fbpx

Kolesterol Tinggi: Gejala, Akibat, dan Penyebabnya

Mei 5, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Kolesterol adalah lemak yang berguna bagi tubuh selama kadarnya di dalam tubuh berada pada ukuran stabil. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi di dalam tubuh, maka akan terjadi penumpukan sehingga menghambat aliran darah.

Kolesterol merupakan zat yang diproduksi oleh organ hati, namun bisa juga ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan susu. Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi sejumlah hormon dan menghasilkan vitamin D. Meskipun demikian, kolesterol dapat mengganggu kesehatan jika kadarnya terlalu tinggi di dalam tubuh. Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah menyebabkan kadar lemak jahat tertentu, atau lemak, terlalu tinggi dalam darah.

Mari simak beberapa informasi mengenai penyebab, akibat, dan gejala kolesterol tinggi yang telah tim Lifepack rangkum untuk Anda.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, kadar kolesterol total normal dalam darah adalah kurang dari 200 mg/dl. Jika kadar kolesterol dalam darah telah mencapai atau bahkan lebih dari 240 mg/dl maka dapat digolongkan ke dalam kategori kadar kolesterol tinggi.

Gejala Kolesterol Tinggi

Tidak ada gejala-gejala kolesterol yang tinggi sehingga orang-orang tidak sadar memilikinya hingga muncul komplikasi serius, seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukan tes darah untuk mengetahui normal atau tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh. Untuk orang dewasa, mulai dari umur 20 tahun, disarankan untuk memeriksa kolesterol setiap 4-6 tahun sekali. 

Meskipun jarang mengalami kolesterol tinggi, anak-anak juga disarankan untuk memeriksa kadar kolesterol pada usia 9-11 tahun, lalu baru dilakukan lagi ketika berumur 17-21 tahun. Sedangkan untuk anak-anak yang berasal dari keluarga penderita diabetes dan kolesterol yang tinggi, disarankan untuk memeriksa kolesterol pada saat anak berumur 2-8 tahun, dan diulangi kembali pada umur 12-16 tahun.

Kolesterol Normal

Untuk mengetahui kadar kolesterol yang normal, Anda terlebih dahulu harus memahami jenis kolesterol dan fungsinya. Pada dasarnya, kolesterol tidak bisa larut di dalam darah, sehingga hati memproduksi zat yang bernama lipoprotein untuk menyalurkannya ke seluruh tubuh. 

Lipoprotein terbagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.

Low-Density Lipoprotein (LDL) 

Lipoprotein jenis ini berfungsi untuk membawa kolesterol ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah arteri. Jika kadarnya terlalu tinggi, maka akan terjadi penumpukan di pembuluh darah arteri, yang dikenal sebagai kolesterol jahat. 

High-Density Lipoprotein (HDL)

Lipoprotein jenis ini berfungsi untuk mengembalikan kolesterol yang berlebih ke hati, untuk dikeluarkan dari tubuh, yang dikenal dengan kolesterol baik.

Selain dua jenis kolesterol di atas, ada jenis lemak yang lain yaitu trigliserida. Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk sel dan hormon, sedangkan trigliserida digunakan sebagai sumber tenaga yang terbentuk dari sisa kalori yang tidak terpakai di dalam tubuh. Jika tubuh terus mendapat asupan kalori yang berlebih, maka kadar trigliserida akan naik, yang menyebabkan meningkatnya resiko penyakit jantung dan stroke. 

Berikut ini adalah nilai kolesterol normal yang terdiri dari LDL, HDL, trigliserida, dan kolesterol total yang bisa Anda ketahui saat melakukan pemeriksaan darah.

  • LDL: kurang dari 100 mg/dl.
  • HDL: 60 mg/dl atau lebih.
  • Trigliserida: kurang dari 150 mg/dl
  • Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dl

Jika Anda memiliki kadar HDL yang tinggi, maka akan sangat baik bagi tubuh. Sedangkan jika Anda memiliki kadar yang tinggi untuk LDL, trigliserida, dan kolesterol total, maka akan semakin buruk bagi tubuh. Kadar LDL yang baik dalam darah adalah kurang dari 100 mg/dl, dan akan membahayakan kesehatan Anda bila kadarnya mencapai atau bahkan lebih dari160 mg/dl.

Akibat Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol yang berlebihan akan mengganggu kesehatan tubuh Anda sehingga perlu segera ditangani. Jika dibiarkan, kolesterol akan menumpuk di dinding pembuluh darah arteri yang membuat pembuluh darah arteri menyempit yang dikenal dengan aterosklerosis. 

Aterosklerosis lama kelamaan akan menghambat aliran darah sehingga menyebabkan beberapa penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer. 

Penyebab Kolesterol Tinggi

Menurunkan kolesterol HDL, eksklusif pada wanita, dan meningkatkan kolesterol LDL.

Gaya Hidup yang Tidak Sehat

Mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans akan meningkatkan kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) yang ada di dalam tubuh, seperti gorengan dan keju. Kurangnya aktivitas fisik yang dapat berdampak pada obesitas juga dapat menyebabkan kolesterol yang tinggi dalam darah. Selain itu terlalu banyak konsumsi alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol dan kadar trigliserida (sejenis lemak dalam darah).

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
10 Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Mudah
Kenali Gejala Dan Bahaya Stroke Yang Dapat Mengancam Nyawa
5 Komplikasi Yang Harus Diwaspadai Penderita Diabetes
Tips Pola Sehat Saat Ramadhan Agar Puasa Lancar
Awas, Bahaya Hipertensi Juga Bisa Mengancam Millennials!
Tanda dan Gejala Diabetes Melitus Yang Harus Anda Ketahui
Awas Bahaya Kanker Paru Menghantui Semua Umur Termasuk Milenial

Penyakit yang Diderita

Kadar kolesterol tinggi cenderung dialami oleh penderita obesitas, diabetes, dan hipotiroidisme. 

Keturunan

Kadar kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh perubahan sejumlah gen yang diturunkan dari orang tua, yang menghambat pembuangan kolesterol dari dalam darah. 

Seringlah periksakan kadar kolesterol Anda agar dapat menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap normal. Jangan sampai meningkat karena dikhawatirkan bisa menimbulkan penyakit lainnya. 

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Sumber:
Centers for Disease Control and Prevention
U.S Department of Health Human Services

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis