. Pasien yang mempunyai riwayat penyakit jantung, ginjal, dan hati 
  4. Memiliki sensitivitas terhadap obat minoxidil 

Efek Samping 

Layaknya obat yang lain, maka obat minoxidil juga memiliki efek samping tersendiri. Efek samping yang ditimbulkan, berdasarkan dengan bentuk obat minoxidil. 

Minoxidil topikal: alergi pada kulit, nyeri kepala, kulit terasa terbakar, sakit kepala, bengkak pada area wajah. 

Minoxidil oral: nyeri pada dada, mual-mual, muntah, kehilangan akan kesadaran, ruam pada area kulit, dan tubuh terasa lemah. 

Cara Konsumsi 

Cara untuk mengkonsumsi obat minoxidil, haruslah sesuai dengan anjuran yang telah diberikan oleh dokter ataupun anjuran yang sudah tertera pada kemasan. Anda tidak boleh mengurangi atau melebihi dosis standar yang tertera. Penambahan atau pengurangan dosis tidak akan mempengaruhi hasil dari obat minoxidil. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis