fbpx

Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit Stroke pada Orang Tua

Sep 17, 2020 | Stroke | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Stroke adalah penyakit yang umumnya menyerang orang yang berusia lanjut (lansia). Penyakit ini sering menjadi momok bagi orang-orang karena sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Penyakit ini jika sudah parah cukup sulit disembuhkan. Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda mengetahui penyebab dan gejala penyakit stroke agar lebih cepat mendapat pengobatan. 

Gejala Penyakit Stroke

Stroke merupakan kondisi medis yang mengakibatkan pasokan darah ke otak terganggu akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Tanpa adanya pasokan darah yang cukup, maka otak akan kekurangan pasokan oksigen serta nutrisi yang dibutuhkan sehingga menyebabkan sel-sel otak menjadi mati dan tidak bisa dikembalikan lagi.

Matinya sel-sel otak tersebut jelas akan sangat mempengaruhi fungsi dan kinerja tubuh Anda terutama yang digerakan oleh saraf otak. 

Tidak seperti penyakit kronis lainnya, stroke tidak memiliki gejala awal. Stroke biasanya terjadi secara mendadak tanpa munculnya gejala awal. Baca juga 5 Tanda Gejala Stroke Yang Perlu Kamu Ketahui.

Agar bisa mendapatkan penanganan segera, ketahuilah beberapa gejala stroke seperti dibawah ini.

  1. Tungkai mati rasa.
  2. Wajah tampak menurun serta tidak bisa tersenyum akibat mata dan mulut terkulai.
  3. Bicara jadi kacau atau bahkan kehilangan kemampuan berbicara dengan baik.

Ketiga gejala tersebut merupakan yang paling sering ditemui pada penderita stroke. Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, cara mengatasi gejala oenyakit stroke tersebut adalah dengan menemui dokter untuk mendapatkan penanganan. Semakin cepat penanganan semakin besar persentase kesembuhannya.

Jenis-jenis Stroke

Stroke sendiri disebabkan oleh banyak faktor, beberapa diantaranya adalah faktor kesehatan, gaya hidup dan lainnya seperti keturunan dan usia. Sedangkan berdasarkan penyebabnya, stoke dibedakan menjadi 2 yaitu:

  1. Stroke iskemik, stroke ini terjadi ketika pembuluh darah Anda mengalami penyempitan sehingga menyebabkan pasokan darah ke otak terganggu. Kondisi ini disebut iskemia. Stroke iskemik sendiri dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu stroke trombotik dan stroke embolik.
  2. Stroke hemoragik, stroke ini terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Pecahnya pembuluh darah dapat dipicu oleh berbagai hal seperti hipertensi, lemahnya dinding pembuluh darah dan sebagainya. Stroke hemoragik sendiri dibagi menjadi 2 yaitu perdarahan intraserebral dan subarachnoid. 

Pengobatan Stroke

Stroke dapat disembuhkan dengan pengobatan intensif. Pengobatannya sendiri tergantung pada kondisi kesehatan pasien. Dokter biasanya akan melakukan operasi atau memberikan obat-obatan guna menyembuhkannya sedangkan untuk pemulihannya dilanjutkan dengan fisioterapi secara rutin. Berikut pengobatan yang bisa dilakukan oleh penderita stroke tergantung pada jenisnya.

  1. Stroke iskemik ditangani dengan dengan cara menjaga jalan nafas,mengontrol tekanan darah dan mengembalikan aliran darah.
  2. Stroke hemoragik pengobatan awal ditujukan untuk mengurangi tekanan pada otak dan mengontrol perdarahan. Pengobatan yang umum dilakukan adalah pemberian obat-obatan dan operasi.
  3. Transient Ischemic Attack (TIA) ditujukan untuk mengurangi faktor risiko yang dapat memicu timbulnya stroke. Dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengatasi gangguan kesehatan yang beresiko. Dalam beberapa kasus, operasi dapat dilakukan jika ada penumpukan lemak di pembuluh darah karotis.

Bagaimana Mencegah Stroke

Seperti yang telah disebutkan diatas, stroke disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, cara termudah untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Berikut beberapa pencegahan yang bisa Anda lakukan.

Mengatur Pola Makan

Anda perlu mengatur pola makan utuk mencegah stroke. Kurangi makanan yang mengandung lemak dan garam untuk mengurangi jumlah kolesterol dalam darah serta resiko hipertensi. Konsumsi garam idealnya adalah sebanyak 6 gram atau 1 sendok teh per hari. Perbanyaklah makanan yang mengandung lemak tak jenuh, protein, vitamin dan serat. Semua nutrisi tersebut bisa Anda peroleh jika mengonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh dan daging rendah lemak.

Olahraga Teratur

Olahraga teratur akan membuat kinerja jantung dan sistem peredaran darah lebih efisien. Selain itu, dengan berolahraga, Anda bisa mengontrol berat badan, tingkat kolesterol dan tekanan darah agar tetap normal.

Hindari Rokok dan Alkohol

Perlu Anda ketahui jika perokok 2x lipat lebih besar berpotensi terkena stroke dibanding orang biasa. Rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah serta penggumpalan darah. Dengan mengurangi rokok atau justru berhenti sama sekali, Anda bisa mengurangi potensi terjangkit penyakit kronis lainnya seperti kanker paru,jantung dan sebagainya.

Sedangkan untuk alkohol, minuman beralkohol cenderung memiliki kalori yang tinggi. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga berpotensi meningkatkan timbulnya penyakit lain seperti gangguan liver, diabetes dan sebagainya. Selain kedua hal tersebut, Anda juga sebaiknya menghindari NAPZA karena bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menjadi penyebab stroke.

Perlu Anda pahami jika penyakit stroke saat ini sudah mulai menyerang penduduk yang berusia lebih muda. Hal ini diperkirakan akibat gaya hidup yang serba instan dan tidak sehat. Selain itu, malas berolahraga juga menjadi salah satu penyebabnya. Penyakit stroke adalah penyakit yang sangat merugikan karena bisa membuat penderitanya kesulitan beraktivitas sehingga mengurangi kualitas hidupnya. 

Selain masalah kualitas hidup, pengobatan penyakit ini juga  cukup mahal. Anda perlu memeriksakan diri ke dokter secara rutin serta harus sering bertemu dengan dokter spesialis. Sayangnya, tidak semua rumah sakit memiliki spesialis yang dibutuhkan sehingga biasanya akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap terutama jika kondisinya sudah parah. Oleh sebab itu, hargailah diri Anda dengan selalu menjaga kesehatan Anda.

Itulah informasi mengenai gejala, cara mengatasi gejala stroke, jenis-jenisnya dan mencegah penyakit stroke.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai kesehatan Anda? Temukan solusi konsultasi dokter gratis dengan mengunduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis