fbpx

Mengenal Penyakit Kaki Gajah, Gejala, dan Pencegahannya

Sep 18, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Pernahkah Anda mendengar mengenai penyakit kaki gajah? Mungkin beberapa dari Anda sangat familiar dengan penyakit tersebut, mengingat pemerintah memiliki program pencegahan penyakit ini. Program tersebut adalah BELKAGA (Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah). Pencegahan ini dilakukan dengan POPM (Pemberian Obat Pencegahan Massal) untuk menekan angka kasus penyakit ini. Menurut Kementerian Kesehatan RI, di Indonesia sendiri pada tahun 2018 memiliki jumlah kasus filariasis kronis yang mencapai 10.681 kasus.

Namun apa sih sebenarnya penyakit ini? Berbahayakah? Pelajari selengkapnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack buat berikut ini.

Penyakit Kaki Gajah

Penyakit gajah merupakan suatu penyakit menahun yang menular melalui gigitan nyamuk. Dalam istilah medis, penyakit ini disebut juga dengan filariasis (Baca juga filariasis). Filariasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing mikroskopis.Terdapat tiga spesies cacing filaria yang dapat menyebabkan filariasis limfatik pada manusia. Namun, umumnya infeksi disebabkan oleh Wuchereria bancrofti. Di Asia, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh Brugia malayi dan Brugia timori.

Penularan Penyakit Kaki Gajah

Infeksi filariasis menyebar melalui gigitan nyamuk (Baca juga 6 Penyakit yang Dapat Ditularkan Melalui Gigitan Nyamuk). Cacing dewasa biasanya hidup pada kelenjar getah bening manusia. Pada orang yang terinfeksi, cacing akan berkembang biak dan menghasilkan jutaan cacing mikroskopis atau juga dikenal sebagai mikrofilaria. Mikrofilaria terdapat dalam darah orang yang terinfeksi. 

Jika nyamuk ketika menggigit orang yang terinfeksi, nyamuk akan mengandung mikrofilaria dalam tubuhnya. Mikrofilaria tumbuh dan berkembang di nyamuk. Ketika nyamuk menggigit orang lain, cacing larva berpindah dari nyamuk ke kulit manusia, dan melakukan perjalanan ke pembuluh getah bening. Larva tersebut akan tumbuh menjadi cacing dewasa yang biasanya prosesnya memakan waktu 6 bulan atau lebih. Cacing dewasa dapat hidup sekitar 5-7 tahun.

Tanda dan Gejala Penyakit Kaki Gajah

Pada beberapa kasus, filariasis tidak menimbulkan gejala. Namun pada beberapa kasus lainnya, orang yang terinfeksi dapat mengalami peradangan akut pada pembuluh limfatik (lymphangitis) yang disertai dengan suhu tinggi, menggigil, nyeri pada tubuh, dan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening. Selain itu juga terjadi pembengkakan di area yang terserang filariasis atau penyakit kaki gajah seperti pada lengan atau kaki.

Serangan juga disertai dengan pembengkakan pada bagian genitalia pria seperti testis (orchitis), jalur sperma (folliculitis), atau saluran sperma (epididimitis), pada payudara wanita, kaki dan lengan.

Pada beberapa kasus filariasis, orang yang terinfeksi dapat memiliki tingkat sel darah putih tertentu (eosinofil) yang tinggi secara abnormal selama periode gejala akut. Ketika peradangan sembuh, tingkat sel darah putih dapat kembali normal. Penyakit ini dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening kronis (limfadenopati) bahkan tanpa adanya gejala lain.

Pencegahan

Pencegahan dapat dilakukan dengan membasmi tempat berkembang biak nyamuk dan mencegah gigitan nyamuk. Selain itu Anda juga perlu melakukan pencegahan dengan konsumsi obat yang dapat membunuh mikrofilaria dalam tubuh. Obat ini diberikan dalam program Kemenkes, yaitu POPM (Pemberian Obat Pencegahan Massal). Obat ini diminum satu tahun sekali secara rutin minimal selama dua tahun.

Demikianlah pembahasan mengenai apa itu penyakit kaki gajah atau filariasis. Jika Anda merasakan gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Lakukan langkah pencegahan untuk menurunkan risiko infeksi, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Ingin berkonsultasi mengenai kesehatan Anda? Unduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Dapatkan kemudahan konsultasi dokter gratis sekarang juga!

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis